Tuesday, August 29, 2006
Kerjaan kerjaan euy !
ndak nyangka ...
semoga hasilnya memuaskan.
duh pake baju apa ya ?
mulai bikin script.
hihihi ... aku merasakan sensasi yang beda ... bersemangat sekaligus cemas.
maklum jam terbang belum tinggi
semangat !
Thursday, August 10, 2006
Badanku Demonstrasi ...
- hampir sebulan ini memuaskan diri dengan makanan nikmat tapi penuh noda dan dosa ... antara lain : durian monthong ukuran jumbo dengan biji segede upil beberapa kali DALAM SATU HARI, menghabiskan coklat beberapa batang DALAM SATU HARI (sedikit ralat ........ sering kali sih cuma wafer coklat ... tapi wafer coklat yang murahan .. yang lebih banyak kadar gulanya dibanding coklatnya), daging kambing terutama lemaknya yang terpanggang bara dan dibuat tongseng atau sate dengan bumbu kecap, menghindari sayur-sayuran dalam menu makanan sehari-hari ... entah kenapa sayur satu bulan ini mengalami perubahan rasa yang ueeeekkk ndak uenak rasanya, sarapan pagi di jam dua belas siang, makan siang di jam empat sore, makan malam di jam dua dini hari. O iya, satu lagi ... ayam kentucky berlemak dan gurih itu merupakan satu keniscayaan sebagai teman makan nasi
- Pekerjaan itu serasa candu ... inilah konsekuensi ketika kita mencintai apa yang menjadi ladang penghidupan... semua serasa nikmat ... bahkan pada bagian-bagian tidak menyenangkan dari pekerjaan itu datang, semua dinikmati dengan kesungguhan hati... misalnya : MASUK KANTOR JAM DELAPAN PAGI DAN PULANG KE RUMAH PADA PUKUL SATU DINI HARI UNTUK MASUK KANTOR KEMBALI PADA JAM SEMBILAN PAGI KEESOKAN HARINYA .... siklus itu dimulai dari hari senin dan diakhiri pada hari jumat ... untung sabtu minggu ditahbiskan sebagai hari libur ... kalau tidak, siklus itu akan terus berlanjut. Pada pagi hari sampai jam lima sore bisa dipastikan mengerjakan hal-hal administratif ... atau bertemu dengan klien ... atau melakukan badai otak dengan bagian kreatif ... atau merumuskan ide. Pada sore hari sampai malam bahkan dini hari ... menikmati realisasi ide yang sudah dirumuskan .... bergulat dengan divisi kreatif... bergulat di ruang editing menemani sang editor merealisasikan konsep ... MENYENANGKAN SEKALI.
- malas olahraga ... errrr sebenarnya bukan malas .... tapi merasa sudah kehabisan energi ... sabtu minggu ? well, aku memilih tidur sepuasnya ! olahraga bukannya malah semakin bikin badan capek ya ? .. oh well ... lewatkan saja kalau begitu ..
BADANKU MOGOK !!!
- kena tipus ... huhuhuh penyakit orang yang berkecimpung di bidang media sekali
- badanku kok sekarang jadi gampang capek ya ...
Sunday, July 23, 2006
Rama
Hi,
Namaku Rama
Cukup Rama
Ndak ada kepanjangan yang lain
Bukan,
Kepanjangan namaku bukan Rama Sinta
Emangnya wahana Rama Sinta Dunia Fantasi …
Weeek ! Bapak Ibuku pasti lagi teler kalau sampai nama kepanjanganku Rama Sinta
Pun, kutak tahu kenapa namaku cuma Rama
Kata Ibuku, nama yang terangkai dari 4 huruf, R-A-M-A … sudah cukup bagus. Katanya, Rama itu karakter dimana semua kebaikan sifat ada padanya…
Hebat ya .. satu kata pada satu nama … menampung segala kebaikan ..
Kupikir nama itu sama baik seperti kata SUSU … 4 huruf : S-U-S-U … Satu kata yang menggambarkan semua manfaat baik bagi tubuh
Si 4 sehat tak akan pernah 5 sempurna karena satu kata tadi … SUSU
Jadi, kalau ditanya “Rama apa?”
Ku akan bilang .. Cuma Rama … nggak pake “Rama apa”
***********************************
Hari ini aku disuruh ibu guru mengarang. Aku paling sebal pelajaran mengarang. Tak suka lah aku membual… ya, kubilang pelajaran mengarang itu menyebalkan. Aku diajar ibu untuk tidak berbohong… orang berbohong itu kata ibuku pada saat terlahir kembali akan berubah menjadi monyet berkutu… brrr ! tak mau lah aku jadi monyet berkutu pada saat aku dilahirkan nanti. Ibuku bilang itu namanya reinkarnasi.
Aku percaya seratus persen dengan hal itu… bayangan kumenjadi monyet bahkan terbawa sampai mimpi ketika kuberbohong pada Ibu bahwa kembalian beli ikan asin di warung mbak juariah tak ada sepeserpun karena harga ikan asin sedang melonjak naik.
Kubermimpi sampai berkeringat dingin ! untung nggak ngompol… gila, kalau sampai aku ngompol… bisa kiamat dunia … kabar ini akan tersebar seperti daun kering tertiup angin begitu Ibuku berkumpul dengan ibu-ibu lainnya yang sedang ngumpul di sekolah. Aku sendiri tak tahu kenapa sampai sekarang Ibuku doyan banget ngumpul sambil nungguin aku pulang. Toh, sebenarnya tak perlu rasanya aku ditungguin … rasanya seperti ketakutan kalau aku minggat dari rumah.
Oh oh oh aku tau seperti apa ibuku ketika ia asyik ngobrol… seperti sekrup kendor … semoga kata-kata keluar nir rem … hiiii .. serem !
Bisa mati ketawa si Puput kalau dia tau aku ngompol … bisa puas rasanya si Iwan Tonggos mengejek berhari-hari.
Oh tidak, sekarang aku seperti Ibu … nggrambyang ora karu-karuan…
Baiklah, sampai dimana kita tadi ?
Iya iya … tentang aku yang tidak suka pelajaran mengarang.
Kecil-kecil kok disuruh ngeboong …
**************************
Sudah jam setengah tujuh,
Setengah halaman pun belum ada kutulis tugas mengarang dari Ibu Leli untuk besok pagi.
Purwantini teman sebelahku bilang, “Tulis saja hal-hal yang kamu inginkan tapi tidak mungkin jadi kenyataan… seperti misalnya aku pingin kulitku seperti Sinta dan tak mau seperti Santi .. karena Santi tak seputih Sinta”
“Lhaaa .. bukannya itu nyontek dari iklan?”
“Cis … itu kan hanya contoh …”
“Contoh pun harus original .. jangan nyontek !”
“Aku heran ada perempuan menyebalkan kayak kamu”
“Untung papahku ndak kayak kamu! Jelek … ireng .. ngentutan … ngeyel pula !”
“Tuh, terbukti .. kamu memang menyebalkan!”
“Biar menyebalkan, tapi pinter ngarang!”
“Iyo, calon tukang kibul!”
“Kamuuuu !!!!!”
“Kamuuuu !!!!”
Hmmppphh begitu aku ingat obrolanku tadi dengan Purwantini menyebalkan itu, otakku semakin buntu. Sialan, apa aku satu-satunya orang yang punya masalah dengan mengarang ?
Dua kali sialan lagi, muka menyebalkan Purwantini jadi terbayang-bayang …. Puih puih!
Purwantini, penyihir merangkap tukang tenung merangkap tukang teluh merangkap tukang santet merangkap tukang guna-guna … nenek sihir paling jahat di negeri Minul Minul yang terkenal dengan penduduknya yang ramah satu sama lain … saling menolong … dilarang membentak … dilarang memukul … dilarang mencaci.
Satu-satunya warga negeri Minul Minul yang suka iri, suka tertawa diatas penderitaan orang lain, yaaaa si Purwantini itu …
Aaaaaahhh aku jadi ada ide …
Aaaaah catat lagi tuh …. F-I-K-T-I-F !!! kuyakin teman-temanku ada beberapa yang nggak tau apa arti kata fiktif ! ini membuktikan bahwa secara kemampuan kosakata, aku lebih dibanding mereka kecuali…. Yaaaah, kemampuan mengarangku.
Hahahahaha … Tuhan bekerja dengan cara yang misterius kata Ibuku
Aku nggak ngerti apa maksudnya dengan perkataan itu
Tapi sekarang aku paham
Tuhan menjawab keluhanku dengan memberikan bayangan Purwantini terus-terusan malam ini.
Sekarang aku punya ide untuk tugas mengarang besok.
Tulis saja tentang Purwantini
Tidak saja sifat jeleknya
Tapi juga bagaimana ia mewujudkan sifat jelek yang ada di otaknya
Duh, jantung ini jadi ser seran sangking semangatnya.
Hemm baiklah … ayo mulai menulis
*****************************************
Purwantini ….
(Ouch, harus diganti namanya … apa ya ? Aaaahhh ndak usah diganti… buatku, punya nama berbunyi Purwantini saja sudah menyeramkan kok)
ok ok ok
…………………………………………………………………………… ouch, kenapa belum kutulis satu kata pun.
Aaaahhh tulis aja apa pun yang terlintas pertama kali di otakku.
Purwantini punya mulut setajam sembilu
Purwantini punya sikap menyebalkan
Perempuan menyebalkan adalah perempuan yang punya mulut nyinyir
Perempuan menyebalkan adalah perempuan yang selalu punya kata untuk memberi cela apapun yang kita kerjakan
Aku benci perempuan !
Ralat …. Aku nggak benci perempuan
Aku benci perempuan bernama Purwantini
Orang bernama dia sering bilang aku ini kemproh .. jorok
Orang bernama dia sering bilang aku ini pelupa ... nggak telaten
Ada yaaa yang selalu bisa tahu kesalahanku
Aku benci
Aku benci
Tapi sekarang, aku lebih benci tugas mengarang
Aku berhasil menulis setengah halaman, tapi itu pun isinya cuma caci maki. Tak berstruktur cerita… tak ada apa-apa .
Sudah jam 8 malam, aku sudah mengantuk. Kertas terisi setengah halaman tadi pun sudah aku sobek. Tak layak …
Eh tunggu dulu … layak kok … untuk dikasih ke si Purwantini besok kalo ketemu.
Nah, sudah selesai. Tulisan berbohongku tentang kunjunganku ke rumah nenek. Kata siapa aku suka dengan ternak, sawah, naik kerbau … aku lebih bahagia kalau eyang kakung mengajakku ke malioboro dan mandi bola di area bermain di Swalayan Gardena dibanding tersengat kutu kerbau…
Aku sudah mengantuk, Tuhan sudah cukup kau mengingatkan ku dengan memunculkan si muka jelek Purwantini tadi. Aku mau istirahat, dan tentunya tak maulah mimpi buruk dengan ada Purwantini di mimpiku .. yikes … I’d rather eat dirt! …
bersambung yoooo ... heheheheh
Monday, July 17, 2006
Ayo Bekerja !
Lelaki paruh baya kuat segar bugar penuh daya ini ... melantunkan ayat-ayat suci al-quran dan menyuruh si anak kecil --yang mungkin saja anaknya, mungkin juga bukan-- untuk berjalan sepanjang ruang koridor rel kereta api yang kunaiki mulai perjalanan stasiun Cawang sampai stasiun Depok...
Aku sebal pada lelaki itu ...
Daripada melantunkan ayat-ayat suci yang dalam maknanya kuyakin, untuk MENGEMIS !!!!
Kenapa sih ia tidak menggantikannya cukup dengan :
"Paaaakk ... lapaar paaak ... beri kami makan !" dan pasang muka memelas dengan akting meyakinkan untuk meraih piala vidia ...
Daripada melantunkan ayat-ayat suci yang dalam maknanya kuyakin, untuk MENGEMIS !!!!
Kenapa sih ia tidak memakai raganya yang sehat bugar penuh daya itu untuk BEKERJA !!!
jadi kuli kek !!!
Tukang pulung kek !!!
jualan minuman pinggir jalan kek !!!
tekek kek !!!
dibanding mengemis ...
dasar malas !
udah malas, memanipulasi ayat-ayat suci untuk mengemis pula ! tsk tsk tsk ... tak malukah ia pada anak kecil yang bersamanya itu ? Tak malu kah dia sama GUSTI SING PARING URIP ?
tak datanglah rasa belas kasihanku
tak ihklas lah pula kuberi sepeser uangku ..
Hi bapak ...
kerja doooong !!!!
Monday, July 10, 2006
Buah Mengkal .. Judi Porkas ... dan Kora Kora
mohon ijin untuk sok berfilosofi pagi ini ... duh, begini nih kalau pagi-pagi sudah sarapan tiwul dan sawut singkong yang enak .. bawaannya jadi sok bijaksana ... padahal sih , widiiiiw ... aku bisa diketawain banyak orang hahahaha
Karibku bilang aku ini salah seorang yang berani ambil resiko
ibarat penjudi katanya.
kubilang padanya, yaaah ... apa mau dikata...
dalam hidup semuanya berbalik linier sama seimbang
resiko kecil dampak akhirnya pun berbalik kecil
resiko besar dampak akhirnya pun berbalik besar
ini mengabaikan manis atau getir yang didapat pada akhirnya.
faiz di blognya bilang :
mencinta 50 persen, dapat manisnya pun 50 persen saja
mencinta 100 persen, dapat manisnya pun 100 persen saja
aku setuju, ya bukan ?
yen tak pikir-pikir ... selama ini, sebagai pengambil resiko yang berani...
100 prosen manis atau 100 prosen getir ya yang sudah didapat ? ...
kebanyakan sih .... seperti buah mengkal ... setengah matang ...
ada sih yang berakhir seperti telanjur menelan pil pahit, dan sialnya pil pahit itu tersangkut di kerongkongan dan pecah disana ... pahit nian
ada juga yang seperti mendapat gula biang ... manis legit di lidah awal mulanya ... tapi agak lama sesudahnya meninggalkan rasa getir pahit ... dan berbahaya bagi liver dan ginjal
mari dipilah-pilah dulu sebentar sebelum aku mulai bekerja pagi ini ...
Keluarga:
Wah wah wah ... yang ini sih seperti naik kora-kora di dufan ... ada pada satu momen menjelit ke atas dengan model perlambatan waktu sepersekian detik ...
nah, sekarang bayangkan kamu menjelit ke atas, tapi masih sempat melihat warna balon dan bentuknya yang berjarak 100 meter darimu ... menyenangkan bukan ? ...
atau mungkin malah ingin muntah ?
dan ada pada satu momen dimana kau meluncur ke bawah sangat cepat sampai kandung kemihmu berasa ingin sakit ... jantungmu seperti tertinggal ... dan yang ada hanya kengerian ?
itu juga aku udah pernah ...
hasil akhirnya --penjudi mode on-- ?
100 persen pahit ... dan 100 persen manis ...
dan jangan bilang pernah mengecap manis kalau belum mengecap pahit ... ya bukan ?
Cinta:
aduh ... gimana ya untuk yang satu ini ... gagal maning gagal maning kalau kata penyanyi dangdut kinkin kintamani mah ...
alias, gagal terus gagal terus ...
tapi layaknya judi porkas ... atau judi sdsb ... halaaaahhh jaduh banget sih analogi judinya ... heheheh maaf untuk adik-adik yang besar di era milenium ... tanya om atau tantenya gih sana apa itu judi porkas dan sdsb..
o iya balik lagi ke topik semula ...
iya, seperti layaknya judi porkas dan sdsb ...
belum berhenti kalo belum pecah 4 nomer !
hahahah jadi ..
kejar terus bleh !!!!!
mengharap cinta tapi dapetnya hanya nikmat kelamin ?
yaaaaa anggap aja cuma nembus 2 nomer ... lumayan ... nikmati aja
tapi jangan keseringan dapet 2 nomer ... nanggung nikmatnya ... mengabaikan bahwa ..........................yang - dua - nomer - juga - ueeeeenaaaakkk ... hahahahahah
mengharap kucing angora tapi dapetnya kucing garong ?
yaaa anggap aja salah menerjemahkan wangsit ...
hahahahah tuh kan , ini akibatnya kalau mau sok berfilosofi pagi-pagi...
lhaaa mosok cinta = judi porkas...
dasar bocah gendeng !
ups, udah 40 menit nulis nggak juntrungannya ... kerja dulu aaaaah
bye bye ! ...
ps : aku heran kenapa orang inggris nulisnya "bye bye" ... kenapa nggak "bay bay" dengan lafal sebenar ...
Sunday, July 09, 2006
Penggalih sing ngalembana tur nggrambyang alias ... RANDOM THOUGHTS ...
1. Aku kok ngimpi punya kacamata item yang mahal ya ? ...
2. Kenapa sih ada ikan namanya kambing-kambing ... atau ikan ayam ? padahal dari bentuk dan rasanya pun tak menyaru ...
3. aku mau ikut kelas yoga aaaah ... temannya Rinto dari bandung yang sempat membaca blog ini bilang padanya kalau blog ku ini penuh dengan aura 'marah' ... iiihhh ketemu aja belum udah bilang begitu ... padahal aku kan super romantis --week-- hahahah .. mungkin kelas yoga bisa membuat aku ndak grasa grusu gedumbrangan .. lebih tenang .. lebih kalem .. dan semoga saja jadi terlihat berkarisma ... duh gusti, makan obat apa aku semalam ya sampai berpikiran seperti ini. Eh, tapi .. kelas yoga itu mahal kah ?
4. Lagi-lagi aku bermimpi duet dengan Rhoma Irama .. oh Tuhan ...
5. Sudah lama aku ndak makan sushi... slurrrp ...
6. Sudah lama juga aku ndak belanja buku ... kemarin aku lihat buku terbaru dee "Filosofi Kopi" ...
7. Nulis Chicklit itu susah nggak sih ? aku mau deh nulis buku ...
8. Pengen pulang ke Semarang ... Aku kangen sama Ibu, kangen sama temen-temen jaman aku dulu tinggal di Semarang ... ih, pasti mereka iri dengan apa yang aku kerjakan sekarang ... soalnya mereka punya mimpi yang sama :) .. duh, jadi mbayangin jaman-jaman ngumpul makan 'nasi kucing' plus wedang jahe di depan kampus Undip sambil menentramkan hati dengan ngobrol mimpi-mimpi ndak penting
9. Aku kangen dengan temen-temen jaman aku nge-band di kafe-kafe dan dibayar cuma 30 ribu saja .. itu pun harus dipotong 5 ribu untuk urunan sewa studio buat latihan tiap jumat ... heheheh duh mereka sekarang lagi ngapain ya ?
10. Aku kangen siaran lagi ... aku pengen jadi penyiar radio dangdut ... ada nggak ya yang nerima penyiar freelance ?
11. Karaoke di Inul Vista itu ternyata tidak menyenangkan yoooo ... lagu-lagunya ndak asik ! kenapa sih di plasa semanggi nggak ada happy puppy atau NAV ?
12. duh lagi keserang sindrom malas bekerja ...
13. pengen pijet !
14. pengen ...................... ML
udah ah .. kerja dulu ....
Friday, June 30, 2006
Pemimpi ...
"Aku ini seorang pemimpi ... "
"Hati-hati lho ... ada beda tipis antara orang malas dan pemimpi"
"Bedanya ?"
"Pemimpi itu adalah orang yang punya imajinasi liar tentang arah hidup dan apa yang dimaui dalam hidupnya ... ia membayangkan satu hal di masa depannya ... ia meyakini apa yang dibayangkan menjadi satu keniscayaan ... dan keniscayaannya didapat dari kerja keras..."
"Mamah ... aku kan baru kelas 1 SMP, aku rada nggak ngerti kalimat-kalimat panjang itu ..."
"Pada satu saat kamu akan mengerti dan ingat aku pernah bilang seperti ini"
"Terus apa beda tipisnya orang malas dan pemimpi?"
"Pada saat kau memahami kalimat-kalimat panjang yang tadi, maka kau akan tau dengan sendirinya"
--dan sekarang aku mengerti apa yang dimaksud--
Aku pemimpi ...
aku punya mimpi dan kuyakini impian itu
ku jalani hidupku dengan mimpi itu
dan sekarang ...
waktunya menuai realiti buah mimpi ...
Yihaaaaaaa ... I sooooooo love my life !!!!
Tuesday, June 27, 2006
Masih Tentang Pekerjaan
Dulu aku sering mikir:
Duh Gusti , kehidupan macam apa ini yang aku jalani sekarang ..
ndak bermaksud nggresulo .. ngeluh .. ndak bersukur masalah gaji lhoo ...
lha wong piye tho,
pulang jam 9 malem itu anugraaaaah banget !
jam dua belas malem baru pulang kantor itu sih biasa ...
jam sembilan pagi udah masuk kantor ...
hwarakadaaaah ...
aku sering ngiri banget sama karibku yang mengirim SMS ketika waktu beranjak jam 5 sore waktu "orang kantoran" beranjak menikmati kehidupan pribadinya ..
begini biasanya isi SMS :
"Bo' ... lagi menuju starbuck neeh ... mbak minal minul sur medungul ... mas ginul ginul kentul kentul sama temen-temen yang lain ngumpul .. ngopi yuk ?!"
"fitness dulu aaaaah "
yang ada dipikiranku saat itu :
halaaaaah boro-boro jam lima teng pulang ... dul dul .. tak kandani yooo ... tak beri tahu ... lhaaa wong lebih seringnya aku menganggap pulang jam delapan malam pun sebagai satu keajaiban ... pulang diatas jam sepuluh malam dipercaya sebagai satu keniscayaan ... pulang diatas jam dua belas malam dianggap suatu hal yang harus diterima dengan hati lapang dan sabar ...
dulu sih mikirnya :
"Ya Tuhaaaan ... kapan aku bisa menikmati hal-hal yang dianggap karibku yang lain adalah sesuatu kenikmatan kecil dalam hidup. Fitness sepulang kantor sebelum jam 6 sore misalnya... menikmati kopi panas atau mungkin ice mint tea yang menyegarkan sebelum jam 8 malam tanpa menunjukkan raut muka capek setelah dikejar deadline atau setelah dimarahi klien menyebalkan...
dulu sih mikirnya :
"Duuuhh, aku ndak mau ada di divisi produksi lagi ... ngedit ... supervisi script ... dealing with talent ... syuting ... and that never ending circle of production tv program ... kapan aku pacarannya dooong ? kapan mlnya ? --ups heheheh-- lha wong keluar kubikal kantor muka udah kusut ndak karuan ... capek badan capek pikiran ... yang ada di pikiran adalah langsung ngambruk ke kasur ... mending kalo ngambruk ada yang diambruki ... hanget rada ndut ginul ginul ... bantal hidup heheheh ... lhaaa ini bantal guling bisu dan dingin ... weeeh, tunggu ... selepas jam dua belas boro-boro mikirin bantal hidup hihihihi ..."
tapi sekarang mikirnya :
"ok ok .. muka kusut pikiran rodo ruwet selepas pulang kantor ... ngeluh sedikit karena beberapa pekerjan ada yang belum selesai... tapi, aku selalu pulang rumah , beranjak tidur dengan senyum ... i so love my job! this is something that i dreamed of ever since i was a child ... i love every single details of it ... sebut satu detail yang tidak kusuka dari pekerjaanku sekarang ? sepertinya tidak ada.
Dan kalau kenikmatan itu harus dibayar dengan kehilangan beberapa hal ... rasanya logikaku harus keluar dengan pernyataan bahwa itu memang satu harga yang layak.
Adakah orang diluar sana yang misuh-misuh karena pekerjaan yang menjadi sumber penghidupannya adalah sesuatu yang tidak menyenangkan untuk dinikmati detilnya ? aku rasa sih banyak ... dan dengan kondisiku sekarang aku masih harus patut bersyukur
Adakah orang diluar sana yang harus rela melupakan mimpi masa kecilnya untuk menjalani hidup dan menghidupi hidupnya ? aku rasa sih banyak ... dan dengan kondisiku sekarang aku masih harus patut bersyukur.
Jadi, jangan pernah lupa untuk mengingatkan diri sendiri betapa beruntungnya aku dalam kondisiku sekarang ...
sigh ... wong jowo ... mau apesnya segimana pun selalu bilang : "Untuuuung masih begini..." .... "Untuuuung masih begitu ..."
konyol, tapi aku sih memandangnya bahwa pola pikir itu membuat kita menghargai dan bersyukur akan apa pun kondisi kita sekarang ... haaalaaaaah, lha kok malah ngelindur tur ngelantur ndak nggenah begini hehehehe
Hiduplah dengan G-A-I-R-A-H
Tuesday, June 06, 2006
Sarang Lama ... Sarang Baru
Habitual pagi di sarang lama : datang kantor jam 9 pagi ... errrrr lebih-lebih setengah lama atau mungkin empat puluh menit masih bisa termaafkan dengan alasan jalanan ibukota yang macet tak bertoleransi ... aku pikir, pada pagi hari di Jakarta ... setengah dari populasi penduduk ibukota ini telah berbohong sebagai pembuka pagi di tempat kerja dengan mengatakan: "Aduhhh sorryy telat .. macet nih" ... termasuk aku tentunya ... baik, jam sembilan pagi datang ke kantor ... 10 menit untuk menyeduh teh hijau tawar panas ... atau kopi hitam tanpa gula ... baca koran gosip atau melewatkan koran kompas dan langsung ke bagian halaman paling belakang yang biasanya menyajikan feature lepas .. lewatkan saja halaman editorial hard news terkini karena toh begitu bangun tidur aku selalu menyalakan televisi sebelum aku mendusin untuk mandi pagi. sembilan lewat 30 menit belum dilepaskan mata dari koran pagi dan lembar gosip ... sembari menyalakan komputer ... nyalakan sebatang rokok dan habis dalam waktu sepuluh menit . check e-mail di outlook, kebanyakan e-mail pribadi selama 30 menit ... duh, sudah jam sebelas siang ? ... katering untuk makan siang apa ya ? apa yang harus dikerjakan untuk hari ini ya ? mulai mengatur dan mendaftar skala prioritas untuk hal-hal yang harus dikerjakan hari ini ... ya, sudah jam dua belas siang ... waktunya untuk makan siang ... jam setengah dua baru mulai bekerja ... jam empat sore semua pekerjaan selesai selama satu hari jam kerja ... yahoo messenger nyala terus ... teman-teman dunia maya tak pernah alpa untuk dibalas sapaannya ... gosip-gosip dan bisik-bisik tetangga tak pernah lewat selama koneksi internet lagi nggak bego karena messenger jalannya mulus semulus jalan tol ... jam empat sore pekerjaan selesai ... wuhuuuu ... serasa punya warnet dan wartel pribadi ... selancar situs friendster seperti tak terbatas ... sembari itu pun, aku masih bisa memikirkan hal-hal lain seperti .. hemmm... side job misalnya ... "Duh ... untuk script launching parfum bulan depan, gimana ya ?" "Bete ... tanggal segini harus nemenin editing ... mana jauh lagi tempat editingnya .. hmmpph ! kalo nggak inget bayarannya yang lumayan, udah nolak dari kapan-kapan tau! " "Asyyiikkk .. voice overnya kang sony setiawan ... take voice overnya dijamin lancar dan aku bisa cepat pulaaang ... yuhuuuu !" semua keriaan itu harus dibayar dengan kompensasi gaji yang tidak terlalu besar ... tapi aku bisa menerima konsekuensi itu. Toh, dengan ritme kerja yang sedemikian aku masih bisa nyambi sana-sini ... belum lagi dengan pakaian kerja ... Kaos dan celana jeans jadi andalan ... bersepatu keds pun tak dilarang ... dari senin sampai jumat ... mau pake celana jeans dari senin sampai jumat minus dicuci pun tak apa ... jadi seperti anak kampus hehehehe ... Oh iya, satu hal lagi yang menyenangkan dari sarang lama ini ... aku jadi producer tv program ... huaaah ! mimpi masa kecil yang jadi kenyataan ! banyak belajar hal yang baru ... kompensasi materi yang tidak terlalu besar dibayar dengan suasana seperti masuk kampus kembali ... belajar banyak, dengan teman-teman yang menyenangkan ... untuk sarang lama ... kalau sampai aku mengeluh karena itu ... kok rasanya aku adalah orang yang tidak tahu diri. Naaaah sekarang yang baru : Masuk jam delapan pagi teng ! ... mesti desak-desakan di kereta api setengah tujuh pagi ... karena kalau aku naik bus, konsekuensinya aku harus jalan jam setengah enam ! dan berarti aku harus bangun jam setengah lima pagi .... oh well, ndak apa-apa selama setengah jam di tumpuk-tumpuk seperti ikan asin ... yang penting aku bisa bangun agak siangan heheheh begitu sampai jam delapan kurang seperempat ... langsung masuk kamar mandi ... ganti baju maklum dari rumah aku pake kaos belel ... sengaja ... lha wooong di kereta desak-desakan begitu ... aku nggak rela baju kerja yang licin rapih ... begitu keluar dari kereta seperti baru saja dihempas topan badai ... lusuh bau keringat ! selamat tinggal kaos dan jeans ... selamat datang kemeja rapih licin .. celana bahan dengan lipatan yang akurat presisinya ... sepatu kulit licin mengkilap ... jangan lupa pake minyak wangi ! maklum, pekerjaanku sekarang mengharuskan aku keliatan BISA DIPERCAYA DAN PINTAR ... dan kesan itu harus bisa didapat dalam waktu dua kali satu menit ketika aku bersalaman dengan orang yang harus kutemui ... jam delapan tepat duduk di depan komputer di ruang kubikal kerjaku ... cek e-mail ... jangan salah, ini bukan account e-mail pribadi... tapi e-mail perusahaan ... si ini minta itu si anu minta ini si anu dan si itu minta ini itu balas ini balas itu kasih creative order begini supaya nanti begitu ini itu begini begitu sampai kira-kira jam setengah sebelas rekor ! seumur hidup aku bekerja, baru kali ini membalas dan mengirim e-mail yang berhubungan dengan pekerjaan menghabiskan waktu sekitar 2 jam ! hihihih .. mumet .. pusing ... tapi menyenangkan ! maaf yahoo messenger dan msn messengerku ... seharian ini kuabaikan kalian hihihihih aku kan orang norak yang baru aja merasakan gimana rasanya SIBUK !!! atau aku sok sibuk ? oh well, orang sok sibuk mau kerja dulu pareng .. monggo ... wassalam |
Sunday, May 28, 2006
Babi ....
Rio temanku bilang bahwa seekor babi bisa orgasme selama 30 menit ...
errr..................
orgasme 30 menit apa rasanya ya ?
lhaaa wooong nggak selama itu aja enak ...
apalagi kalo 30 menit ...
babi hai babi ...
gimana caranya bisa orgasme 30 menit ...
pasti matamu merem melek berkepanjangan
Sunday, May 14, 2006
Kaplet Susut Perut ....
Satu hari minggu yang berbahagia ...
Burung-burung dengan suka ria menyapa dunia di belahan hutan UI yang nyaman tentram dan damai
Mahkluk hitam manis menyapa dunia dengan ceria
oh oh oh betapa senangnya hidup
Tak hanya burung-burung yang menyapa
Mbok Sainem di depan sana menyapa untuk mampir ke warungnya menikmati satu piring lontong sayur plus sambel goreng ati berbalur petai goreng yang sedap rasanya ...
Hari minggu,
waktunya tak memikirkan apa-apa selain waktu memanja diri dengan hal-hal kecil tidak penting tapi perlu ....
perlu berencana :
Hemmmm .... dipijit di kepala dan pundak dengan diuapi ratus lidah buaya dan creambath di sebuah salon di jalan Margonda sepertinya merupakan awal yang bagus .. mengingat dan menimbang bahwa dua hari sebelumnya aku hanya sempat tertidur kurang dari 5 jam (ingat, tidur yang tidak cukup berpengaruh pada kekenyalan kulit wajah dan mengakibatkan rona seri yang suram tak bercahaya --narsis mode on) ....
baik rencana pertama sudah ditetapkan ...
apa lagi ? o iya , aku sudah tak pernah lagi berbecek-becek keluar masuk pasar depok dan beli jajan pasar di tempat langganan ... aku kangen makan tiwul anget, jentik manis, cucur, sama wingko babat ....
baik, rencana kedua sudah ditetapkan ...
apa lagi apa lagi ?
o iya, sepertinya aku perlu satu atau dua celana panjang berbahan katun untuk kantor baruku nanti ... hemmm ... coba aku lihat lemari ....yap .. hanya beberapa saja layak pakai .. itu pun rada-rada berbau "bapak-bapak" style karena memang aku jarang sekali berbelanja sandang dan memang aku tidak terlalu mengerti bersantun busana ... ok ok pergi ke Margo city square di Margonda setelah makan kenyang jajan pasar .
Jam 12.30 siang , hari minggu ...
dum di dam di dum
perut kenyang hati senang ... waktunya untuk belanja santai
"Mbak ini kalo di discount jadi berapa mbak ?"
"Jadi segini mas ..."
"ok ukuran celana 30 ya mbak ..."
"ini mas ..."
"mbak ini bukan 30 ... sempit banget !!!!"
"lho mas ini ukuran 30 bener kok !"
"BUKAN ... ini BUKAN 30 !"
"Ya udah mas bentar saya ambilin yang ukuran 31 deh !"
"Lhoo ... mbaaaak .... mau ngerjain saya ya ... saya lagi masuk SPONTAN yaaa ... 31 satu begini kok sempit banget "
"Masnya juga sih .. jangan-jangan masnya dari stasiun tv yang nayangin program AYO SIAPA LEBIH SABAR ya ?"
"Masa saya harus pake ukuran 32 sih ??? penghinaan namanya"
"Mungkin memang bapak bertambah ukuran pinggangnya ... saya ambil ukuran 32 ya!"
...................................
dan ukuran pinggangku ternyata 32 ........... ah bukan, aku nggak percaya... pasti ukurannya yang salah dari pabriknya ....
lha wong celana yang lain ukurannya 30 kok ...
........................................
duh, aku malas olahraga
dan jangan pisahkan aku dari roti coklat sebelum tidur
aku bisa mati kalau kau pisahkan aku dengannya
dengan gamang ku berjalan ke supermarket terdekat
satu doz kaplet susut perut berbahan alami mampir ke keranjang belanja
wahai kaplet susut perut ...
bantu aku ...
Wednesday, May 10, 2006
terima kasih kembali kasih
Duh Gusti sing paring urip
sekarang aku semakin diyakinkan
cuma kamu yang tau waktu yang paling tepat
jumlah yang paling tepat
Gusti adalah Mr.PAS .....
PAS lagi butuh ... ndilalah PAS lagi ada ... ndilalahnya lagi PAS tinggal satu
PAS = TEPAT = CUKUP
Mr. PAS ....
Maaf sedikit banyak belakangan ini rada nggrundel .. rada mengeluh ...
Terima Kasih,
Sudah menjawab
Aku yakin kamu sudah tahu bahkan ketika aku belum meminta
makasih sudah memberi dalam porsi yang cukup
tidak berlebih
tidak berkurang
hari ini aku senyum
seharian penuh lho Gusti ...
sampe gigiku kering
satu lagi mimpiku dijawab ...
..........................................
Mr. PAS ..... pas beneuuurrr hehehehehe
Monday, May 08, 2006
Pernah (Punya Fans)
bukan mimpi kawin seperti lagunya penyanyi dangdut Irma Ervianna yang judulnya "Mimpi Kawin" dimana beliau agak kondang di awal tahun 90-an yang bernyanyi kalau Mbak Irma ini mimpi kawin dengan tuan Ibrahim dan menandak-nandak kegirangan di tengah sebuah taman di kawasan Taman Mini Indonesia Indah dengan rok balon dan lengan gembung berwarna pink cerah ....
sekali lagi, aku bukan mimpi kawin ...
lha wong kalo cuma kawin sih sudah pernah
tapi nikah yang belum ...
errr... tunggu sebentar.
aku sebenarnya agak aneh dengan pembedaan makna konotasi antara menikah dan kawin
lha wong secara esensi sama saja tho ?
menikah dan kawin itu beda (katanya)
kawin itu selayaknya kambing jantan dan kambing betina bertumbukan di tengah jalan dan kelaminnya dempet seperti botol ketemu tutup gabusnya
kalo menikah ....................... yaaaa menikah !
aduh pokoknya begitu deeeh .... demikian temanku putus asa buntu pikirnya untuk menjelaskan apa bedanya ... karena buatku menikah dan kawin tak ada bedanya ...
ealaaah malah kebablasan nggak penting begini, hahaha bayangkan, untuk menulis hal yang tidak penting pun aku sampai kebablasan menulis hal-hal yang lebih tidak penting.
aaah , sayang sungguh kasihan mereka yang tidak sengaja membaca ini kemanakah harus aku cari gantinya waktu terbuang untuk mereka-mereka ini
diampuuut ! lha kok aku malah ngelantur ...
Sudah kubilang, tadi malam aku ngimpi
aku ngimpi jadi artis ...
iya, jadi artis kondaaaang banget ! sedang berjalan di atas karpet merah jambu ....
iya, merah jambu ... bukan merah ... karena wangsit mengatakan merah jambu adalah warna hitam versi terbaru.
di mimpiku itu,
bibirku menguncup sedikit memberikan arti beri ciuman .... serombongan manusia di depanku histeris serasa mau pingsan !
mataku mengerling mengundang ... serombongan manusia di depanku histeris serasa mau pipis di celana
hihihihihih ... pagi-pagi di kantor sebelum bekerja menulis hal sedemikan tidak penting ternyata menyenangkan .. huhuhuhuh hihihihih huhuhuhuh
Ini adalah kali keberapa di dua minggu terakhir aku bermimpi sedemikian.
Kubilang pada temanku tentang kejadian ini ...
dia bilang "Aaaah sedih sekali hatiku, kenapa kawanku yang satu ini kena mimpi seperti itu ... karena impian seperti itu tipikal impian pembantu yang pengen jadi raja ... tukang kebun yang pengen jadi pengusaha perkebunan sukses ... sopir yang pengen jadi orang yang dibukakan pintu di sebuah gedung bertingkat dan orang-orang berkata "Silahkan masuk tuaaan..."
sialan ...
tidak memberikan dukungan sama sekali.
aku jadi ingat jaman aku siaran di radio dulu ...
jelek-jelek begini .... errrr diralat
ganteng-ganteng begini aku pernah siaran di waktu-waktu prime time-nya radio lho ...
jam 6 - 10 pagi ...
105,1 Suara Sakti FM Semarang
"Work With Jazz"
satu tahun penuh ketika bung berdasi pergi ke kantor pagi-pagi naik mercy sambil makan kuaci ditemani
satu tahun penuh ketika nona manis bangun pagi-pagi dansa dansi pergi pagi naik taksi ditemani
oh oh oh biarkan aku mengenang masa lalu ...
biarkan aku mengenang pada satu waktu itu ada satu lelaki paruh baya menggemari acaraku dan selalu mampir dulu ke studio siar membawa satu porsi bubur manado komplit sebelum beliau pergi ke kantor... ih, seperti punya bapak baru .... maklum, haus figur bapak kala itu
biarkan aku mengenang pada satu waktu itu ada satu perempuan yang menggemari acaraku dan sering menyempatkan diri mampir ke studio siar ............. katanya sih naksir .......... hihihihih seumur hidup baru ngerasain kali itu ditaksir perempuan ....
biarkan aku mengenang pada satu waktu ada satu lelaki muda tampan yang menggemari acaraku dan sering menyempatkan diri mampir ke studio siar ............. katanya sih naksir .......... hihihihi ditaksir laki-laki ....
membayangkan mereka-mereka ini pergi ke kantor sambil mendengar suaraku .... hohohohoh BANGGA !!!!
suaraku didengar orang satu Semarang ...
jangan bilang itu bukan medium narsistik kelas wahid ! ... serasa jadi artis ...
eh, aku jadi ingat ... berarti Tuhan sayang sekali sama aku ini
jadi penyanyi ? udah dijawab .... penyanyi kafe
kerja di tv ? udah dijawab ... sekarang jadi producer tv
ngerasain terkenal ? udah dijawab .... dulu kan pernah jadi penyiar
jadi penulis ? naaah ini , belum dijawab sampai sekarang ...
mungkin disuruh latihan dulu nulis blog yang bagus
pertanyaan pagi ini :
"pernah tau gimana rasanya punya penggemar ?"
aku pernah...
terus, apa hubungannya dengan mimpiku belakangan ini ?
mungkin tanda kalau sebentar lagi aku jadi terkenal ?
hihihih dasar,
tapi nggak apa-apa lah ...
satu orang merasa bersemangat di pagi hari ketika ia meminum kopi
satu orang merasa bersemangat di pagi hari ketika ia sarapan roti bakar
satu orang merasa bersemangat di pagi hari ketika ia membaca koran pagi
aku bersemangat pagi ini karena mimpi yang nggak penting ....
dan aku bersyukur ...
bisa menjadi bersemangat untuk hidup karena hal-hal yang kecil
banyak orang yang ndak bisa begitu lho ...
jadi, temukan caramu sendiri untuk bersemangat pagi ini yaaaa ...
selamat bekerja
Tuesday, May 02, 2006
tertusuk memori siang ini ... sigh, ditusuk emang enak .. hakakakaka
sambil bekerja, agar tak susah dan rawan hati sepertinya perilaku seperti ini bisa diterima dengan suka hati ...
apakah itu ?
unduh file mp3 dengan fasilitas unduh file bersama bernama limewire ...
unduh sana unduh sini
terunduh file lagu Eagles berjudul "Love Will Keep Us Alive"
...................................................................
unduh sana unduh sini .... kok malah jadi teringat sesuatu begini.
aku ingat lagu ini selalu jadi lagu andalan untuk membuka program ketika aku masih siaran ........................... jamaaaan dulu, di Semarang ....
....................................................................
lintasan peluru :
Jam 10 malam hari jumat di sebuah kubikal studio siaran....
"105,1 Suara Sakti FM ... Pencipta Selera Dengar ! ... Bung dan Nona ... perkenalken, punika kulo Arya Wardhana menjumpai para kadang lan saderek ing Suara Sakti Rest and Relax .... jangan salahkan saya kalau bung dan nona termehek-mehek dengan lagu pembuka yang satu ini ... mau bersenandung lagu ini bersama saya? silahken menelpon kemari di 5332729 ...
senandung di mulai ...
Love Will Keep Us Alive
Eagles
I was standing All alone against the world outside
You were searching For a place to hide
Lost and lonely
Now you've given me the will to survive
When we're hungry...
love will keep us alive
Don't you worry
Sometimes you've just gotta let it ride
The world is changing Right before your eyes
Now I've found you There's no more emptiness inside
When we're hungry...
love will keep us alive
I would die for you
Climb the highest mountain
Baby, there's nothing I wouldn't do
Now I've found you There's no more emptiness inside
When we're hungry...
love will keep us alive
I would die for you
Climb the highest mountain Baby, there's nothing I wouldn't do
I was standing All alone against the world outside
You were searching For a place to hide
Lost and lonely
Now you've given me the will to survive
When we're hungry...
love will keep us alive When we're hungry
tertusuk memori itu enak ternyata heheheheh
Sunday, April 30, 2006
Sun and Moon
(Miss Saigon)
You are sunlight and I moon
Joined by the gods of fortune
Midnight and high noon Sharing the sky We have been blessed, you and I
You are here like a mystery
I'm from a world that's so different
From all that you are How in the light of one night Did we come so far?
Outside day starts to dawn
Your moon still floats on high
The birds awake
The stars shine too
My hands still shake
I reach for you
And we meet in the sky!
You are sunlight and I moon
Joined here Bright'ning the sky With the flame Of love
Made of Sunlight Moonlight
Tomorrow will be the full moon
I can bring friends to bless our room
With paper unicorns and perfume If you want me to
Unicorns? sure. . .
......................................................................................
sini sini aku ajarin nyanyinya heu heu heu ....
Sunday, April 23, 2006
mimpi
psssttt ..... aku kasih tau kamu satu rahasia ...
iya, ini cuma buat kita berdua ...
yang lain jangan pernah tau kita pernah berbagi rahasia ...
benar ya ? janji ?
baik,
aku sedang mengejar satu lagi impian waktu kecil ...
kata siapa mimpi nggak bisa jadi kenyataan ....
mimpiku semua jadi kenyataan tuh ...
yang ini semoga jadi nyata juga ...
pssst ....... naaah ... sudah kuberi tau kau satu lagi rahasia ...
janji ya ini cuma buat kita berdua :)
Sunday, April 16, 2006
Bapakku Aneh Sekali ...
Pada satu malam Bapakku mengirim SMS demikian :
"Gus, agar kehidupan berubah ... saatnya agus harus punya PACAR ... orang tua udah kenalkan calon nih .. POLWAN ... tidak akan mengecewakan dalam segala hal ... namanya TITIK .. no hp-nya 081565834xx ...coba dihubungi"
..............................
speachless ...
hai dik Titik ....
Gue sih OK ....
Situ OK ?!!!!!!!!!!!
duh apa-apaan sih ...
speachless .......
hahahahahahaahahahahahaahahahahah
--ketawa tak berhenti--
Bu Polwan ........ i am naughty .... please spank me !!!!
(aku bercawat kulit hitam ditutup mata berlutut di depan seorang wanita berpakaian polisi)
duh ... ada-ada aja ...
Wednesday, April 12, 2006
hics ... hics ... hics
Rabu, jam sebelas malam ...
adikku mengirimkan SMS begini :
"Mas, aku dikasih laptop sama kantor. Kami --mama, aku, ana istriku tercinta-- lagi browsing dan baca blog site kamu dari rumah pake telkomnet instant... kok yo masih inget tho mas dengan masa kecil kita itu ? he he he ... mamah sampe nangis tuh mas. Raihan keponakan kecilmu itu udah bisa panggil aku papa... cuma mau bilang kami semua KANGEN SAMA MAS... met istirahat ya"
..........................................................................................
aduh aku menangis,
Duh Gusti ... kasih mereka sehat ... kasih mereka kesenangan ... kasih mereka banyak bahagia ...
Aku juga kangen sama kalian semua
malam ini mungkin aku mimpi tentang kalian
Nak ... ayo bersyukur ....
mari dibayangkan :
satu keluarga .... tiga orang jumlahnya ... berkumpul di satu ruang makan yang sekaligus ruang tamu dan juga berfungsi sebagai ruang belajar ...
berkumpul pada satu meja ...
ketiganya memandang hikmat pada satu tatanan hidangan ...
daftar hidangan tersebut yaitu :
1 piring lalapan berupa : tiga buah labu siam rebus, daun singkong rebus, 3 terung bulet mentah, 1 buah mentimun, dan satu buah tomat merah besar
1 piring indomie goreng lauk primer malam itu
1 piring ikan asin japuh
1 bakul nasi
3 gelas teh manis
.....................................................................
Me
"Ikan asin ...................... siiiggghhhh --menghelas napas--"
Aan
"Ikan asin ...................... siiiiighhhh --menghelas napas--"
Mama
"Kan ada indomie goreng instan ...."
Me
"Mie goreng instan ............................. siggghh --menghela napas--"
Aan
"Mie Goreng instan ............................. siggghhh --menghelas napas--"
Mama
"Tapi kan dimasaknya dengan cinta ..."
Me
"Emang nambah enak kalau dimasaknya begitu ? rasanya sama saja"
Aan
"Rasanya sama saja .... --membeo mode on--
Mama
"Sebenarnya ... kita bisa makan yang lebih dari sebegini sih"
Me
--mukaku seperti nyala lampu neon--
Mama
"Tapi, kalau lebih dari ini ..................... berarti jatah kalian jalan jalan ke Toko Buku Naga Mulia bakal hilang .... sabtu sore besok kita nggak akan bisa beli buku enyd blyton yang baru"
Me
--nyala lampu neon di wajahku pecah ... mbledos--
Aan
--mrengut .............--
dan diteruskan saja ritual makan malam dengan lauk sebegitu saja ...... sambil nonton serial "Border Town" di TVRI untuk mengalihkan indra rasa ...
-----------------------------------------------------------------
3 hari kemudian aku dan adikku diajak pergi ke rumah kawannya yang kebetulan anaknya adalah kawan satu kelasku .... Ibu. Syakrani namanya .... Purwantiningsih nama anaknya .......
aku senang dengan keluarga ini ...
Pak Syakrani lucu sekali ........... seperti punya Taufik Savalas sebagai ayah
Ibu Syakrani juga menyenangkan orangnya .... aku pernah pada satu saat dibelikannya bolu kukus di Pasar Ciluar .... enaaaak banget .... bolunya mekar seperti bunga mawar .... pasti mahal harganya ...
Purwantiningsih ini juga teman yang menyenangkan .... setiap hari Kartini , dia partner tetapku untuk parade baju tradisional ... dia berkebaya ... aku bersorjan ala jawa ...... dipikir-pikir ... aku memang lucu dan ngganteng dari lahir --narsis mode on--
mainlah kami di rumahnya sampai saat makan malam tiba ...
makan malamlah kami beramai-ramai
senang sekali
hu hu hu hu hu hu hu .......
ha ha ha ha ha ha ...........
hi hi hi hi hi hi hi hi ........
Pak Syakrani lucu sekali, senangnya punya ayah seperti ini ....
makan malam selesai dan pulanglah kami ke rumah ...
Mama
"Seru ya tadi ..."
Me
"Iya .... "
Aan
"Iya ... --beo mode on--"
Mama
"Makan malamnya enak .... tadi lauknya apa aja ya ? lauknya tadi apa aja An ?"
Aan
"nasi .. ikan asin ... lalapan .... mie goreng instan"
Mama
"Sama seperti yang kemarin kita makan ya .... "
Me
"Kok bisa enak ya .... "
Mama
"Soalnya atinya dibawa seneng ... dibawa gembira ... dinikmati ... nggak merasa kepaksa ... mbesok kalo kamu gede , kalo lagi susah juga harus begitu .... dibawa seneng dulu ... atinya dibikin gembira ... supaya susahnya berkurang dan kamu bisa menikmati apapun dengan senang"
............................................................
Kejadian diatas sebenarnya terlupa begitu saja dari memori otak .
sampai tiba-tiba terlintas demikian jelas hari ini di pikiran saya
Pekerjaan .... hemmm mari kita berbicara tentang pekerjaan dan bagaimana saya memenuhi kebutuhan hidup dengan bekerja ...
ada yang salah dengan pekerjaan saya ?
jawabannya : tidak .... ini adalah pekerjaan impian dari saya masih kecil ... aku cinta banget dengan apa yang aku kerjakan sekarang ...
udah merasa sukses ? ehmmm kalo melihat dengan pencapaian pekerjaan sih aku seneeeengg banget ... bisa jadi producer tv program di umur segini buatku sih udah alhamdulillah buuuanggett ..
secara finansial ? ... naaaaah ini dia........................... belum merasa puas euy ...
uang memang bukan segalanya .... tapi jelas , bisa bikin hidup sedikit lebih mudah ...
dan menimbang ... mengingat ... memutuskan .... rasa-rasanya aku butuh ubet nyari kerjaan baru yang bisa memberikan aku rasa aman secara finansial ...
lingkungan baru .... pekerjaan baru ... tapi dengan prospek finansial yang lebih baik ? well, kenapa tidak ? ...
umurku 28 tahun ini ... jadi kalo mau berganti perahu ... ini lah tahun yang tepat sebelum tahun depan aku dianggap terlalu tua ...
dari hubungan pertemanan dapatlah aku janji wawancara di sebuh perusahaan yang cukup besar ....
hari ini jam dua belas siang ... waktu yang aneh untuk janji wawancara mengingat jam segitu adalah waktu rehat siang ...
tapi yo wis, apa peduliku ... toh dia yang bikin janji ... aku sih tinggal datang
begitu sampai disana ... lhaaa kok ... ngantri begitu rupa ? ada apa sih ? oooalaaaah ternyata lagi ada walk in interview thooo ... duh, untuk posisi apa nih ? jangan-jangan untuk posisi yang sama denganku ... helaaadalaaaahhh ... jadi dia suruh aku datang jam dua belas hari ini untuk ngantri di walk in interview thooo ....
posisiku ini bukan ada di level menejerial memang ...
tapi, kalo aku disuruh walk in interview juga ................................. aku kok males ya ..... ih, SOK banget sih gueeee hehehehe ...
ndak ah, coba aku tanya sama mbak resepsionis ...
sembari berjalan kesana aku perhatikan deretan manusia yang sedang menunggu itu ... ada 3 orang yang kuperhatikan .... perasaan senasib sepenanggungan membuat mereka yang baru kenal tadi menjadi demikian akrab ...
dari yang aku curi dengar sekilas ... kayaknya mereka sedang bertukar info lowongan pekerjaan ... dan hal-hal yang lain yang bikin aku miriiis banget dengernya ...
muka mereka memelas .... aku nggak tau apakah ini perasaanku sendiri atau memang muka mereka terlihat memelas banget ...
seperti bilang :
"Tooloooongg ... pekerjakan akyuuuuu ... aku sangat butuh pekerjaaaaan"
di depan resepsionis kutanyakan apakah aku juga harus ikut di antrian itu
ternyata tidak .
selesai wawancara, kulewati lagi antrian itu .... dan si tiga orang masih ada di antrian .. .menunggu dengan sabar ... dengan muka yang kupikir terlihat memelas ...
aku nggak tau ... ini perasaanku sendiri atau memang demikian adanya ...
begitu keluar dari kantor itu .........................
barulah kenangan masa kecil yang tadi kutulis muncul di bayangan lagi ...
sedemikian jelas ...
iya ya, hidupku memang belum sempurna ....
aku juga merasa lagi ada di posisi yang serba susah ...
tapi aku ndak mau pasang muka memelas ....
atau merasa susah hati ...
ingat pesannya :
"Soalnya atinya dibawa seneng ... dibawa gembira ... dinikmati ... nggak merasa kepaksa ... mbesok kalo kamu gede , kalo lagi susah juga harus begitu .... dibawa seneng dulu ... atinya dibikin gembira ... supaya susahnya berkurang dan kamu bisa menikmati apapun dengan senang"
Monday, April 10, 2006
Friday, April 07, 2006
kangennggakkangennggakkangen ?
pembicaraan berlangsung ......
"Ih gue kok kangen tiba-tiba dengan bokap gue ya ... "
nat nit nut tat tit tut ia bermain dengan telepon genggamnya ...
nuuuuuuuuuuuuuuuut .............
nuuuuuuuuuuuuuuuuuuut............
klak .......
"halow, bapak ? .... kunyil kucing konyal kanyil nih pak .... bapak aku kan sgdasgdqaugda terus jgasdgadgasu .... eh ternyata jsdhuasydas gitu paaak .... o iya, kemaren pak aku hgsdasgdasu eh nggak taunya sjhdgsadugasd .... seruuu deh pak"
saya memperhatikan dirinya ...
saya memperhatikan binar wajahnya ....
saya iri padanya ....
kapan terakhir kali saya kangen dengan bapak saya ya ?
kapan terakhir kali saya kangen dengannya ?
rasanya sudah sangat lama saya nggak punya rasa seperti itu ...
saya iri sekali ....
saya timang-timang telepon genggam di tangan ...
ada satu nomor speed dial yang tak pernah terpakai ...
kangenkah saya dengannya ?...
K - A - N - G - E - N
saya timang-timang telepon genggam di tangan ...
ada satu nomor speed dial yang tak pernah terpakai
saya lihat binar wajahnya ...
duh, rasa iri tambah besar ...
ku pencet satu nomor speed dial ....
nuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut ......
nuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut ......................
klak ........
"Hallo............................. bapak ? ini agus pak ...................................................... AKU KANGEN SAMA BAPAK ..................."
klak ........
telepon aku tutup .....
Tuesday, April 04, 2006
tak terpuaskan ....
dag
dig
dug
...................................................
Sunday, March 26, 2006
Berbagi Suami ...
Berbagi Suami
Film baru yang disutradarai Nia Dinata setelah film arisan. Film dengan tiga cerita yang berbeda dengan tiga pemeran utama perempuan yang menurutku mereka bermain bagus banget ! eits , ingat ... komentarku ini sangat personal ... abaikan saja bagian ini kalau anda memilih untuk lebih percaya kepada para kritikus film yang kolom kritiknya termuat dalam surat kabar .
Film ini dibintangi oleh Jajang C Noer, Shanty, dan Dominique.
Tiga Cerita dengan inti permasalah yang sama.
Poligami ...
Satu bagian cerita merupakan potongan dari masa kecilku sampai sekarang.
tidak percaya ? hemmm ... mari kita mengkilas balik. perhatikan baik-baik pohon silsilah ini :
Pak Haji (oleh : El Manik) ... dan Ayahku
Pak Haji , Berkata : "Salma .... Abang memilih untuk menikah lagi untuk menghindari Zinah ... lagi pun, pernahkah Salma merasa sayang abang berkurang untuk Salma?"
Yang berloncatan di otakku : " oh oh oh ... jadi satu argumen yang muncul pertama darimu untuk menikah lagi, adalah karena kelaminmu melonjak-lonjak karena tak puas lah kau dengan istrimu di ranjang ... dan ketika ada wanita lain dengan betis mulus warna putih susu dan senyum semanis madu ... atas nama menghindari zina dan atas nama menghindari tempat bernama pelacuran.. untuk menidurkan kelaminmu berhenti melonjak-lonjak ... kau nikahi ia?! ... lelaki memang terkenal dengan pola pikirnya yang sangat linear ..."
yang berloncatan di otakku kembali : "baiklah, lonjakan kelaminmu mereda ... dan akhirnya pun kau jatuh sayang kepadanya ... padanya dan Salma --istri pertamamu-- ... sampai di titik ini pun kutak tau ... mungkinkah hati seorang lelaki itu seperti deretan Rumah Sederhana tipe 36 dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu merangkap ruang keluarga, satu dapur kecil, dan satu kamar mandi ? ... sama rata dan sama besar ... satu perasaanmu untuk satu wanita dan sang wanita mendapatkan satu blok rumah dalam deretan komplek rumah sederhana tipe 36 di hatimu ... sementara itu, ada banyak blok rumah yang kosong yang nanti pun kau bisa isi dengan wanita yang lain dengan perasaan yang sama dan perabotan yang sama ................................ kalau ternyata deret rumah itu penuh pun... jangan kuatir, nikmati saja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga yang kompetitif hingga kau bisa bangun kembali deret rumah sederhana tipe 36 yang baru...................................................... sungguh ku tak tahu kalau hati lelaki itu penuh sekat-sekat sedemikian"
Kembali lagi ada hal yang berloncatan di otakku : " Yaaah --menghela napas-- Pak Haji ... bagaimanapun aku masih anggap kau lelaki ... lelaki yang benar-benar lelaki, berani menatap yang disayangnya dan mengatakan hal sedemikian ... tahukah kau ? Ayahku dulu pernah menghilang begitu saja tanpa pesan mulai aku kelas 3 SD sampai ku kelas 6 SD ... tanpa pesan ... dan tiba-tiba dia datang kembali ke kehidupan kami"
Ayahku
"Agus ... main aja kamu kerjaannya .. belajar!"
--aku menatap nanar ke lelaki itu, aku seperti menatap satu orang pejabat VOC yang memaksa kaum inlander menanam pohon jarak secara paksa ... aku disuruh menanam pohon jarak--
"Kamu nih boros banget sih ... beli-beli kaset ... mending uangnya ditabung"
--aku menatap nanar ke lelaki itu, melarang ini melarang itu ... sejak kau menghilang, kupikir kau juga sudah melepaskan hakmu untuk menentukan apa yang baik dan yang buruk untukku-
"Cari uang itu susah .. jangan boros"
--aku menatap nanar ke lelaki itu... aku tau kok cari uang itu susah ... adakah kau bersama kami ketika jualan gorengan ibu hampir setengahnya tak laku terjual dan kami makan nasi dengan lauk bakwan gorengan ibu seharian ? ... adakah kau bersama kami ketika aku dan aan memetik pucuk daun singkong untuk dibuat sayur demi menghemat uang sampai akhir minggu ? ... adakah kau bersama kami ketika untuk menikmati ikan asin japuh pun kami harus berhutang dulu ke warung sebelah ? ... kau bilang cari uang itu susah ?! ... kau terlambat mengatakannya ... kubelajar itu ketika kau tak ada--
"Jadi anak laki jangan cengeng ... anak lelaki harus kuat !"
--iya, dibanding adikku .. aku lebih gampang menangis ... anak ayam peliharaanku mati, aku menangis ... liat film ratapan anak tiri, aku menangis ... ketika engkau pergi pun aku menangis ... aku bingung dengan yang kau maksud jadi laki-laki harus kuat jangan cengeng ... badanku sekelingking saja... aku ndak pernah menang kalau berantem... jadi kalau menangis, berarti aku bukan laki-laki yang kuat menurutmu ? baiklah, jangan kuatir ... aku menangis untukmu hanya satu kali ... setelah itu air mataku membatu ... berarti aku kuat dong !? ... aku menangis untuk hal-hal lain ... tapi tidak untukmu pastinya.
Aku menangis ketika ku tahu ibuku harus ngutang supaya kami bisa sarapan ... aku menangis ketika ku tahu kami bertiga --ibu, aku, adikku-- harus mengontrak sebuah rumah petak tanpa sekat kamar dengan tetangga seorang wanita malam dan sepasang junkie tanpa pekerjaan yang tetap yang pada akhirnya radio kesayangan kami pun mereka curi setelah tiga bulan kami tinggal di situ ...
Aku menangis ketika tangan halus ibuku berangsur-angsur jadi kapalan karena tidak ada pompa dan harus menimba dengan kerekan tali timba dan karenanya tangan halus ibuku berkurang sensitivitasnya untuk memetik dawai gitar, padahal ibuku main gitar dan kami bernyanyi adalah obat pelipur duka lara kala kami semua sedang mengusir rasa ingin menangis...
"Kamu nih kalo dikasih tau pasti njawab ! keras kepala banget sih ? kamu benci ya sama aku ?!"
kebencian itu sudah hilang ... sudah hilang benciku begitu kau melangkah keluar dari kehidupan kami bertiga ... hilang benciku, hilang pula sayangku ...
Kebencian itu berubah menjadi terima kasih ...
terima kasih,
karena kau pergi ..... aku menjadi kuat ... aku menjadi kuat lebih dari yang kau bayangkan
karena kau pergi ... aku mendapat kesempatan untuk mengecap benar apa itu rasa pahit ... getirnya melebihi rasa obat dalam kapsul yang telanjur pecah di ujung kerongkongan ... karena aku sudah mengecap benar apa itu rasa pahit .... maka aku tau benar apa itu rasa manis. Kalau kau tak pergi ... belum tentu aku mensyukuri dengan sebenar apa itu rasa manis ...
karena kau pergi ... tak mudahlah aku merasa disakiti ... kau pergi seperti layaknya garam yang terbatur di parut luka yang masih basah ... apakah yang lebih sakit dari itu ? kupikir tidak ada ... jadi, jangan pernah membahas seperti apa rasa disakiti dengan ku ... aku jadi kebal seperti atraksi sang kuda lumping yang kebas tak bergeming ketika ia dicambuki.
karena kau pergi .... kau seperti menyalakan tungku si pandai besi ... dan kami --aku, ibu, adik-- adalah besi yang dicelupkan kedalam tungku ... merah menyala dan berkali-kali dipukuli martil dan akhirnya berubah menjadi pedang tajam tak ada dua ... sekarang bara besi itu sudah mendingin ... pedangnya mampu mengiris apapun yang menghalangi jalannya.
terima kasih karena kau pernah sempat pergi dari kehidupan kami
ketika kau datang, hilanglah maknamu untukku.
Indri, Istri Kedua (Oleh :Nungki Kusumastuti) dan ..........Sofiatun
Indri (Nungki Kusumastuti) : "Saya juga ndak mau ada di kondisi seperti ini kok"
Yang berloncatan di otakku : "iya ... aku sangat menyadari cinta itu buta ... tapi tidak manusianya ...
"Kenalkan ini .. namanyaMbak Sofiatun !"
--Bapak, jadi ini yang membuatmu menghilang dari kami lebih dari dua tahun ? cantik ... badannya wangi ... Ibu kalah wangi dibanding wanita ini ... pasti tangannya tak pernah merasakan tergores parutan kelapa untuk diperas santannya untuk dibuat putu mayang dan dijual ... pasti dari mulutnya tak pernah terucap : "Bu, ngutang dulu ya ... nanti akhir bulan dibayar deh!" ketika dia menyuruh anaknya pergi ke warung membeli telur setengah kilo ... ku yakin pula dari tubuhnya tidak meruap aroma terik matahari seperti ketika ibuku mengantar kami berjalan kaki 20 menit menuju sekolah saat kami harus masuk siang dan tak ada uang untuk naik angkot ... tapi aku lebih nyaman memeluk Ibuku dengan aroma terik matahari meruap dari tubuhnya--
"Saya sayang sama bapakmu.."
--Baguslah ... menghilang satu rasa sayang ... datang rasa sayang yang lain ... hilang dariku ... datang darimu ... kupikir keseimbangan itu akan tetap terjaga .............. dalam bentuk yang paling aneh sekalipun--
"Aku juga nggak mau dianggap sebagai ibumu... jangan benci aku karena aku sayang sama bapakmu"
--aku juga tak pernah menganggap aku punya dua ibu ... ibuku cuma satu ... dan akan sebegitu sampai akhirnya ... aku juga tak benci ... ehmmm , baiklah-baiklah ... awalnya kubenci kau ... sesederhana pemikiran seorang bocah SD ... tapi itu cuma sebentar ... aku terlalu sibuk dengan kegiatan menambal bocor disana-sini ... hatiku bocor dan aku sibuk menambalnya ... kuabaikan saja kehadiranmu ...
aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ..... hati adikku bocor dan aku sibuk menambalnya .... kuabaikan saja kehadiranmu
aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ... hati ibuku bocor dan aku sibuk menambalnya... kuabaikan saja kehadiranmu
penjelmaan dirimu untuk ayahku adalah manifestasi rasa sayangku yang hilang ... jangan kau tanya apakah aku masih punya rasa itu untuk ayahku ..... karena kupikir .......... yaaaah hilang dariku .. datang darimu
maknai saja eksistensi masing-masing seperti irisan di dua buah lingkaran ... porsi kita sedikit ... dan jangan ganggu bagian yang tak bertumbukan dalam kehidupan kita.
Ima, Istri Ketiga (Oleh : Atiqah) .... dan Anita
aku memandang nanar ke arah inkubator ...
ada bayi merah didalamnya
jadi ini anaknya ?
jadi ini adikku ?
o.. o... o umurnya baru 23 tahun
pantas jadi adikku
tidak, tidak jadi adikku ... karena ia adalah istri ayahku
tidak , aku tidak marah padamu
kecewa ? buat apa kecewa
terlalu banyak kejutan dalam hidupku
kejutan yang ini tak seberapa
Sarjana Arsitektur Undip ...
pintar ...
satu nasehat untukmu, wahai istri ketiga ayahku ...
jangan jadi ibu rumah tangga diam di rumah
bekerjalah ...
gaji ayahku terbagi tiga ? .. susahlah kau mencukupi biaya susu formula anakmu setiap bulannya
Salma, Istri Pertama (Oleh : Jajang C Noer) .... dan Ibuku
"Jangan kau tanya kenapa ku masih mencintanya ..."
--aku tak pernah tau dalamnya hati wanita--
"Pada satu saat dia akan datang"
--seandainya bisa kudongkel dan kubuang harapanmu itu--
"Dia butuh bantuan kita"
--kemanakah gerangan ia ketika kubutuh bantuannya--
"Dia tetap sayang sama kita semua"
--sayangku pergi ketika dia pergi... tak kutak membenci .... aku terlalu lelah tuk membenci--
"Pada satu saat dia akan mengerti"
--adakah pada satu saat senja tak muncul di ufuk ... tapi menclok di loteng rumah kita?--
"Aku cinta padanya ..."
--sudah kubilang, aku tak mengerti kenapa perempuan demikian bisa mencinta ...--
Nadim (Oleh: Winky Wiryawan) ... dan aku
benci ?
tidak
sayang ?
apakah sayang itu ? ... tak mengerti aku dengan yang ini ... sayangkah ku dengannya ?.... kalau ku sedih ketika ia pergi ... bahkan ketika kumarah dengannya ... bahkan ketika kukecewa dengannya ... sayangkah ku dengannya ?
bersyukur kah ketika ia pergi ?
aku tak tau ... yang ku tau ... ketika dia pergi ... aku seperti meminum tonik obat kuat ....
jangan samakan aku dengan yang dulu
layar ditutup ................................................. dan film ini menetap di hatiku ......