Monday, August 25, 2008

Perjalanan Hidup 1

gerimisnya masih ada ... tanahnya masih basah ... tapi mendungnya telah menghilang ... atau, begitulah setidaknya yang aku pikir ...

kemarin ibuku mengirim SMS begini :
" Aku baru saja bersih-bersih gudang, ku rapihkan koleksi kaset-kaset kita ... kumasukkan ke dalam kulkas semalaman dan kuputar dengan rewinding machine biar tetap enak didengar ... ku rapihkan juga koleksi buku-buku ..."

--sms terputus dan disusul sms sambungannya--

"aku juga rapihkan foto-foto koleksi kita, duh .. banyak sekali yang hilang ... foto waktu kamu masih bayi pun tersisa satu saja ... aku menyesal nggak merawatnya dengan lebih hati-hati ... sepertinya kayak lingkaran yang terputus"

well, yang namanya kenangan itu memang berharga banget ...

momennya boleh lewat ... orangnya boleh pergi ... perasaan boleh berubah ... tapi nggak ada yang akan lekang ... yaitu kenangan ...

pagi ini , aku tidak akan memberikan ruang yang banyak di otakku untuk pekerjaan ...wahai pekerjaan ... silahkan ambil istirahat sejenak ...

aku sedang mengumpulkan kenangan dan mau menuliskannya di sini ...

sekarang blog ini didedikasikan hanya untukku saja ... orang lain boleh tidak peduli dengan isi jurnal ini ...

orang lain boleh kesandung ke blog ini dan berpikir bahwa yang ada di dalamnya nggak penting sama sekali ...

toh apa peduliku,

aku mau bikin mini biografi untuk melestarikan kenangan untuk bisa dinikmati sendiri ..

baiklah, mari kita mulai

tapi, duh aku mesti mulai dari mana ya ?

yang ini mesti runuuut sekali dan detiil sekali ... aku nggak mau tercecer banyak ... hahaha abaikan "tercecer banyak" .. yang namanya 'tercecer' pasti konotasinya sedikit ... ok ok , aku nggak mau kehilangan banyak detil nantinya

jadi, aku musti mulai dari mana ya ?

ok ...

nama ?

Agus Hariyo Purnomo

duh, kalau aku menuliskan tanggal dan tempat lahir kok seperti biodata di daftar riwayat hidup ya ... nggak seru ah ... mungkin aku mulai dengan beberapa periode umur ? hemmm ... sepertinya seru ...

mulai ?

ok !

0 - 5 Tahun
Ibuku bernama Suharry ... Bapakku bernama Sandiyo ...
Sandiyo jejaka dusun di daerah Kulon Progo Yogyakarta
Ibuku perawan pinggir kota di daerah bernama Karang Waru Yogyakarta
Sandiyo lulusan Sekolah Pertanian di Magelang
Suharry lulusan SMA Bopkri Yogyakarta ...
Sandiyo masuk Secaba Polri
Suharry menunggunya
Sandiyo lulus Secaba Polri
Suharry minta dinikahi
Suharry dan Sandiyo menikah tepat ketika Suharry lulus SMA
lupakan mau jadi wanita karir... lupakan mau jadi perawat ... lupakan menjadi bassist wanita paling ok di yogya ... Suharry lebih memilih menikah dengan seorang Polisi berpangkat sersan ...

sekarang aku yang protes,
Ibuku jago main gitar ... cabikan bass-nya maut ! bahkan ketika aku SMP dan teman-temanku melihatnya nggitar di rumah .. mereka minta diajarin ... aku kagum dengan kemampuannya ... mestinya ibuku mengejar mimpinya menjadi musisi ketimbang menikahi seorang lelaki berpangkat sersan waktu itu yang pada akhirnya malah menikah lagi dua kali ... bahkan yang terakhir, istri ke tiganya seumur dengan adikku ...
Ibuku mestinya jadi musisi ...
Ibuku mestinya jadi bassist terkenal ...
tapi Suharry memilih menikah dengan Sandiyo

Menikahlah mereka dengan mas kawin 1000 rupiah dan peralatan solat lengkap dibayar tunai di tahun 1977 Januari ...

Merantaulah mereka ke Bogor ...

Ibuku hamil ...

waktu ngidam, ibuku bilang dia punya kebiasaan aneh ...

dia suka ndulit sabun batangan cap bebek berwarna hijau dan memasukkannya kedalam mulut serasa permen ... untung nggak keracunan ... kalau keracunan .. mungkin aku musnah ...

dia juga suka melakukan ritual pagi pergi jalan ke pom bensin dan membaui ruapan aroma bensin ...

sekarang aku tau kenapa aku se-aneh ini ...

di bilang waktu mengandung aku ... semalaman bakal gelisah kalau belum denger Janis Joplin dan Pat Boone ... duh satu kombinasi yang aneh ... tapi

sekarang aku tau kenapa aku bersuara merdu .. eheeem ...

kami tinggal pertama kali di asrama polisi Panaragan ...

Agustus 78 tanggal satu aku lahir ...

lahir di perjalanan menuju rumah sakit PMI Bogor ...

mungkin karena aku sudah nggak sabar melihat dunia

Ibuku bilang aku lahir di dalam kondisi yang penuh keprihatinan

semuanya serba sulit bagi keluarga muda itu ...

gaji yang tidak seberapa...

tinggal di asrama yang serasa berukuran kandang ayam

tidak punya barang berharga apapun kecuali cincin kawin dan radio transistor ... yang akhirnya ketika umurku belum genap setahun, cincin kawin dan radio transistor itu terjual untuk bertahan hidup ...

Memang gimana kondisinya ?

"Dulu sih mamah mandi di pemandian umum belakang komplek asrama ... terus pernah juga rame-rame nyebrang kali di belakang asrama cuma mau metik daun singkong untuk disayur sama ibu-ibu asrama yang lain yang seumuran dan sependeritaan dengan mamah ... beruntung ASi lancar ... jadi kamu nggak perlu susu kaleng ... mamah nikah di usia muda ... siap nggak siap harus siap ... untung kamu anak yang manis , nggak sakit-sakitan, nggak rewel ... tahan banting ... anak mamah emang paling hebat !!!"

makasih mah ...

aku tinggal di asrama itu sampai umurku lima tahun ....

kami tinggalkan asrama itu dan pindah ketika ibuku mengandung adikku aan ...

sumir aku masih ingat dengan bentuk rumah kami di asrama itu ...

sumir aku masih ingat jalan menuju sungai yang harus disebrangi ibuku untuk sekedar memetik daun singkong untuk disayur ...

sumir aku masih ingat bagaimana rupa ayahku untuk terakhir kalinya sebelum ia pergi meninggalkan ibuku sendirian selama dua tahun kedepan sampai aku berumur 7 tahun dan kembali lagi sebagai orang asing bagi kami ...

--disambung nanti ....

Katanya ...

Katanya sih harus dengar kata hati ...

Tapi yang kudengar cuma sunyi ...


Sedang (masih) bingung ...

Dulu, aku sering merasa Ibuku itu perempuan paling tak punya daya dan mau saja diinjak-injak martabatnya ......... atas nama cinta ...

Sering kami --saya dan aan-- tak habis pikirnya bagaimana bisa si Mamah tak habis-habisnya punya stock yang namanya rasa CINTA untuk si Bapak yang menurut kami --dulu-- sudah tidak layak rasanya untuk dicintai ...

"Udah deh Mah ... aku cukup punya Mamah aja nggak apa-apa kok ... tinggalin Bapak aja yuk!"

"Sekali lagi di bentak-bentak Mamah ... kita pulang ke eyang putri aja di Yogya terus aku sama aan sekolah disana aja ya!"

.... tapi si Mamah bilang:

"Jangan ditanya kenapa Mamah masih ada disini ... kamu ndak akan pernah mengerti ... kalau kita semua pergi dari dia ... bukan itu esensinya mencinta... justru karena Bapak begitu rupa ... maka kita perlu ada disini dan tak beranjak kemana-mana"

Aaaaah ... tak mengertinya aku dengan hal itu dulu ... apakah kalau kita disakiti itu berarti yang menyakiti sebenarnya sedang menunjukkan rasa cintanya? ... apakah cinta harus berarti menyakiti? kalau memang tidak begitu artinya? kenapa Mamah, saya dan aan tidak pernah mau beranjak pergi ....

tapi setelah saya besar baru saya mulai SEDIKIT memahami kenapa si Mamah tak mau beranjak pergi ... kenapa kami di semangati olehnya untuk tetap ada di posisi kami masing-masing ...

saya merasa bahwa pemaknaan kata CINTA si Mamah demikian dalam dan pelan-pelan (bahkan di usia saya sekarang) saya mulai mengurai dan memahami satu persatu bagaimana si Mamah memaknai CINTA ...

kalau aku tarik ke belakang ...

dan melihat riwayat percintaan saya ...

saya melihat pola si Mamah dalam memaknai hubungan di setiap hubungan percintaan yang saya lakukan selama ini ...

beberapa kali karib terdekat saya selalu bilang bahwa saya ini kalau sedang jatuh cinta ... berubah jadi orang super idiot ... tak menunjukkan tanda-tanda intelektual ... DUNGU!

Baiklah, CINTA memang bisa membuat kita melakukan banyak hal irasional ...

kalau saya sedang jatuh cinta ... saya melakukan banyak hal-hal konyol ...

Bahkan ketika disakiti pun ... saya sepertinya tak mau beranjak pergi ...

saya tetap di titik pertama saya berdiri ...

pemaknaan saya tentang cinta mengharuskan saya tetap tak beranjak pergi bahkan ketika menurut banyak orang yang sedang disakiti dan dikhianati ...

jangan bertanya kenapa saya susah sekali beranjak pergi ...

karena di bawah sadar saya ... seperti bilang: "kamu ndak boleh pergi ketika kamu mencintanya" ...

sekonyol yang terbilang... saya seperti ingin berteriak begini pada kekasih saya itu: "Pada ujung akhirnya, kamu akan lihat bahwa saya adalah yang terbaik yang pernah kamu temui"

secara sadar saya tau saya sedang disakiti .... membiru ... lebam ... dan saya menelan semuanya ...

...........................................

sekarang sepertinya saya ndak mau begitu ...

cukup sudah cinta dan segala hal yang tak masuk nalar bisa terjadinya karenanya ...

saya capek dengan 1+1=100000 kemungkinan yang bisa terjadi atas nama cinta ...

ternyata pemaknaan saya tentang cinta pun hanya selebar kuku ...

............................................................

Kalau sekarang ada yang menawarkan cinta dengan premis kepastian dan meminimalkan turunan-turunan penuh ketidakpastian ke depan ... meski saya sedang dalam kondisi tidak percaya diri dengan kemampuan saya mencintai dan dicintai ....

bagaimana saya harus bersikap ?

apakah dia tahu bahwa yang saya lakukan sekarang adalah penuh dengan kebimbangan ...

saya tidak pernah bimbang dengan perasaannya untuk saya ...

saya bimbang dengan diri saya sendiri ...

apakah cinta itu bisa seperti biji kacang hijau yang diletakkan di kapas basah dan tumbuh benih akar karena waktu?

bagaimana kalau ternyata saya biji kacang hijau yang mandul dan tak bertumbuh benih meski ia sadar bahwa ia diletakkan di kapas basah itu?

bagaimana kalau ternyata saya justru menyakitinya ...

ternyata benar ...

saya sedang (masih) bingung ...





Thursday, August 21, 2008

Haduuuuh...

setelah facebook dan friendster ku diobrak-abrik orang tak dikenal ... giliran Yahoo messenger list gue di acak-acak ... sialan!


Heran ...

Ada aja ulah iseng ...

dua account website jejaring pertemanan saya yang sungguh kondang di antero dunia maya dibajak orang ... isinya diobrak-abrik ... dan saya dibuat tidak bisa log-in di account yang telah saya buat ...

aaah semoga saja kawan-kawan yang ada di dalam jejaring pertemanan saya di dua account itu, ketika menerima pesan yang sekiranya tak senonoh mafhum bahwa itu bukan dari saya adanya .....

sigh ....

passwordnya ketebak banget sih kayaknya ...

bego!


Wednesday, August 20, 2008

Piknik

Dulu kalau saya piknik sama si Mamah dan Aan ...

yang dirasa cuma senang ...

yang dirasa cuma bahagia ...

lupa sedih lupa lara ...

sekarang saya mau melakukan hal yang sama ...

akhir bulan ini ... saya mau ke Bali aaaaaah .... menata hati dan bersenang-senang sendiri ... mungkin sedikit berkontemplasi hahahaha (kalau sempat)

Bali ... saya datang !

Jualan ...

Ayo ayo .. nyang lucu-lucu ... rada-rada sipit matanya ...
romantis .. good kisser :) ... cerdas dan punya selera humor yang bagus ... mendekat sama papah ! hahahahah

Monday, August 18, 2008

SIAAAAAAAAAAAAAAAAAP ...

Situasi terkini:

"SEDANG MENYIAPKAN BOM DARI SERIBU IKAT PETASAN CABE RAWIT..."

PIGURA

Sebelum makan siang ini, Ibuku menelpon:

"Di ruang tamu ada tambah satu lagi tuh pigura"

Me
"Mamah foto studio lagi? .. emang di Semarang udah ada Gloss photo studio? lha, kan kita udah janjian mau foto bareng kan?"

"Bukan ... aku pigura satu lembar kertas dari buku harianmu yang kecil itu"

Me
"Ooooohhh NOOOOOOOO ... Mamah baca semua dong isinya?"

"Ya iyaaaalaaaaaaah ..." (dengan gaya anak abg yang kayak abis kena stroke... celat pelo begitu)

Me
"Yang apa tulisannya"

Tulisannya begini:
"Hi peyang .... (aku bingung juga, kenapa buku itu aku namain peyang) ... ingat ya, kalau aku udah besar nanti ... aku mau punya perut kotak-kotak kayak Flash Gordon ... aku mau bikin acara musik di tipi ... aku mau jadi penyanyi .. aku mau ajak si Aan jalan-jalan ke Dufan ... aku mau beliin Sepatu boot baru buat si Mamah ..."

cita-cita sederhana dan Puji Tuhan .... semua sudah dilakukan kecuali memiliki perut kotak-kotak ...

FITNESS AAAAAAAAAHHHHHHHHHHHH ....


Menyebalkan ...

Saya sedang meragukan kapasitas saya untuk dicintai ...

Setiap saya setia membagi semua sisi ...

Selalu diujungnya saya yang ditinggal pergi ...

Kalau selalu begini berkali-kali ...

Apakah memang saya pantas dicintai?


Tuesday, August 12, 2008

Mau berantem nih jadinya ?

Makan siang ini sungguh bernas :)

nasi pecel, sambel krecek, mendoan 3 biji ... kategorinya bukan lagi enak .. tapi ueeeeeenuuuuuk tenan!! hahahahah

selain sukses menurut ukuran gastronomi ala orang jawa ...

pembicaraannya juga terbilang sukses :)

saya ngobrol dengan karib kantor Mbak uenuk pinak pinuk tentang pengalaman pertama anaknya masuk TK dan harus menerima perlakuan "bullying" dari teman-temannya ... aku belum tau nih ... kata cerapan untuk terminologi "bullying" tuh apa ya ? ... apakah sinonim dengan "premanisme" ? ...

eniveeii ... pembicaraan itu mengantarkan kembali pada masa kecil ...

Para Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang kebetulan kesandung ke blog ini .. mohon maaf sebelumnya kalau apa yang dilakukan Ibu saya di masa lalu, bisa jadi contoh yang salah ...

Dulu, setiap saya pulang dan begini:

"Huaaaaaaaaaaa Mamaaaah ... aku dijahatin huaaaaaaa!"
--menangis drama queen mode--

Mamah
"Kenapa nangis?"

"Waaaaaa ... kelereng ku diambil Nanang .. huaaaaaa"
--menangis drama queen mode ala Faradilla Sandi, ndak tau Faradilla Sandi? ... tanya om dan tantemu ya--

Mamah
"Mana si Nanang?"
(menyingsingkan lengan dan dada agak dibusungkan)

--horeeeee ... rasain lu Nang ... belum tau kalo emak gue preman!--

"Masih dilapangan Mah"
--sesenggukan dot com--

Mamah
"Kita kesana sekarang! ayo!"

--asik asik ... ada yang mau ditabokin sama emak gue .. du di du--

sesampainya di lapangan bola ...

Mamah
"Itu yang namanya Nanang?"

"Iya ...."

Mamah
"Sekarang .... KAMU SAMPERIN DIA ... BERANTEM SAMPE DIA KALAH ... DAN AMBIL KELERENG KAMU !! KITA NGGAK AKAN PULANG SAMPE KAMU BERANTEM DULU SAMA DIA!!!"

--MELONGO MODE ON--

"Huaaaaaa aku takuuuut!!!"

Mamah
"KITA NGGAK AKAN PULANG SAMPE KAMU BERANTEM DENGAN DIA! KALO MAMAHNYA IKUT CAMPUR ... AKU SIKAT ABIS MAMAHNYA!!!"

............................

Silahkan tebak sendiri akhir ceritanya :)

Demikianlah wahai para Ibu Muda ... bagaimana saya dulu waktu kecil melawan "bullying" heheheheh




Mayday ..

Mayday mayday .... ada serangan roller coaster mood nih .... mood swing mood swing ... sampe mau muntah rasanya ... Neng Tobey Mc Guire ... minta obat anti mood swing dooong ...

Bingung ...

Aku lagi ditegor sama Gusti Sing Paring Urip ...

Sebelum kejadian kecurian, sebenarnya lagi gundah juga suasana hati ...

Rejeki ku kok kayaknya ndak jadi berkah ya ...

Bukan, aku dapet rejekinya bukan mencuri ...

rejekinya didapat dengan cara yang halal ...

tapi kok setiap akhir bulannya ... selalu seperti menguap tanpa bekas ...

tak berkesan ..

kayak ilang begitu aja ...

tanpa meninggalkan kesan di hati ...

ini belum pernah saya alami sebelumnya ...

biasanya, setiap akhir bulan ... sembari menunggu tanggal muda berikutnya datang ...

hati ini rasanya adem ... mengabaikan, teteeupp .. berasa bokek sih bokek ajaaah hahahah ...

tapi beberapa bulan ini selalu meninggalkan kesan yang janggal di hati ...

aku kurang bersyukur kali ya ...

kurang rajin ibadah ...

kurang rajin bicara sama Tuhan ...

kurang sering bicara sama orang rumah di semarang ...

kurang sering bicara hati ke hati sama si Mamah ...

ngotot abis-abisan sama kerjaan ...

ngotot dengan ngejar side job sana sini ...

kurang merawat diri ..

kurang memanjakan diri ...

kurang berbagi sama yang harus dibagi ...

eh, kok banyak kurangnya ya ...

gini deh,

akhirnya ditegor sama Tuhan ...

rejekinya diambil orang ... dengan cara yang menyakitkan ...

yaaaah, ok deh .... kadang orang idup memang sesekali harus "ditampar" biar dia merasa "hidup" dan diingatkan ...

pertengahan bulan ini sudah bokek ...

tapi hati senang ...

kerjaan berujung senang ...

percintaan berujung senang ...

naaaah, mulai menata dan mengikis yang kurang-kurang tadi tersebut diatas ...

ayo Agus ... SEMANGAT !!!!!!


Monday, August 11, 2008

Adem .....

Mencintaimu,

seperti menikmati terik mentari pagi hari di pinggir kali sambil ujung kaki tercelup sampai pangkal jari ....

Mencintaimu,

seperti menikmati pelan waktu merambat hari sambil senyum-senyum sendiri ...


(Iya, kayak begini kalau lagi adem ayem ...)

suuuit suiiiit ....

Sunday, August 10, 2008

Mari Bicara Tentang Lelaki Ini ...

Coba kau klik link berikut ini :

http://sebelas4.multiply.com/

Eh, tunggu sebentar ... jangan dulu di klik link-nya ya ...

Aku mau cerita tentang lelaki ini ...

Saya panggil dia Uda Rinto .. atau kadang-kadang Abang Rinto ...

Untuk beberapa orang yang DULU pernah mengidolakannya sewaktu dia di Semarang ... dia biasa dipanggil Rio Armando ...

Kenapa saya bercerita tentangnya ?

Karena saya merasa menemukan sosok seorang kakak yang baik hati, melindungi, dan tempat saya bisa bicara apa saja tanpa merasa di gurui ..

walaupun kadang-kadang, kalau misalnya dia lagi bad mood ... atau mungkin menemukan sesuatu yang ndak sreg menurut dia ... omelannya bisa panjang kali lebar kali tinggi hahahaha ...

Kalau sudah begini, didengarkan saja heheheh

pertalian jalan hidup saya dengan dia pun sering kali berpotongan ...

Dia pernah siaran di Suara Sakti ..... Saya mengikuti jejaknya ...

Dia pernah kuliah di UNDIP .... Saya mengikuti jejaknya ...

Dia bekerja di sebuah biro iklan kondang ... Saya mengikuti jejaknya ...

Dia banci karaoke .... Saya mengikuti jejaknya ...

hahahahah ... mungkin yang tidak diikuti satu sama lain hanya perjalanan cintanya saja .. heheheheh ...

Saya sebenarnya ndak pernah intens untuk bertemu dengannya ...

Bisa dibilang jarang bertemu dengannya ...

Tapi buat saya .... dia selalu ada di saat yang tepat ... di tempat yang tepat .. di suasana yang tepat .. heheheheh ....

Eh, tunggu .... kok blog MP ku berubah jadi kolom testimonial friendster sih ...

kacau .....


ANEKA ...

Pernah dengar grup yang bernama ANEKA alias Mbak Mary Sandeman... jaya lah di era 80-an ... dengan hentakan irama disco yang cihuy punya ...

Naaah ... kemarin kubeli CD ANEKA ini dan aku senaaaang sekali ... Lagu yang ini membuatku tak berhenti menghentakkan kaki dan membuat suasana jadi ceria sekali :)

Belum tau gimana posting file audio ke MP ... ada yang mau ngajari ? ... really need private lesson nih hehehe ... dengan catatan .. guru privatnya "menggoda", menggairahkan, dan bikin horny hehehehe


anyway, kalo perlu aku yang nyanyiin .... japri aja ya ... aku nyanyiin special buat kamu --wink wink


Japanese Boy
ANEKA

He said that he loved me
never would go
oh oh
oh oh.
Now I find I'm sitting
here on my own
oh oh
oh oh.
Was it something I've said or done

That made him pack his
bags up and r'un?
Could it be another he's found? -
It's breaking up the happy home.
Mister
can you tell me where
my love has gone?
He's a Japanese boy.
I woke up one morning and
my love was gone

Oh
my Japanese boy
ooh
I miss my Japanese boy.

People ask about him every day
oh oh
oh oh.
Don't know what to tell them
what can I say? Oh oh
oh
If only he would write me or call
A word of explanation
that's all.
It would stop me
climbing the wall. -
It's breaking up the happy home.

Mister can you tell me
where my love has gone?
. . .
Was it something I've said or done

That made him pack his bags
up and run? . . .
Mister can you tell me
where my love has gone?
He's a Japanese boy.
I woke up one morning
and my love was gone

Oh my Japanese boy.
Mister can you tell me
where my love has gone?


...................NGGAK-BERHENTI-JOGED-JOGED-SENDIRI

Teka-teki yang dijawab sendiri

Kalaukaumenyayangidankaudikhianatisampaiakhirnyakaumenangissendiri
dimalamharidankemudiansidiamenyadaridanmemintahadirkembali
maukahkaumemberikesempatankeduabaginyauntukhadirkembali
meskipunhatimusudahtaksepertidululagikarenalukaberkalikali
kalaupunkaumemberikesempatankeduakaliapakahini
karenakausebenarnyahanyatakutuntuksendiri?

Friday, August 08, 2008

Berbagi Suami .. Siapa Mau?

Ini tulisan lama ku juga .. setiap membaca ini .. yang muncul kok bukan dendam ... tapi semangat untuk dikuatkan ... aku posting lagi aaaah :)

Aku bukan kritikus film yang handal ... tapi setelah nonton film ini ... aku seperti terlempar ke masa lalu ...


Berbagi Suami


Film baru yang disutradarai Nia Dinata setelah film arisan. Film dengan tiga cerita yang berbeda dengan tiga pemeran utama perempuan yang menurutku mereka bermain bagus banget ! eits , ingat ... komentarku ini sangat personal ... abaikan saja bagian ini kalau anda memilih untuk lebih percaya kepada para kritikus film yang kolom kritiknya termuat dalam surat kabar .
Film ini dibintangi oleh Jajang C Noer, Shanty, dan Dominique.
Tiga Cerita dengan inti permasalah yang sama.
Poligami ...
Satu bagian cerita merupakan potongan dari masa kecilku sampai sekarang.
tidak percaya ? hemmm ... mari kita mengkilas balik. perhatikan baik-baik pohon silsilah ini :





Pak Haji (oleh : El Manik) ... dan Ayahku

Pak Haji , Berkata : "Salma .... Abang memilih untuk menikah lagi untuk menghindari Zinah ... lagi pun, pernahkah Salma merasa sayang abang berkurang untuk Salma?"

Yang berloncatan di otakku : " oh oh oh ... jadi satu argumen yang muncul pertama darimu untuk menikah lagi, adalah karena kelaminmu melonjak-lonjak karena tak puas lah kau dengan istrimu di ranjang ... dan ketika ada wanita lain dengan betis mulus warna putih susu dan senyum semanis madu ... atas nama menghindari zina dan atas nama menghindari tempat bernama pelacuran.. untuk menidurkan kelaminmu berhenti melonjak-lonjak ... kau nikahi ia?! ... lelaki memang terkenal dengan pola pikirnya yang sangat linear ..."

yang berloncatan di otakku kembali : "baiklah, lonjakan kelaminmu mereda ... dan akhirnya pun kau jatuh sayang kepadanya ... padanya dan Salma --istri pertamamu-- ... sampai di titik ini pun kutak tau ... mungkinkah hati seorang lelaki itu seperti deretan Rumah Sederhana tipe 36 dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu merangkap ruang keluarga, satu dapur kecil, dan satu kamar mandi ? ... sama rata dan sama besar ... satu perasaanmu untuk satu wanita dan sang wanita mendapatkan satu blok rumah dalam deretan komplek rumah sederhana tipe 36 di hatimu ... sementara itu, ada banyak blok rumah yang kosong yang nanti pun kau bisa isi dengan wanita yang lain dengan perasaan yang sama dan perabotan yang sama ................................ kalau ternyata deret rumah itu penuh pun... jangan kuatir, nikmati saja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga yang kompetitif hingga kau bisa bangun kembali deret rumah sederhana tipe 36 yang baru...................................................... sungguh ku tak tahu kalau hati lelaki itu penuh sekat-sekat sedemikian"

Kembali lagi ada hal yang berloncatan di otakku : " Yaaah --menghela napas-- Pak Haji ... bagaimanapun aku masih anggap kau lelaki ... lelaki yang benar-benar lelaki, berani menatap yang disayangnya dan mengatakan hal sedemikian ... tahukah kau ? Ayahku dulu pernah menghilang begitu saja tanpa pesan mulai aku kelas 3 SD sampai ku kelas 6 SD ... tanpa pesan ... dan tiba-tiba dia datang kembali ke kehidupan kami"

Ayahku

"Agus ... main aja kamu kerjaannya .. belajar!"

--aku menatap nanar ke lelaki itu, aku seperti menatap satu orang pejabat VOC yang memaksa kaum inlander menanam pohon jarak secara paksa ... aku disuruh menanam pohon jarak--

"Kamu nih boros banget sih ... beli-beli kaset ... mending uangnya ditabung"

--aku menatap nanar ke lelaki itu, melarang ini melarang itu ... sejak kau menghilang, kupikir kau juga sudah melepaskan hakmu untuk menentukan apa yang baik dan yang buruk untukku-

"Cari uang itu susah .. jangan boros"

--aku menatap nanar ke lelaki itu... aku tau kok cari uang itu susah ... adakah kau bersama kami ketika jualan gorengan ibu hampir setengahnya tak laku terjual dan kami makan nasi dengan lauk bakwan gorengan ibu seharian ? ... adakah kau bersama kami ketika aku dan aan memetik pucuk daun singkong untuk dibuat sayur demi menghemat uang sampai akhir minggu ? ... adakah kau bersama kami ketika untuk menikmati ikan asin japuh pun kami harus berhutang dulu ke warung sebelah ? ... kau bilang cari uang itu susah ?! ... kau terlambat mengatakannya ... kubelajar itu ketika kau tak ada--

"Jadi anak laki jangan cengeng ... anak lelaki harus kuat !"

--iya, dibanding adikku .. aku lebih gampang menangis ... anak ayam peliharaanku mati, aku menangis ... liat film ratapan anak tiri, aku menangis ... ketika engkau pergi pun aku menangis ... aku bingung dengan yang kau maksud jadi laki-laki harus kuat jangan cengeng ... badanku sekelingking saja... aku ndak pernah menang kalau berantem... jadi kalau menangis, berarti aku bukan laki-laki yang kuat menurutmu ? baiklah, jangan kuatir ... aku menangis untukmu hanya satu kali ... setelah itu air mataku membatu ... berarti aku kuat dong !? ... aku menangis untuk hal-hal lain ... tapi tidak untukmu pastinya.

Aku menangis ketika ku tahu ibuku harus ngutang supaya kami bisa sarapan ... aku menangis ketika ku tahu kami bertiga --ibu, aku, adikku-- harus mengontrak sebuah rumah petak tanpa sekat kamar dengan tetangga seorang wanita malam dan sepasang junkie tanpa pekerjaan yang tetap yang pada akhirnya radio kesayangan kami pun mereka curi setelah tiga bulan kami tinggal di situ ...

Aku menangis ketika tangan halus ibuku berangsur-angsur jadi kapalan karena tidak ada pompa dan harus menimba dengan kerekan tali timba dan karenanya tangan halus ibuku berkurang sensitivitasnya untuk memetik dawai gitar, padahal ibuku main gitar dan kami bernyanyi adalah obat pelipur duka lara kala kami semua sedang mengusir rasa ingin menangis...

"Kamu nih kalo dikasih tau pasti njawab ! keras kepala banget sih ? kamu benci ya sama aku ?!"

kebencian itu sudah hilang ... sudah hilang benciku begitu kau melangkah keluar dari kehidupan kami bertiga ... hilang benciku, hilang pula sayangku ...

Kebencian itu berubah menjadi terima kasih ...

terima kasih,

karena kau pergi ..... aku menjadi kuat ... aku menjadi kuat lebih dari yang kau bayangkan

karena kau pergi ... aku mendapat kesempatan untuk mengecap benar apa itu rasa pahit ... getirnya melebihi rasa obat dalam kapsul yang telanjur pecah di ujung kerongkongan ... karena aku sudah mengecap benar apa itu rasa pahit .... maka aku tau benar apa itu rasa manis. Kalau kau tak pergi ... belum tentu aku mensyukuri dengan sebenar apa itu rasa manis ...

karena kau pergi ... tak mudahlah aku merasa disakiti ... kau pergi seperti layaknya garam yang terbatur di parut luka yang masih basah ... apakah yang lebih sakit dari itu ? kupikir tidak ada ... jadi, jangan pernah membahas seperti apa rasa disakiti dengan ku ... aku jadi kebal seperti atraksi sang kuda lumping yang kebas tak bergeming ketika ia dicambuki.

karena kau pergi .... kau seperti menyalakan tungku si pandai besi ... dan kami --aku, ibu, adik-- adalah besi yang dicelupkan kedalam tungku ... merah menyala dan berkali-kali dipukuli martil dan akhirnya berubah menjadi pedang tajam tak ada dua ... sekarang bara besi itu sudah mendingin ... pedangnya mampu mengiris apapun yang menghalangi jalannya.

terima kasih karena kau pernah sempat pergi dari kehidupan kami

ketika kau datang, hilanglah maknamu untukku.

Indri, Istri Kedua (Oleh :Nungki Kusumastuti) dan ..........Sofiatun

Indri (Nungki Kusumastuti) : "Saya juga ndak mau ada di kondisi seperti ini kok"

Yang berloncatan di otakku : "iya ... aku sangat menyadari cinta itu buta ... tapi tidak manusianya ...

"Kenalkan ini .. namanyaMbak Sofiatun !"

--Bapak, jadi ini yang membuatmu menghilang dari kami lebih dari dua tahun ? cantik ... badannya wangi ... Ibu kalah wangi dibanding wanita ini ... pasti tangannya tak pernah merasakan tergores parutan kelapa untuk diperas santannya untuk dibuat putu mayang dan dijual ... pasti dari mulutnya tak pernah terucap : "Bu, ngutang dulu ya ... nanti akhir bulan dibayar deh!" ketika dia menyuruh anaknya pergi ke warung membeli telur setengah kilo ... ku yakin pula dari tubuhnya tidak meruap aroma terik matahari seperti ketika ibuku mengantar kami berjalan kaki 20 menit menuju sekolah saat kami harus masuk siang dan tak ada uang untuk naik angkot ... tapi aku lebih nyaman memeluk Ibuku dengan aroma terik matahari meruap dari tubuhnya--

"Saya sayang sama bapakmu.."

--Baguslah ... menghilang satu rasa sayang ... datang rasa sayang yang lain ... hilang dariku ... datang darimu ... kupikir keseimbangan itu akan tetap terjaga .............. dalam bentuk yang paling aneh sekalipun--

"Aku juga nggak mau dianggap sebagai ibumu... jangan benci aku karena aku sayang sama bapakmu"

--aku juga tak pernah menganggap aku punya dua ibu ... ibuku cuma satu ... dan akan sebegitu sampai akhirnya ... aku juga tak benci ... ehmmm , baiklah-baiklah ... awalnya kubenci kau ... sesederhana pemikiran seorang bocah SD ... tapi itu cuma sebentar ... aku terlalu sibuk dengan kegiatan menambal bocor disana-sini ... hatiku bocor dan aku sibuk menambalnya ... kuabaikan saja kehadiranmu ...

aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ..... hati adikku bocor dan aku sibuk menambalnya .... kuabaikan saja kehadiranmu

aku terlalu sibuk membantu menambal bocor disana-sini ... hati ibuku bocor dan aku sibuk menambalnya... kuabaikan saja kehadiranmu

penjelmaan dirimu untuk ayahku adalah manifestasi rasa sayangku yang hilang ... jangan kau tanya apakah aku masih punya rasa itu untuk ayahku ..... karena kupikir .......... yaaaah hilang dariku .. datang darimu

maknai saja eksistensi masing-masing seperti irisan di dua buah lingkaran ... porsi kita sedikit ... dan jangan ganggu bagian yang tak bertumbukan dalam kehidupan kita.

Ima, Istri Ketiga (Oleh : Atiqah) .... dan Anita

aku memandang nanar ke arah inkubator ...

ada bayi merah didalamnya

jadi ini anaknya ?

jadi ini adikku ?

o.. o... o umurnya baru 23 tahun

pantas jadi adikku

tidak, tidak jadi adikku ... karena ia adalah istri ayahku

tidak , aku tidak marah padamu

kecewa ? buat apa kecewa

terlalu banyak kejutan dalam hidupku

kejutan yang ini tak seberapa

Sarjana Arsitektur Undip ...

pintar ...

satu nasehat untukmu, wahai istri ketiga ayahku ...

jangan jadi ibu rumah tangga diam di rumah

bekerjalah ...

gaji ayahku terbagi tiga ? .. susahlah kau mencukupi biaya susu formula anakmu setiap bulannya

Salma, Istri Pertama (Oleh : Jajang C Noer) .... dan Ibuku

"Jangan kau tanya kenapa ku masih mencintanya ..."

--aku tak pernah tau dalamnya hati wanita--

"Pada satu saat dia akan datang"

--seandainya bisa kudongkel dan kubuang harapanmu itu--

"Dia butuh bantuan kita"

--kemanakah gerangan ia ketika kubutuh bantuannya--

"Dia tetap sayang sama kita semua"

--sayangku pergi ketika dia pergi... tak kutak membenci .... aku terlalu lelah tuk membenci--

"Pada satu saat dia akan mengerti"

--adakah pada satu saat senja tak muncul di ufuk ... tapi menclok di loteng rumah kita?--

"Aku cinta padanya ..."

--sudah kubilang, aku tak mengerti kenapa perempuan demikian bisa mencinta ...--

Nadim (Oleh: Winky Wiryawan) ... dan aku

benci ?

tidak

sayang ?

apakah sayang itu ? ... tak mengerti aku dengan yang ini ... sayangkah ku dengannya ?.... kalau ku sedih ketika ia pergi ... bahkan ketika kumarah dengannya ... bahkan ketika kukecewa dengannya ... sayangkah ku dengannya ?

bersyukur kah ketika ia pergi ?

aku tak tau ... yang ku tau ... ketika dia pergi ... aku seperti meminum tonik obat kuat ....

jangan samakan aku dengan yang dulu

layar ditutup ................................................. dan film ini menetap di hatiku ......


Kenikmatan dan Rasa Bersalah Bersamaan ....

Ini tulisan lama ..yang aku pikir seru juga aku posting ulang di MP heheh .. dasar kau pemalas :)


Surat Seorang Penggemar Cilik Untuk Boney M:

Hai Kakak Maize Williams, Kakak Marcia Barret, Kakak Liz Mitchel, dan Mas Bobby Barret ....

Perkenalkan,
Nama Saya Agus Hariyo Purnomo...
di sini aku cuma mau berterima kasih karena kakak-kakak semua berhasil membuat masa kecil kami jadi berkurang sedih ...

tau nggak,
dulu ... kapan pun aku, Ibuku, dan Adikku sedang sedih pilu ... kami putar kaset kalian itu ... dan kami menandak-nandak jingkrak-jingkrak penuh keriaan melupakan duka lara sambil menikmati kilau kostum kalian yang super gonjreng ...

Kakak,
Ibuku sangat terobsesi untuk menjadi desainer kostum bagi kalian ... saking terobsesinya, percayalah kak ... semua kostum perlombaan nyanyi yang aku ikuti dari aku kelas TK nol besar sampai kelas 5 SD ... semua dibuat dan didedikasikan untuk kilauan memukau kostum kalian itu ...

untuk Mas Bobby Barret, berikut ini aku akan gambarkan betapa kostum kalian itu membuatku tampil berkilau di setiap kesempatan :

Maaf Mas Bobby kalo foto yang aku dapat di internet terlalu kecil ... tapi aku yakin mas ingat dengan kostum ini .... ini kami --aku , Ibu, dan Aan adikku-- lihat pertama kali di video klip "Daddy Cool" ... ooh bagaimana jejingkrakannya kami saat itu ...
Ibuku memang harus dimaafkan karena tak tahu malu ikut-ikutan kami menandak-nandak mengikuti liukan tubuh mas Bobby yang seperti cacing kepanasan itu ... tsk tsk tsk ... kostum berwarna putih tulang kesempitan ini ya Mas Bobby .. jadi inspirasi Ibuku untuk dijahit menjadi kostum lomba tujuh belas agustusan ketika aku kelas 2 SD ... dan aku tentu saja membuat Ibuku bangga dengan menjadi juara satu !! terima kasih ... salah satu penyebabnya mungkin karena kostum yang gonjreng ala Bobby Barret ...

Naaaah kalo yang ini Mas Bobby ... gaya rambut kribo di klip "Daddy Cool" sangat pantas untuk gaya rambut Ibuku yang juga kribo ambon manise ... dengan belahan pinggir menjulang ... Ibuku memakai gaya ini sampai aku kelas 1 SMP ... untungnya Ibuku sadar bahwa gaya rambut sebegitu kurang up to date dengan jaman dan dengan rela beliau mengganti tatanan rambutnya model kakak Maize williams seperti yang yang satu ini ... oh oh aku senang sekali dengan gaya yang satu ini ... Ibuku tampak sangat cantik .... mulutnya penuh .. senyumnya merekah .. plus dengan gaya dandanan oke ... gambarannya ? ... seperti ini :

duh duh duh .. Ibuku cantiiiik sekali dengan gaya rambut seperti itu ... Kakak Maizie Williams ... terima kasih sudah membawa angin segar di rumah kami ya ...

aku ingat gaya seronok kakak di video klip Ma Baker ... dengan belahan super tinggi sampai ke pangkal paha ... gaun putih penuh kilau mutiara imitasi ... topi bulu-bulu .. senyum yang sangat provokatif ...

duh, untung kakak Maizie tidak populer di jaman ini ... soalnya kalau dandanan kakak seperti itu sekarang ... kakak bakal di demo oleh FPI .... atau di jerat dengan RUU anti pornografi dan pornoaksi ....

dan tau nggak kak Maizie .. nama kakak dicatut dan ditiru oleh seorang penyanyi cilik bernama MAISSY PRAMAISELLA ... iiihhh !!!! nyebelin ! ... MAIZIE ... DICATUT JADI MAISSY ... dasar norak !!!

Kakak Liz Mitchel ... ingat dengan topi ini ?
iya betul .. kakak memakainya di video klip "Hooray Hooray" .... dan adikku dengan ajaibnya menemukan topi dengan bentuk yang sama percis di Pasar Anyar bogor seharga 2000 rupiah saja ... well, jumlah yang lumayan pada saat itu kak Liz ...
Oleh ibuku topi itu ditambah manik-manik warna warna dan berakibat kami enggan memakainya ... duh, seperti topi tukang sulap yang terinjak orang dan mengkeret pendek .... tapi Kakak Liz ... kaka liz cantik sekali memakainya ... salut !!


Mas Bobby .. dan kakak-kakak Boney M .... kostum kuning kenari ini aku juga punya lhooo ... Ibuku menjahitkannya .. hanya saja karena kuning kenari kurang gonjreng ... Ibuku memilih warna merah marun untuk bahannya ...

waktu itu aku pakai untuk operet tujuh belas agustusan dengan tema aladin dan lampu ajaib ... aku jadi aladinnya ... harusnya aladin terlihat sederhana dan agak lusuh karena dia miskin ...
tapi karena Ibuku .. Aladin jadi terlihat Glamour gemerlapan penuh manik manik ... hahahah sangat tidak nyambung ...

Kakak-kakak dari Boney M ... meskipun kalian tidak terkenal di Amerika ... dan teman-temanku pun jarang mengenal bagaimana dahsyatnya dirimu ...

tapi, dari hati yang paling dalam ... Aku, Ibuku , dan Adikku Aan mengucapkan terima kasih ... kalian semua penerang dalam gelap gulita .. pelipur hati gundah gulana karena lara ...

o iya , kak ... kalau kalian sudah baca surat ini .. jangan lupa kirimkan aku foto plus tanda tangan kalian ya .... aku sangat mengharapkan lho ... sebelumnya mohon maaf

sampai jumpa ,


salam ...
Agus Hariyo Purnomo

Wednesday, August 06, 2008

Saya Cuma Mau Bilang: "Saya setia menunggu..."

Sebelum saya punya komputer kompak si apple ... yang akhirnya jatuh cinta padanya ... menghamba padanya ... dan akhirnya tercuri ...

sebenarnya saya sudah punya lebih dulu komputer kompak bernama Mbakyu IBM ...

ketika saya menikahi si tante apple putih ...

saya abaikan Mbakyu IBM ... dan teronggok saja di lemari locker saya di kantor ... tak pernah dibelai lagi ... tak pernah di rawat ... tak pernah dibersihkan dari debu ...

sampai akhirnya si apple direnggut orang ...

Mbakyu IBM tak pernah dendam nampaknya...

si Mbakyu bilang:
"Sekarang kamu tau kan apa arti setia? ... saya tak pernah merajuk .. saya tak pernah mengeluh ... saya hanya menunggu kamu datang kembali dan saya yakin itu"

sekarang,
setiap saat jemari saya tak henti membelai mbakyu IBM ...

Duh biyuuuung .. aku ini nulis opo tho yooooooo

Dansa Dansi (Tarian Pengusir Hujan dan Duka Lara)

Si Mbah Dukun yang menjanjikan aku sesuatu terjadi senin kemarin ternyata ngibul ...

Aku sedih ...

Bukan sedih karena janji tak ditepati

Tapi sedih melihat kekecewaan karibku yang rela patungan untuk membayar "mahar" alias uang jasa si dukun itu ...

Toh, dari awal pun aku ndak percaya dengan yang begituan ...

Cuma sempat tertular semangat optimisme karib-karibku itu sih sebenarnya ...

Kawan, sabar ya .. kalo aku ada rejeki .. kuganti uang patungan kalian dengan mentraktir makan siang :) ...

eniveeeei ...

Sabtu malam minggu yang lalu

Saya berkumpul dengan karib-karib yang saya anggap ada di Ring 1 :) Uda Rinto, Neng Uli, Hendro, Dhany

Kepada mereka saya sering kali menyandarkan kepala kalau lagi lara ... halaaaah opo tho yo iki ...

berkumpullah kami di sebuah kedai kopi yang ternyata setiap malam minggu, komunitas dansa salsa, rumba, cha cha dan segala tari pergaulan macam itu berkumpul dan bersenang-senang ...

bersenang-senanglah kami dengan melihat mereka-mereka ini menguasai lantai dansa

di antara mereka saya melihat satu pasangan ...

Ibu paruh baya dengan anak laki-lakinya ...

berdansa mereka penuh suka ...

aaaaah saya membayangkan mereka itu adalah saya dan Ibu saya :)

sementara Uda Rinto, Uli, Hendro dan Dhany ada disamping saya ...

benak dan pikiran saya sudah tidak ada di situ ...

saya kangen sekali dansa dansi lagi dengan si mamih ..

diseling lagu-lagu latin yang perputar di sekeliling saya ...

Saya seperti mendengar kembali lagu-lagu yang membuat lantai dansa seperti pindah ke ruang tamu (sekaligus berfungsi ruang keluarga) sempit keluarga kami ...

Apanya Dong
Euis Darliah ... you rock baby girl!!! hahahaha ... dengan lagu ini saya dan Aan adikku belajar modifikasi terbaru joged rock disco bernama "Suharry's Dance" hahahaha ... Suharry itu nama Ibuku ... di lemari Ibu saya ada 3 buah kacamata hitam ... dan benda itu tidak pernah alpa bertengger di hidung kami bertiga sewaktu Mbak Euis berteriak pada kami ....
Oh iya, ada pada satu waktu kami pindah rumah dan ada halaman kecil di belakang, bertembok jadi orang-orang ndak bisa liat... ujan-ujanan kami bertiga berjoged kayak orang kesurupan sambil mengeraskan volume Telesonic Radio Tape kami ... aku ingat waktu itu kami baru saja bersedih karena Blondy anjing kami mati ditabrak angkot... jadi untuk mengusir sedih, kami menari tarian perpisahan untuk si Blondy kala itu hahahaha
Aaaaah ... pada satu saat satu waktu ... kalau saya punya anak nanti ... saya mau ajari dia the famous Suharry's Dance! biar dia tau... neneknya dulu punya tubuh seliat Britney Spears... dan seseksi Dewi Persik hahahahahaahah

Brown Girl In The Ring
Sembah Sujud takzim aku sama Mas-mas dan Mbak-mbak yang tergabung dalam grup Boney M! ... coba KLIK DISINI : http://manislegit.blogspot.com/2006/01/my-number-one-guilty-pleasure.html
saya pernah detil kenapa kami semua sangat suka dengan mereka .. enough said .. baca aja tulisan saya di link itu :)

Mobil Tua
Koes Plus ... entah kenapa kami selalu tertawa dengar lagu ini ... di ruang karaoke jarang pula ada lagu ini ... padahal ini mengingatkan pada mobil pertama yang pernah kami punya ... hard top Toyota 80 ... mogooooook terus ... tapi dasar berjodoh ... mobil ini tak pernah laku terjual hahahaha .... lagu ini selalu jadi opsi terakhir dari dua lagu teratas kalau kami pengin jingkrak-jingkrak ndak karuan bertiga ...

Aaaaaaaah selesainya saya menulis ini .... saya kepengin sekali pulang ... dan menari bersama dengan Ibu dan adik saya ...

aku kangen kalian ....