Friday, August 08, 2008

Berbagi Suami .. Siapa Mau?

Ini tulisan lama ku juga .. setiap membaca ini .. yang muncul kok bukan dendam ... tapi semangat untuk dikuatkan ... aku posting lagi aaaah :)

Aku bukan kritikus film yang handal ... tapi setelah nonton film ini ... aku seperti terlempar ke masa lalu ...


Berbagi Suami


Film baru yang disutradarai Nia Dinata setelah film arisan. Film dengan tiga cerita yang berbeda dengan tiga pemeran utama perempuan yang menurutku mereka bermain bagus banget ! eits , ingat ... komentarku ini sangat personal ... abaikan saja bagian ini kalau anda memilih untuk lebih percaya kepada para kritikus film yang kolom kritiknya termuat dalam surat kabar .
Film ini dibintangi oleh Jajang C Noer, Shanty, dan Dominique.
Tiga Cerita dengan inti permasalah yang sama.
Poligami ...
Satu bagian cerita merupakan potongan dari masa kecilku sampai sekarang.
tidak percaya ? hemmm ... mari kita mengkilas balik. perhatikan baik-baik pohon silsilah ini :





Pak Haji (oleh : El Manik) ... dan Ayahku

Pak Haji , Berkata : "Salma .... Abang memilih untuk menikah lagi untuk menghindari Zinah ... lagi pun, pernahkah Salma merasa sayang abang berkurang untuk Salma?"

Yang berloncatan di otakku : " oh oh oh ... jadi satu argumen yang muncul pertama darimu untuk menikah lagi, adalah karena kelaminmu melonjak-lonjak karena tak puas lah kau dengan istrimu di ranjang ... dan ketika ada wanita lain dengan betis mulus warna putih susu dan senyum semanis madu ... atas nama menghindari zina dan atas nama menghindari tempat bernama pelacuran.. untuk menidurkan kelaminmu berhenti melonjak-lonjak ... kau nikahi ia?! ... lelaki memang terkenal dengan pola pikirnya yang sangat linear ..."

yang berloncatan di otakku kembali : "baiklah, lonjakan kelaminmu mereda ... dan akhirnya pun kau jatuh sayang kepadanya ... padanya dan Salma --istri pertamamu-- ... sampai di titik ini pun kutak tau ... mungkinkah hati seorang lelaki itu seperti deretan Rumah Sederhana tipe 36 dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu merangkap ruang keluarga, satu dapur kecil, dan satu kamar mandi ? ... sama rata dan sama besar ... satu perasaanmu untuk satu wanita dan sang wanita mendapatkan satu blok rumah dalam deretan komplek rumah sederhana tipe 36 di hatimu ... sementara itu, ada banyak blok rumah yang kosong yang nanti pun kau bisa isi dengan wanita yang lain dengan perasaan yang sama dan perabotan yang sama ................................ kalau ternyata deret rumah itu penuh pun... jangan kuatir, nikmati saja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga yang kompetitif hingga kau bisa bangun kembali deret rumah sederhana tipe 36 yang baru...................................................... sungguh ku tak tahu kalau hati lelaki itu penuh sekat-sekat sedemikian"

Kembali lagi ada hal yang berloncatan di otakku : " Yaaah --menghela napas-- Pak Haji ... bagaimanapun aku masih anggap kau lelaki ... lelaki yang benar-benar lelaki, berani menatap yang disayangnya dan mengatakan hal sedemikian ... tahukah kau ? Ayahku dulu pernah menghilang begitu saja tanpa pesan mulai aku kelas 3 SD sampai ku kelas 6 SD ... tanpa pesan ... dan tiba-tiba dia datang kembali ke kehidupan kami"

Ayahku

"Agus ... main aja kamu kerjaannya .. belajar!"

--aku menatap nanar ke lelaki itu, aku seperti menatap satu orang pejabat VOC yang memaksa kaum inlander menanam pohon jarak secara paksa ... aku disuruh menanam pohon jarak--

"Kamu nih boros banget sih ... beli-beli kaset ... mending uangnya ditabung"

--aku menatap nanar ke lelaki itu, melarang ini melarang itu ... sejak kau menghilang, kupikir kau juga sudah melepaskan hakmu untuk menentukan apa yang baik dan yang buruk untukku-

"Cari uang itu susah .. jangan boros"

--aku menatap nanar ke lelaki itu... aku tau kok cari uang itu susah ... adakah kau bersama kami ketika jualan gorengan ibu hampir setengahnya tak laku terjual dan kami makan nasi dengan lauk bakwan gorengan ibu seharian ? ... adakah kau bersama kami ketika aku dan aan memetik pucuk daun singkong untuk dibuat sayur demi menghemat uang sampai akhir minggu ? ... adakah kau bersama kami ketika untuk menikmati ikan asin japuh pun kami harus berhutang dulu ke warung sebelah ? ... kau bilang cari uang itu susah ?! ... kau terlambat mengatakannya ... kubelajar itu ketika kau tak ada--

"Jadi anak laki jangan cengeng ... anak lelaki harus kuat !"

--iya, dibanding adikku .. aku lebih gampang menangis ... anak ayam peliharaanku mati, aku menangis ... liat film ratapan anak tiri, aku menangis ... ketika engkau pergi pun aku menangis ... aku bingung dengan yang kau maksud jadi laki-laki harus kuat jangan cengeng ... badanku sekelingking saja... aku ndak pernah menang kalau berantem... jadi kalau menangis, berarti aku bukan laki-laki yang kuat menurutmu ? baiklah, jangan kuatir ... aku menangis untukmu hanya satu kali ... setelah itu air mataku membatu ... berarti aku kuat dong !? ... aku menangis untuk hal-hal lain ... tapi tidak untukmu pastinya.

Aku menangis ketika ku tahu ibuku harus ngutang supaya kami bisa sarapan ... aku menangis ketika ku tahu kami bertiga --ibu, aku, adikku-- harus mengontrak sebuah rumah petak tanpa sekat kamar dengan tetangga seorang wanita malam dan sepasang junkie tanpa pekerjaan yang tetap yang pada akhirnya radio kesayangan kami pun mereka curi setelah tiga bulan kami tinggal di situ ...

Aku menangis ketika tangan halus ibuku berangsur-angsur jadi kapalan karena tidak ada pompa dan harus menimba dengan kerekan tali timba dan karenanya tangan halus ibuku berkurang sensitivitasnya untuk memetik dawai gitar, padahal ibuku main gitar dan kami bernyanyi adalah obat pelipur duka lara kala kami semua sedang mengusir rasa ingin menangis...

"Kamu nih kalo dikasih tau pasti njawab ! keras kepala banget sih ? kamu benci ya sama aku ?!"

kebencian itu sudah hilang ... sudah hilang benciku begitu kau melangkah keluar dari kehidupan kami bertiga ... hilang benciku, hilang pula sayangku ...

Kebencian itu berubah menjadi terima kasih ...

terima kasih,

karena kau pergi ..... aku menjadi kuat ... aku menjadi kuat lebih dari yang kau bayangkan

karena kau pergi ... aku mendapat kesempatan untuk mengecap benar apa itu rasa pahit ... getirnya melebihi rasa obat dalam kapsul yang telanjur pecah di ujung kerongkongan ... karena aku sudah mengecap benar apa itu rasa pahit .... maka aku tau benar apa itu rasa manis. Kalau kau tak pergi ... belum tentu aku mensyukuri dengan sebenar apa itu rasa manis ...

karena kau pergi ... tak mudahlah aku merasa disakiti ... kau pergi seperti layaknya garam yang terbatur di parut luka yang masih basah ... apakah yang lebih sakit dari itu ? kupikir tidak ada ... jadi, jangan pernah membahas seperti apa rasa disakiti dengan ku ... aku jadi kebal seperti atraksi sang kuda lumping yang kebas tak bergeming ketika ia dicambuki.

karena kau pergi .... kau seperti menyalakan tungku si pandai besi ... dan kami --aku, ibu, adik-- adalah besi yang dicelupkan kedalam tungku ... merah menyala dan berkali-kali dipukuli martil dan akhirnya berubah menjadi pedang tajam tak ada dua ... sekarang bara besi itu sudah mendingin ... pedangnya mampu mengiris apapun yang menghalangi jalannya.

terima kasih karena kau pernah sempat pergi dari kehidupan kami

ketika kau datang, hilanglah maknamu untukku.

Indri, Istri Kedua (Oleh :Nungki Kusumastuti) dan ..........Sofiatun

Indri (Nungki Kusumastuti) : "Saya juga ndak mau ada di kondisi seperti ini kok"

Yang berloncatan di otakku : "iya ... aku sangat menyadari cinta itu buta ... tapi tidak manusianya ...

"Kenalkan ini .. namanyaMbak Sofiatun !"

--Bapak, jadi ini yang membuatmu menghilang dari kami lebih dari dua tahun ? cantik ... badannya wangi ... Ibu kalah wangi dibanding wanita ini ... pasti tangannya tak pernah merasakan tergores parutan kelapa untuk diperas santannya untuk dibuat putu mayang dan dijual ... pasti dari mulutnya tak pernah terucap : "Bu, ngutang dulu ya ... nanti akhir bulan dibayar deh!" ketika dia menyuruh anaknya pergi ke warung membeli telur setengah kilo ... ku yakin pula dari tubuhnya tidak meruap aroma terik matahari seperti ketika ibuku mengantar kami berjalan kaki 20 menit menuju sekolah saat kami harus masuk siang dan tak ada uang untuk naik angkot ... tapi aku lebih nyaman memeluk Ibuku dengan aroma terik matahari meruap dari tubuhnya--

"Saya sayang sama bapakmu.."

--Baguslah ... menghilang satu rasa sayang ... datang rasa sayang yang lain ... hilang dariku ... datang darimu ... kupikir keseimbangan itu akan tetap terjaga .............. dalam bentuk yang paling aneh sekalipun--

"Aku juga nggak mau dianggap sebagai ibumu... jangan benci aku karena aku sayang sama bapakmu"

--aku juga tak pernah menganggap aku punya dua ibu ... ibuku cuma satu ... dan akan sebegitu sampai akhirnya ... aku juga tak benci ... ehmmm , baiklah-baiklah ... awalnya kubenci kau ... sesederhana pemikiran seorang bocah SD ... tapi itu cuma sebentar ... aku terlalu sibuk dengan kegiatan menambal bocor disana-sini ... hatiku bocor dan aku sibuk menambalnya ... kuabaikan saja kehadiranmu ...

aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ..... hati adikku bocor dan aku sibuk menambalnya .... kuabaikan saja kehadiranmu

aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ... hati ibuku bocor dan aku sibuk menambalnya... kuabaikan saja kehadiranmu

penjelmaan dirimu untuk ayahku adalah manifestasi rasa sayangku yang hilang ... jangan kau tanya apakah aku masih punya rasa itu untuk ayahku ..... karena kupikir .......... yaaaah hilang dariku .. datang darimu

maknai saja eksistensi masing-masing seperti irisan di dua buah lingkaran ... porsi kita sedikit ... dan jangan ganggu bagian yang tak bertumbukan dalam kehidupan kita.

Ima, Istri Ketiga (Oleh : Atiqah) .... dan Anita

aku memandang nanar ke arah inkubator ...

ada bayi merah didalamnya

jadi ini anaknya ?

jadi ini adikku ?

o.. o... o umurnya baru 23 tahun

pantas jadi adikku

tidak, tidak jadi adikku ... karena ia adalah istri ayahku

tidak , aku tidak marah padamu

kecewa ? buat apa kecewa

terlalu banyak kejutan dalam hidupku

kejutan yang ini tak seberapa

Sarjana Arsitektur Undip ...

pintar ...

satu nasehat untukmu, wahai istri ketiga ayahku ...

jangan jadi ibu rumah tangga diam di rumah

bekerjalah ...

gaji ayahku terbagi tiga ? .. susahlah kau mencukupi biaya susu formula anakmu setiap bulannya

Salma, Istri Pertama (Oleh : Jajang C Noer) .... dan Ibuku

"Jangan kau tanya kenapa ku masih mencintanya ..."

--aku tak pernah tau dalamnya hati wanita--

"Pada satu saat dia akan datang"

--seandainya bisa kudongkel dan kubuang harapanmu itu--

"Dia butuh bantuan kita"

--kemanakah gerangan ia ketika kubutuh bantuannya--

"Dia tetap sayang sama kita semua"

--sayangku pergi ketika dia pergi... tak kutak membenci .... aku terlalu lelah tuk membenci--

"Pada satu saat dia akan mengerti"

--adakah pada satu saat senja tak muncul di ufuk ... tapi menclok di loteng rumah kita?--

"Aku cinta padanya ..."

--sudah kubilang, aku tak mengerti kenapa perempuan demikian bisa mencinta ...--

Nadim (Oleh: Winky Wiryawan) ... dan aku

benci ?

tidak

sayang ?

apakah sayang itu ? ... tak mengerti aku dengan yang ini ... sayangkah ku dengannya ?.... kalau ku sedih ketika ia pergi ... bahkan ketika kumarah dengannya ... bahkan ketika kukecewa dengannya ... sayangkah ku dengannya ?

bersyukur kah ketika ia pergi ?

aku tak tau ... yang ku tau ... ketika dia pergi ... aku seperti meminum tonik obat kuat ....

jangan samakan aku dengan yang dulu

layar ditutup ................................................. dan film ini menetap di hatiku ......


Kenikmatan dan Rasa Bersalah Bersamaan ....

Ini tulisan lama ..yang aku pikir seru juga aku posting ulang di MP heheh .. dasar kau pemalas :)


Surat Seorang Penggemar Cilik Untuk Boney M:

Hai Kakak Maize Williams, Kakak Marcia Barret, Kakak Liz Mitchel, dan Mas Bobby Barret ....

Perkenalkan,
Nama Saya Agus Hariyo Purnomo...
di sini aku cuma mau berterima kasih karena kakak-kakak semua berhasil membuat masa kecil kami jadi berkurang sedih ...

tau nggak,
dulu ... kapan pun aku, Ibuku, dan Adikku sedang sedih pilu ... kami putar kaset kalian itu ... dan kami menandak-nandak jingkrak-jingkrak penuh keriaan melupakan duka lara sambil menikmati kilau kostum kalian yang super gonjreng ...

Kakak,
Ibuku sangat terobsesi untuk menjadi desainer kostum bagi kalian ... saking terobsesinya, percayalah kak ... semua kostum perlombaan nyanyi yang aku ikuti dari aku kelas TK nol besar sampai kelas 5 SD ... semua dibuat dan didedikasikan untuk kilauan memukau kostum kalian itu ...

untuk Mas Bobby Barret, berikut ini aku akan gambarkan betapa kostum kalian itu membuatku tampil berkilau di setiap kesempatan :

Maaf Mas Bobby kalo foto yang aku dapat di internet terlalu kecil ... tapi aku yakin mas ingat dengan kostum ini .... ini kami --aku , Ibu, dan Aan adikku-- lihat pertama kali di video klip "Daddy Cool" ... ooh bagaimana jejingkrakannya kami saat itu ...
Ibuku memang harus dimaafkan karena tak tahu malu ikut-ikutan kami menandak-nandak mengikuti liukan tubuh mas Bobby yang seperti cacing kepanasan itu ... tsk tsk tsk ... kostum berwarna putih tulang kesempitan ini ya Mas Bobby .. jadi inspirasi Ibuku untuk dijahit menjadi kostum lomba tujuh belas agustusan ketika aku kelas 2 SD ... dan aku tentu saja membuat Ibuku bangga dengan menjadi juara satu !! terima kasih ... salah satu penyebabnya mungkin karena kostum yang gonjreng ala Bobby Barret ...

Naaaah kalo yang ini Mas Bobby ... gaya rambut kribo di klip "Daddy Cool" sangat pantas untuk gaya rambut Ibuku yang juga kribo ambon manise ... dengan belahan pinggir menjulang ... Ibuku memakai gaya ini sampai aku kelas 1 SMP ... untungnya Ibuku sadar bahwa gaya rambut sebegitu kurang up to date dengan jaman dan dengan rela beliau mengganti tatanan rambutnya model kakak Maize williams seperti yang yang satu ini ... oh oh aku senang sekali dengan gaya yang satu ini ... Ibuku tampak sangat cantik .... mulutnya penuh .. senyumnya merekah .. plus dengan gaya dandanan oke ... gambarannya ? ... seperti ini :

duh duh duh .. Ibuku cantiiiik sekali dengan gaya rambut seperti itu ... Kakak Maizie Williams ... terima kasih sudah membawa angin segar di rumah kami ya ...

aku ingat gaya seronok kakak di video klip Ma Baker ... dengan belahan super tinggi sampai ke pangkal paha ... gaun putih penuh kilau mutiara imitasi ... topi bulu-bulu .. senyum yang sangat provokatif ...

duh, untung kakak Maizie tidak populer di jaman ini ... soalnya kalau dandanan kakak seperti itu sekarang ... kakak bakal di demo oleh FPI .... atau di jerat dengan RUU anti pornografi dan pornoaksi ....

dan tau nggak kak Maizie .. nama kakak dicatut dan ditiru oleh seorang penyanyi cilik bernama MAISSY PRAMAISELLA ... iiihhh !!!! nyebelin ! ... MAIZIE ... DICATUT JADI MAISSY ... dasar norak !!!

Kakak Liz Mitchel ... ingat dengan topi ini ?
iya betul .. kakak memakainya di video klip "Hooray Hooray" .... dan adikku dengan ajaibnya menemukan topi dengan bentuk yang sama percis di Pasar Anyar bogor seharga 2000 rupiah saja ... well, jumlah yang lumayan pada saat itu kak Liz ...
Oleh ibuku topi itu ditambah manik-manik warna warna dan berakibat kami enggan memakainya ... duh, seperti topi tukang sulap yang terinjak orang dan mengkeret pendek .... tapi Kakak Liz ... kaka liz cantik sekali memakainya ... salut !!


Mas Bobby .. dan kakak-kakak Boney M .... kostum kuning kenari ini aku juga punya lhooo ... Ibuku menjahitkannya .. hanya saja karena kuning kenari kurang gonjreng ... Ibuku memilih warna merah marun untuk bahannya ...

waktu itu aku pakai untuk operet tujuh belas agustusan dengan tema aladin dan lampu ajaib ... aku jadi aladinnya ... harusnya aladin terlihat sederhana dan agak lusuh karena dia miskin ...
tapi karena Ibuku .. Aladin jadi terlihat Glamour gemerlapan penuh manik manik ... hahahah sangat tidak nyambung ...

Kakak-kakak dari Boney M ... meskipun kalian tidak terkenal di Amerika ... dan teman-temanku pun jarang mengenal bagaimana dahsyatnya dirimu ...

tapi, dari hati yang paling dalam ... Aku, Ibuku , dan Adikku Aan mengucapkan terima kasih ... kalian semua penerang dalam gelap gulita .. pelipur hati gundah gulana karena lara ...

o iya , kak ... kalau kalian sudah baca surat ini .. jangan lupa kirimkan aku foto plus tanda tangan kalian ya .... aku sangat mengharapkan lho ... sebelumnya mohon maaf

sampai jumpa ,


salam ...
Agus Hariyo Purnomo

Wednesday, August 06, 2008

Saya Cuma Mau Bilang: "Saya setia menunggu..."

Sebelum saya punya komputer kompak si apple ... yang akhirnya jatuh cinta padanya ... menghamba padanya ... dan akhirnya tercuri ...

sebenarnya saya sudah punya lebih dulu komputer kompak bernama Mbakyu IBM ...

ketika saya menikahi si tante apple putih ...

saya abaikan Mbakyu IBM ... dan teronggok saja di lemari locker saya di kantor ... tak pernah dibelai lagi ... tak pernah di rawat ... tak pernah dibersihkan dari debu ...

sampai akhirnya si apple direnggut orang ...

Mbakyu IBM tak pernah dendam nampaknya...

si Mbakyu bilang:
"Sekarang kamu tau kan apa arti setia? ... saya tak pernah merajuk .. saya tak pernah mengeluh ... saya hanya menunggu kamu datang kembali dan saya yakin itu"

sekarang,
setiap saat jemari saya tak henti membelai mbakyu IBM ...

Duh biyuuuung .. aku ini nulis opo tho yooooooo

Dansa Dansi (Tarian Pengusir Hujan dan Duka Lara)

Si Mbah Dukun yang menjanjikan aku sesuatu terjadi senin kemarin ternyata ngibul ...

Aku sedih ...

Bukan sedih karena janji tak ditepati

Tapi sedih melihat kekecewaan karibku yang rela patungan untuk membayar "mahar" alias uang jasa si dukun itu ...

Toh, dari awal pun aku ndak percaya dengan yang begituan ...

Cuma sempat tertular semangat optimisme karib-karibku itu sih sebenarnya ...

Kawan, sabar ya .. kalo aku ada rejeki .. kuganti uang patungan kalian dengan mentraktir makan siang :) ...

eniveeeei ...

Sabtu malam minggu yang lalu

Saya berkumpul dengan karib-karib yang saya anggap ada di Ring 1 :) Uda Rinto, Neng Uli, Hendro, Dhany

Kepada mereka saya sering kali menyandarkan kepala kalau lagi lara ... halaaaah opo tho yo iki ...

berkumpullah kami di sebuah kedai kopi yang ternyata setiap malam minggu, komunitas dansa salsa, rumba, cha cha dan segala tari pergaulan macam itu berkumpul dan bersenang-senang ...

bersenang-senanglah kami dengan melihat mereka-mereka ini menguasai lantai dansa

di antara mereka saya melihat satu pasangan ...

Ibu paruh baya dengan anak laki-lakinya ...

berdansa mereka penuh suka ...

aaaaah saya membayangkan mereka itu adalah saya dan Ibu saya :)

sementara Uda Rinto, Uli, Hendro dan Dhany ada disamping saya ...

benak dan pikiran saya sudah tidak ada di situ ...

saya kangen sekali dansa dansi lagi dengan si mamih ..

diseling lagu-lagu latin yang perputar di sekeliling saya ...

Saya seperti mendengar kembali lagu-lagu yang membuat lantai dansa seperti pindah ke ruang tamu (sekaligus berfungsi ruang keluarga) sempit keluarga kami ...

Apanya Dong
Euis Darliah ... you rock baby girl!!! hahahaha ... dengan lagu ini saya dan Aan adikku belajar modifikasi terbaru joged rock disco bernama "Suharry's Dance" hahahaha ... Suharry itu nama Ibuku ... di lemari Ibu saya ada 3 buah kacamata hitam ... dan benda itu tidak pernah alpa bertengger di hidung kami bertiga sewaktu Mbak Euis berteriak pada kami ....
Oh iya, ada pada satu waktu kami pindah rumah dan ada halaman kecil di belakang, bertembok jadi orang-orang ndak bisa liat... ujan-ujanan kami bertiga berjoged kayak orang kesurupan sambil mengeraskan volume Telesonic Radio Tape kami ... aku ingat waktu itu kami baru saja bersedih karena Blondy anjing kami mati ditabrak angkot... jadi untuk mengusir sedih, kami menari tarian perpisahan untuk si Blondy kala itu hahahaha
Aaaaah ... pada satu saat satu waktu ... kalau saya punya anak nanti ... saya mau ajari dia the famous Suharry's Dance! biar dia tau... neneknya dulu punya tubuh seliat Britney Spears... dan seseksi Dewi Persik hahahahahaahah

Brown Girl In The Ring
Sembah Sujud takzim aku sama Mas-mas dan Mbak-mbak yang tergabung dalam grup Boney M! ... coba KLIK DISINI : http://manislegit.blogspot.com/2006/01/my-number-one-guilty-pleasure.html
saya pernah detil kenapa kami semua sangat suka dengan mereka .. enough said .. baca aja tulisan saya di link itu :)

Mobil Tua
Koes Plus ... entah kenapa kami selalu tertawa dengar lagu ini ... di ruang karaoke jarang pula ada lagu ini ... padahal ini mengingatkan pada mobil pertama yang pernah kami punya ... hard top Toyota 80 ... mogooooook terus ... tapi dasar berjodoh ... mobil ini tak pernah laku terjual hahahaha .... lagu ini selalu jadi opsi terakhir dari dua lagu teratas kalau kami pengin jingkrak-jingkrak ndak karuan bertiga ...

Aaaaaaaah selesainya saya menulis ini .... saya kepengin sekali pulang ... dan menari bersama dengan Ibu dan adik saya ...

aku kangen kalian ....

Thursday, July 31, 2008

Pulang ...

tadi malam ada anak kost baru ..

jago main gitar ...

kamar saya di lantai atas ...

kamarnya tepat berada di bawah kamar ku ...

malam tadi dia menyanyi lagu ini ...


Pulang Ke Hatimu

Telah letih langkahku
Dan terasa berat
Cukup banyak kesalahan kubuat
Di mimpiku kudengar bunyi suaramu
Yang memanggilku pulang
Ke dalam hatimu
Karna hanyalah hatimu
Rumah terindah

Ku kan pulang
Tunggu aku di depan pintumu
Cintamu padaku tuntun jalanku

Telah letih jalanku
Dan terasa berat
Ku kan pulang ke hatimu
Rumah terindah

Ku pulang ke hatimu
Rumah terindah


Saya tanpa sadar ikut menyanyi lirih-lirih ...

sambil tanpa terasa air mata saya meleleh turun ...

saya pengin pulang ...


Wednesday, July 30, 2008

Ada Mbah Dukun ...

Kemarin saya habiskan liburan tengah minggu dengan tersiksa karena masuk anjing!!! udah bukan masuk angin lagi ... badan meriang tapi kaki dingin .. perut kembung ...

akhirnya memutuskan untuk memanjakan diri saja ke spa kecil dekat kost ...

creambath ... pijet refleksi .. facial ... terus nyoba yang namanya totok wajah ...

ternyata totok wajah itu enak! hakakakakak ...

memanjakan diri kuncinya ..

karena begitu keluar dari spa kecil itu ...

saya terkentut-kentut tak berhenti heheheh ...

eniveeei,

setelah badan agak mendingan, ada beberapa karib yang ternyata temu janji di Senayan City

tak ada salahnya menyambangi mereka disana

pun saya belum lah menikmati santap siang tho ....

heboh lah mereka dengan kejadian saya kemalingan

satu kejadian yang sebenarnya pengin saya lupakan

dan sudahlah saya ikhlas kan

tapi karib-karib saya ini memang jiwa solidaritasnya tinggi

alih-alih saya, malah mereka yang kebakaran jenggot, misalnya:

Gudal Gidul Pating Gemandul:
"Ngen*** ... lo tau dimana dia tinggal? kita belah jadi 270 ajah!"

Misah Misuh Ora Weruh
"Cari DUKUN aja gimana .. bikin dia linglung dan balik ke kost lu terus lo bisa serahin mereka ke Polisi

dan semua berkata:
"Dukun???!"

iya, dan mereka kemudian sibuk telp sana sini bertanya apakah ada Dukun yang cukup mumpuni yang bisa didatangi hari itu ...

"Udah lah ... aku ndak percaya yang begituan ... lagi pun aku udah anggap itu apes kok"

Misah Misuh Ora Weruh
"Nggak bisa Gus ... biar gimana pun harus diusahakan ... KITA URUNAN BAYAR DEH!!"

dan semua berkata:
"Betuuuul!!!"

ah ... kalian memang karibku yang baik-baik ...

jam tujuh malam, saya bertemu dengan Mbah Dukun

Si Mbah
"Terus maunya Mas gimana?"

Me
(Duh .. aku bingung tho ya .. lha wong yang mau nemuin sampeyan itu sebenarnya bukan mau saya jhe) ... "Ehmmm .... aku pengen orang ini dateng ke kost aku aja deh ... biar dia bisa aku serahin ke Polisi ... aku pengen dia di tahan"

Si Mbah
"Ndak mau barangnya balik? sayang lho ..."

Me
(Jelas lah .. Mbah Dukun ini matre ... bo' plis deh ... udah dibilang juga sini ikhlas ...) "Udah nggak kepengin barangnya Mbah"

hemmm ok ok ...

Si Mbah
(Mbaca mantera) cing ciripit tulang bajing kejepit .. jopa japu tai asu roso keju ... mbul gombal gambul gambulle mlayu ngidul ... huaaaaaaaaah!"

beliau meniup satu gelas air ....

Si Mbah
"Aku udah kirim Kalong jadi-jadian buat nyeret orang ini ke kost kamu?"

Me
(Kaloooong!!!! semoga dia nggak keracunan karbon monoksida waktu dia terbang ke seantero jakarta waktu mencari sang maling ... mas kalong ... ati-ati lho, udah kerja malem-malem ... begadangan ... di udara yang tidak sehat pula) --menahan tertawa mode on--

Si Mbah
"Minum ini ... biar si maling kebayang terus wajahmu ... dan dia bakal menyesal udah jahatin kamu?"

Me
(terbayang-bayang wajahku .. alamaaaaak ... jatuh cinta pula si maling ini nantinya hahahahaha)

Me
"Ooooh udah mbah?"

Si Mbah
"Besok senin pagi .. si maling bakal datang ke kost .. abis itu terserah kamu apakan!"

Me
(Iiiiiiiiiih ....... OK lho janjinya hahahahaha)

Si Mbah
"Boleh pulang..."


Mbah Dukun ... ditunggu janjinya ya hari senin pagi ....

hahahahahahahahahah

Monday, July 28, 2008

Bangga ...

Kemarin saya baru saja nonton Batman "Dark Knight" ...

Heath Ledger bermain sangat bagus di situ ...

Kalau saya jadi Bapaknya Mas Heath, dan menontonnya saat gala premier film itu ...

saya akan bilang: "Bapak bangga sama kamu nak ... akting kamu buaaagus banget!" dengan wajah berbinar-binar ...

Bangga

Itu kata kuncinya. Saya tidak mau mengulas banyak sisik melik tentang film ini ... saya tidak punya kapasitas untuk menulis resensi ....

Saya cuma bisa ngomong ngalor ngidul ndak ada isi ...

sama seperti yang akan saya lakukan sekarang ...

saya mau melihat kebelakang dan mengingat ... momen-momen apa dalam hidup saya, yang membuat orang tua saya:

BANGGA ....

hemmm apa ya? ok, seingat saya saja ya....

1. Pertama kali saya lihat Ibu saya berkaca-kaca bangga adalah ketika pertama kali saya menang lomba nyanyi jaman saya masih SD. Waktu itu, saya ndak mau ikutan lomba... lha abis, ndak punya baju bagus (menurut saya) untuk naik panggung. setahu saya --dulu, anak-anak itu (yang ikutan lomba) beramai-ramai nyewa kostum di Salon Rhena di daerah Pomad Bogor ... dan harganya ndak mungkin saya dengan gampangnya minta si Mamah untuk menyewakannya... si Mamah akhirnya memutuskan untuk membeli kemeja putih di Toko Terang Jl. Merdeka... lalu selama 3 hari menghiasnya dengan manik-manik dan sulaman bunga-bunga kecil warna merah ... saya jatuh kasihan waktu itu padanya ... dalam hati saya bilang: "Emak gue udah begadang tiga hari ... kalo sampe gue nggak menang... aku janji nggak akan makan selama tiga hari!!" hahahahah ... waktu lomba, saya masih minder dengan kostum nyanyi yang dipakai ... dan baru setelah lomba saya baru tahu kalau baju saya itu sukses membuat juri memicingkan mata karena terlalu silau akibat manik-manik yang terlalu banyak terpasang hahahahah .... saya juara 1 ... dan saya lihat si Mamah bangganya setengah mati waktu itu! .... ini juga momentum yang mengakibatkan saya jadi HAUS TAMPIL hahahahah ...

2. Pertama kali tulisan saya muncul di harian Suara Merdeka, Jawa Tengah... tulisan itu terbingkai sampai sekarang di rumah .... dulu, seringkali saya mencuri lihat bagaimana si Mamah sering termangu di depan tulisan berbingkai itu dan tersenyum sendiri ...

3. Pertama kali saya siaran ... selama seminggu berturut-turut setiap harinya, Ibu saya ternyata merekamnya ...pada satu saat, sewaktu saya sudah merantau ke Jakarta ... si Mamah putar lagu rekaman saya siaran sebagai pengobat rindu ... aaawwww :) love u mom :)

Darn .... aku harus meeting ... disambung nanti .....

ayo bagi-bagi cerita dooong :)

Wednesday, July 23, 2008

Kehilangan Kehilangan Kehilangan

Selasa kemarin saya baru saja kehilangan:

2 buah laptop Apple Macbook pro ... warna putih dan warna hitam
2 buah handphone ... yang GSM dan CDMA
Sejumlah uang di dompet
dan satu buah kartu ATM sebuah bank swasta yang gerai ATM-nya serasa warteg karena ada dimana-mana

yang saya rasakan bukan sedih ... tapi lebih kepada rasa kecewa ... kecewa pada diri sendiri karena sedemikian naifnya .... naif? well, ternyata berpikiran bahwa pada dasarnya semua orang adalah baik adanya, di kota besar ini merupakan satu kenaifan tingkat tinggi lebih ke arah tolol tepatnya ....

dulu, saya selalu ndak habis pikir kenapa sih orang Jakarta itu selalu penuh curiga dan tidak tulus ...

well, sekarang saya mengetahui jawabannya ...

untuk sesorang di luar sana ... saya sudah memaafkan ...

saya justru mendoakan semoga kamu jadi orang kaya ... tapi selalu kecurian ... berulang kali .. berulang kali ... dan itu akan berhenti ketika kamu memahami bagaimana rasanya jerih payahmu diambil oleh orang yang tidak berhak ...

lho, ini sih tidak memaafkan artinya heheheh

Ok ralat ...

saya doakan semoga kamu jadi orang kaya sehingga kamu ndak perlu mencuri untuk menikmati hal-hal duniawi :)

there .... said and done ....

anehnya ... perasaan saya sehari setelahnya biasa-biasa saja ... sedih? ehmm yaaaa sedikit ... marah? ehmmm kok sudah ndak terasa lagi ya ... kecewa? sedikiiiiiit sekali ...

padahal saya masih harus memikirkan bagaimana saya harus membeli kembali laptop (karena itu modal kerja saya ...semua side job lancar bebas jalannya karena laptop) ... saya harus membeli handphone karena sampai saat ini saya hanya bisa dihubungi lewat telp kantor ...

tapi kok aku enteng-enteng saja ya rasanya ...

saya kemudian berkesimpulan,

Bahwa mungkin karena sudah berkali-kali saya mengalami kehilangan yang lebih berat dari ini dan toh buktinya saya baik-baik saja sampai sekarang ...

Again,

seperti biasa ... kalau sesuatu terjadi dan membuat hati nyeri ... saya selalu kemudian terduduk dan memutar layar tancap mengkilas balik ke belakang menikmati segala hal yang mungkin menyedihkan dan menyusahkan yang pernah dialami tapi ternyata di ujungnya membuat saya lebih kuat ...

dari situ biasanya saya mendapat energi untuk bersikap lebih positif ke depan ...

ini berlaku ke semua hal yang menyedihkan ...

dikhianati orang .... saya melihat ke belakang dan bilang pada diri sendiri bahwa dulu saya pernah dikhianati sedemikian hebatnya tapi sampai sekarang toh saya tidak mati

ditipu ... saya lihat ke belakang dan dulu saya pernah diperlakukan demikian tapi saya takjub dengan diri sendiri melihat bahwa saya sedemikian kuatnya dulu untuk menjalani hidup lagi

disakiti ... di ujungnya saya mampu mengasihi

dan sekarang,

dari hati yang paling dalam ... saya benar-benar mau bilang betapa saya sudah memaafkan walaupun tidak akan lupa ...

walaupun .. teteeeup .... masih mikir gimana caranya beli lagi laptop dan printilan yang tersebut diatas ... hehehehe

So, ada yang mau nawarin side job? :)



Hadiah... siapa mau hadiah ....

Sekali lagi, mau mengkilas balik kenangan-kenangan lama ...

Kalau sudah begini, mohon dimaklumi itu tandanya saya sedang gundah

Kalau sudah begini, mohon dimaklumi itu tandanya saya sedang dalam usaha untuk menguatkan diri ... karena sampai saat ini saya selalu merasa bahwa saya yang dulu, lebih kuat dibanding saya yang sekarang ...

yang dikilas balik pun sebenarnya mungkin tidak berhubungan dengan permasalahan yang sedang membuat saya gundah ...

tapi biasanya, setelahnya.. saya selalu merasa bisa sedikit tersenyum dan lebih optimis ...

lho,

kapan ceritanya ya :) heheheh

baiklah,

Jaman aku kecil ... kami bertiga... Mamah, Aku dan adikku Aan punya ritual untuk mengganjar satu sama lain dengan hadiah setiap salah satu dari kami berhasil melakukan pencapaian ... sekecil apapun pencapaian itu ... apalagi untuk hal-hal yang dilakukan untuk pertama kali bagi masing-masing ...

dengan kapasitas otak saya yang gampang sekali lupa .. saya mau mengingat kembali hadiah-hadiah yang pernah kami dapat dulu ...

Memori Satu
Pertama kali aku ikut lomba nyanyi di bogor ... dan menang juara harapan 1 :) ... waktu itu Aan kasih aku KERTAS SURAT buatannya sendiri ... dulu, masih jaman kan koleksi kertas dan amplop surat... apalagi yang wangi gitu heheheh ... naaah, Aan yang waktu itu masih TK Nol besar berusaha membuat kertas surat dari kertas hvs dan di cap dengan potongan buah belimbing yang di celup ke tinta cina... ada 10 lembar ... nggak pernah di pake , selalu disimpen sampai akhirnya hilang waktu kami pindah ke rumah kontrakan di Kampung Kramat. Kalo si Mamah, dia kasih buku kumpulan lagu-lagu daerah berseri yang ada not angka-nya

Memori Dua
Pertama kali dengar si Mamah nyanyi di Pub ... bayangkan, saya kelas 2 SD dan adik saya TK nol kecil ... malem-malem jam sebelas, masih cihuy jaya nongkrong di pub ... namanya pubnya aku lupa ... yang jelas deket sama bioskop Nasional Bogor ... dan kami terbengong-bengong ngeliat si Mamah jejingkrakan nyanyi rock and roll ... bukan kali pertama ini sih kami liat si Mamah jejingkrakan kayak cacing kepanasan begitu di rumah ... tapi ini PUB bung! ... kami sudah kayak supporter bola, teriak-teriak "Hidup Mamah!" ... sambil menikmati pandangan aneh dari tetamu pub hahahahaha ... Tina Turner putus deh gayanya! setelah itu ... besok paginya, kami bungkus kado kecil berupa satu kaleng permen pedes Valda (masih ada nggak ya permen ini) dan satu bungkus kecil Strepsill ... si Mamah berkaca-kaca waktu buka hadiah itu ... apalagi kami menulis di kertas dalam kadonya: "Mamah, ini supaya suaranya nggak serak yaaa..."

Memori Ketiga
Pertama kali Aan ketauan pacaran hahaha ... waktu itu dia kelas satu SMP, jamannya dia kena cinta monyet ... setiap cewek inceran keliling komplek pake sepeda federal, dan lewat depan rumah ... kami (saya dan mamah) selalu teriak: "Suiiit suiiiit, Aaaaan .... ada cewek cakep lewaat!" ... dan kami heboh sendiri ... sementara si Aan malu-malu kingkong nggak berani keluar rumah ahahahahah .... waktu itu kami urunan untuk beliin dia SEPEDA FEDERAL ... sejak itu, setiap berangkat dan pulang sekolah ... dijamin, si Aan selalu barengan naek sepedah sama si cinta monyetnya itu ...

Memori Empat
Pertama kali saya jadi penyiar radio ... dasar semua nggak melek fashion yaaaaa ... karena mereka tau kalau studio siar itu dinginnya ampun-ampunan ... dibelikanlah saya SWEATER WARNA IJO TAI KEBO! hahahahah ... dan tulisan di kartu ucapannya pun nggak ketulungan culunnya: "Den Bagus ... kami ndak bisa memelukmu kalau lagi kedinginan di studio, pake ini yaaa .. anggep kami berdua sedang meluk kamu yaaaa... semangat siaran ya!"

masih banyak ... tapi lupa :) gimana dong ...

suasana hati sudah mendingan dan waktunya saya makan siang

selamat makan siang kawan



Thursday, July 17, 2008

Aku juga inget ini ....

Setelah tadi kutulis kenangan kami dengan Mbak Euis Darliah .... kok ndilalah aku kesandung gambar yang ini....

Ini rantang yang biasa si Mamah bawa kalau kami sedang kaya dan ada uang untuk piknik ke Taman Mini dan Ancol ... bawa lauk pauk jadi ndak usah belanja makanan ...

Paling jajanan yang bisa dibeli cuma arum manis yang harus dibagi dua dengan adikku ...

sekali ini, biarkan saya memutar kenangan manis saya dengan rantang ini....

Kaset Ini ...

Sekali sebelumnya, matur nuwun sanget buat aldy dan www.indolawas.blogspot.com ... gara-gara blog ini aku kesandung dengan yang ini...

Euis Darliah ...

Mbak Euis .. dan kaset ini kemudian melemparkan saya ke jaman saya masih SD kelas 1 .... eh, ralat ... jaman saya BARU mau masuk kelas 1 SD ...

jaman itu, aku sempat mengalami tes masuk sekolah yang ditanya kepala sekolahnya ...

"Coba tangannya udah nyampe nyentuh kuping bagian belakang ndak?"

dulu sih ndak mikir apa-apa .. tapi sekarang kok aku pikir bodoh sekali ya tes itu .... mangsudnya apa sih? .... heheheh ...

ngeeeeniveeeeei ... sehabis saya dinyatakan sudah cukup besar untuk masuk SD ... saya, mamah dan adik bermaksud merayakan momen penting bagi kami semua ...

pergilah kami ke Pasar Anyar ... kalau si mamah sudah BERANI mengajak kami berdua ke pasar itu, berarti si mamah sedang punya buaaanyak uang untuk mengantisipasi segala ulah kami kalau kami sedang ada di pasar, seperti:

1. njogrok ndak mau pergi-pergi dari lapak perahu "otlok-otlok" yang bisa jalan karena di dalamnya ada api dari sumbu berbahan bakar minyak kelapa .... yang bisa jalan muter-muter baskom .... kalau ndak dibelikan, dijamin... kami ndak bakal beranjak dari situ! ada kejadian lucu berkaitan dengan hal ini. Dulu, kami pernah melakukan aksi njogrok di depan baskom perahu ... sangking keselnya si mamah dia bilang begini: "Ya udah, mamah tinggal ya ... biar kamu diculik preman pasar baru tauk!" ... kami berpura-pura tak mendengar .... dan benar, si mamah langsung pulang naik angkot .... meninggalkan kami berdua di tengah pasar! hahahahaha ... nampaknya beliau cukup pede bahwa anak-anaknya bisa pulang naek angkot zonder nyasar! gilingan padi gogo rancah varietas b12 tahan wereng!!! dan memang benar, setelah kami menangis di tengah pasar .... kami berdua meneguhkan hati untuk mencari jalan pulang ... rupanya si mamah tau bahwa di kantong kami ada uang 300 perak yang bisa dipakai naek angkot hahahahahahah .... duh, mamah ... sebenarnya sayang nggak sih sama kita berdua? hihihi

2. Siap-siap juga mengantisipasi aksi berdiam diri tak mau beranjak pergi dari toko buku .... apalagi kalo ngesot sedikit ke arah jalan Merdeka, dimana disitu ada toko buku Naga Mulia! ... dijamin ... Lucky Luke, Lima Sekawan, Tintin, dan Nina (hahahahaha) .... akan masuk kantong belanja kami hihihih ....

3. Siap-siap untuk kewalahan mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan ajaib kalau kami berdua pergi ke pasar .. maklum, udah bakat pinter dari kecil :) jadi nanyanya pun yang aneh-aneh .. yang aku inget sampe sekarang adalah pertanyaan adikku --Aan-- : "Mah, kenapa rebung itu baunya kayak kaos kaki?" hahahahaha .... Ibuku kalo udah kewalahan selalu bilang: "Ampun biyuuuung!!! anak-anakku kok kayak monster semua sih????" .... Oh Mamah .... kami monster imut kaleeeeeeeeee hahahahaha

Kembali ke Mbak Euis Darliah ...

Jadi, setelah aku dinyatakan cukup dewasa masuk SD .... pergilah kami untuk merayakannya dengan makan-makan uenak ... makan di Bakmi Bangka Jon di tengah komplek Pasar Anyar ... plus, si Mamah membelikan kaset ini buat kita....

"Ini siapa Mah?"

"Lady rocker paling hebat!"

"Oooh .... terus?"

"Buat kita SENAM PAGI!!!"

--sekarang tau dong kenapa saya sableng? :) emaknye aje begini kalo ditanya hahahah--

tapi benar,

pas lagu Apanya Dong diputer ... kami bertiga menandak-nandak seperti suku pedalaman sedang memanggil hujan ..

Sampai saat ini masih teringat jelas bagaimana si Mamah kelojotan di depan kami mencontohkan bagaimana "menari diiringi lagu rock" yang baik dan benar ... hahahaha .... kalau itu dia lakukan sekarang .. dijamin, pinggangnya langsung salah posisi!!!

gila, si Mamah paling cihuy dah ...

dan benar,

Lagu itu jadi lagu pengiring senam pagi kami kok hahahahahahaha

lengkap dengan joged gila ala si Mamah ...

dan malam ini,

di tengah kepungan pekerjaan yang menggila

di tengah penjara kubikal kantor

pikiran saya memutar ulang memori itu seperti layar tancap tengah kampung

saya membiarkan diri untuk tersenyum simpul sendirian ...

saya membiarkan diri saya untuk dianggap seperti orang gila malam ini ...

saya sedang menikmati layar tancap

dan saya semakin rindu dengan si Mamah...

juga dengan joged kelojotan ala cacing kepanasannya dulu

hihihihih

note:
kaset ini sempat terbeli dua kali .. karena yang satu pita kasetnya udah nggleyong kusut karena terlalu sering di rewind hahahahaha





Monday, July 14, 2008

Huaaaaaa Yang Ini ...

Di dapat dari www.indolawas.blogspot.com .... yang empunya, si aldi juga karibku di multiply ternyata ...

Lagu ini dulu dipopulerkan Aishah ....

Buat yang nggak tau lagu ini .. japri aja deh ... aku nyanyiin special buatmu lah !! :) ....


KASIH KITA

Telah lama kulalui
Perjalanan penuh ranjau dan berduri
Kini tiba cahya cinta suci
Menerangi diriku yang sepi

Meskipun ada yang mengeji
Memang lumrah insan di dunia ini
Hasrat dengki usah didengarkan
Bersabarlah menempuhi

Pertama kali aku bahagia
Kau menerima diri ini
Insan biasa punya kelemahan
Dalam menempuhi cabaran

Aku juga tak mengharapkan
Intan permata kemewahan
Cinta yang murni, keikhlasan hati
Semoga berkekalan kasih kita

Hati berkuntum harapan
Agar hidup takkan sendiri lagi
Doa restu dari yang tercinta
Fahamilah cinta mulia


gosh ... this definetely lingered in my mind for the whole day! :)

Sunday, July 13, 2008

Se-Biji

Confirm ...

Otakku ternyata cuma segede satu kacang polong :(

........ hics

Kasih Laaaah ...

Hari ini ...

Berandai-andai ...

Tuhan,

Boleh nggak, satu hariiii aja ... aku dikasih suara se-seksi Jason Mraz ...

Ayo dooong .... Kasih laaaaah ...

(merinding disko setiap kali denger suaranya mode on)

note:
Eh tunggu, kalo cuma satu hari .... boleh nggak dikasihnya pas Mamahku ulang taun, maret tahun depan ?

Thursday, July 10, 2008

Bagi-bagi ...

Kalau teman-teman lagi butuh pencerahan mengenai apa yang sedang terjadi di luar sana dalam lingkup industri kreatif ...

silahken ...

kunjung www.springwise.com

sungguh... memperkaya sekali ....

semoga bermanfaat ...

(lagi konsen membaca situs itu berjam-jam .. berjam-jam ... sampai habis)

Aku mau melakukan itu

Di dalam bus kota menuju kantor ...

duduk di depanku suami istri ...

Istri
"Pak, tadi lampu udah dimatiin semua kan ya? .... kompor juga udah mati kan?"

Suami
(Memandang sang istri lekat)
"Udah Bu...."

Sang suami memandang istrinya ...

Matanya mengirimkan rasa yang terkatakan ...

manis sekali ...

Nanti malam Si Kaki Langit pulang terbang ...

aku ingin memandang wajahnya

sambil mengirimkan rasa yang tak terkatakan ...

Kaki Langit,

can not wait to see you ...


Wednesday, July 09, 2008

Saya Ternyata ...

Ini benar-benar mendeskripsikan saya ... salut!

Mau tau tentang saya ?

Baca baik-baik

Spontaneous Idealist (SI)

Spontaneous Idealists are creative, lively and open-minded persons. They are humorous and dispose of a contagious zest for life. Their enthusiasm and sparkling energy inspires others and sweeps them along. They enjoy being together with other people and often have an uncanny intuition for their motivations and potential. Spontaneous Idealists are masters of communication and very amusing and gifted entertainers. Fun and variety are guaranteed when they are around. However, they are sometimes somewhat too impulsive in dealing with others and can hurt people without really meaning to do so, due to their direct and sometimes critical nature.

This personality type is a keen and alert observer; they miss nothing which is going on around them. In extreme cases, they tend to be oversensitive and exaggeratedly alert and are inwardly always ready to jump. Life for them is an exciting drama full of emotionality. However, they quickly become bored when things repeat themselves and too much detailed work and care is required. Their creativity, their imaginativeness and their originality become most noticeable when developing new projects and ideas - they then leave the meticulous implementation of the whole to others. On the whole, Spontaneous Idealists attach great value to their inner and outward independence and do not like accepting a subordinate role. They therefore have problems with hierarchies and authorities.

If you have a Spontaneous Idealist as your friend, you will never be bored; with them, you can enjoy life to the full and celebrate the best parties. At the same time, they are warm, sensitive, attentive and always willing to help. If Spontaneous Idealists have just fallen in love, the sky is full of violins and their new partners are showered with attention and affection. This type then bubbles over with charm, tenderness and imagination. But, unfortunately, it soon becomes boring for them once the novelty has worn off. Boring everyday life in a partnership is not for them so that many Spontaneous Idealists slip from one affair into another. However, should the partner manage to keep their curiosity alive and not let routine and familiarity gain the upper hand, Spontaneous Idealists can be inspiring and loving partners.

Aaaaahh ... gue banget hehehehehehe


Buat Pandji Pragiwaksono ....

Mas Pandji Pragiwaksono .... selain saya pemujamu setiap hari senin-jumat

Hari ini, terima kasih sudah memberikan saya inspirasi untuk memburu buku-buku berikut ini yang sering kau buat nukilan di setiap tulisanmu itu :

1. Purple Cow by Seth Godin
2. Tipping Point by Malcom Gladwell
3. Treasure Hunt by Michael J Silverstein
4. Free Prize Inside by Seth Godin
5. Marketers Are Liars by Seth Godin

Sore ini saya akan beli dan baca salah satu buku itu ... one at a time :)

Thank you so much for the inspiration ....

Salut!


Ngimpi Maning...

Lupa mau cerita ...

Tadi malam untuk entah yang keberapa kali ... aku kembali ngimpi Rhoma Irama nyanyi sambil main gitar di depan jendela kamarku ...

Dan lagunya bukan lagu si Rhoma ...

Pertanda apakah ini?

Apakah ini pertanda kalau Rhoma Irama mau launching album baru ?


Niat Banget! Banget-banget niatnya ...

Mulai hari ini harus di cam kan dalam hati bahwa setiap hari aku harus mau dan rela keluar dari "comfort zone" ... mencambuk diri sendiri untuk jadi lebih baik ...

Harus!

Ayo Gus ...

Semangat!

Kepikiran Banget Sore Ini Sampai-sampai Nggak Sempat Mikirin Yang Lain ... (PART 2)

Aku selalu yakin ...

Bahwa selama kita suka dengan apa yang kita kerjakan ... mencintai setiap detilnya ... dan mau kerja keras! kita pasti kaya ...

menurut ukuranku, aku belum kaya ... kalau mau bilang secara materi ya .. well, akuilah bahwa kita punya mimpi dan ukuran kapan kita merasa kaya ...

saya merasa belum ...

but at least saya punya keyakinan seperti yang saya bilang di atas tadi ...

hari ini, satu lagi mimpi saya tambah dalam daftar ...

i am not gonna tell you what it is ...

semoga ...

(udah deg-degan karena semangat untuk mengejar mimpi itu mode on)


Tuesday, July 08, 2008

Kepikiran Banget Sore Ini Sampai-sampai Nggak Sempat Mikirin Yang Lain ...

Secaraaaa ...

banyak sekali hal yang harus dilakukan tapi dengan SADAR diabaikan karena memang belum ada inspirasi yang bisa digunakan sebagai material mentah untuk diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi perusahaan :)

sore ini saya lihat pidato dari Bapak Steve Jobs di Youtube... CEO, Apple and Pixar Animation

di situ dia bilang:

"Your time is limited ... so don't waste it by living someone else's life"

Bapak Steve Jobs .... saya sudah melakukan petuah mu itu!!!

kalau kamu???



Wednesday, July 02, 2008

Termasuk Mana...?

Ok, termasuk yang mana...

"Gimana ntar..."

atau

"Ntar gimana...."

dua-duanya premis yang menjebak ya ....

sigh ... (menghela napas dalam-dalam dot com)