Thursday, October 30, 2008

Pergi ...

Ketika tangismu tak kupahami ...

Dan senyumku buatmu bagai duri ...

Lebih baik kuberanjak pergi ...

Karib Lama Tak Pernah Dilupa

Beberapa hari kemarin saya disambangi karib lama yang baru saja pulang dari Malaysia dan mendapat gelar Magister Managemen di sebuah Universitas terkemuka di Malaysia ...

Erwin Simponi, namanya ...

Karib sama-sama ketika merintis karir di Jakarta di sebuah rumah produksi --yang katanya-- multinasional dan teruji sudah mengeluarkan program-program televisi bergengsi macam "Idola Indonesia"

Kami sama-sama merangkak dari bawah ...

Mulai dari menelpon kontestan ..

Belanja logistik syuting ...

bemper depan dimarah-marahin kontestan ...

sampai jadi fashion stylist dadakan untuk kontestan, macam begini:

"Mas ... jangan pake kotak-kotak kecil ... soalnya nanti flicker ya di kamera"

"Flicker apaan sih mas?"

"???????? .. aduh bentar ya aku tanya sama seniorku ............ aku baru 2 minggu nih kerja di sini mas heheheheh"

--ngeloyor dot com--

Sampai akhirnya kami memutuskan sudah waktunya keluar dari sebuah tempat kerja yang akhirnya selepas dari sana, kami anggap tempat itu adalah sekolah candradimuka bagi kami ...

tempat itu sudah memberikan kami pondasi yang kuat untuk melompat lebih jauh dan melihat dunia ...

seperti ini foto-foto ini misalnya :
Naaah ... ini jaman aku jadi contestant coordinator ... pekerjaan seru! pertama kali ketemu artis-artis aku bener-bener kayak anak pinggiran yang deg-degan dan melihat artis-artis itu kayak makhluk asing hahahaha ... keringet dingin waktu kasih mereka briefing! norak ... Erwin Simponi juga pernah menjadi bagian dari tim ini


Bwahahahah aku selalu geli ketawa sendiri kalau liat foto ini ... jaman rekoso (idup sulit) ... jadi question coordinator .. tiap hari kerjaannya bikin soal !

Aaaah .... Wowo (sekarang ibu rumah tangga merangkap freelancer) ... Yosi (sekarang producer TV Program) .... Mamah Rika (Sekarang Operational Manager di sebuah rumah produksi kondang) .. Miund (Penulis kondang yang blog-nya di gilai oleh sejuta umat) ... dan saya ... aku kangen kerja bareng dengan mereka-mereka ini ... mereka memperkaya batin saya ketika itu ... dan sampai sekarang ...

Bagaimana dengan Erwin Simponi ???

Aaaaah ... dia juga satu orang yang sudah memberi banyak warna dalam kehidupan saya ...

saya pernah menulis beberapa kisah hidup dengannya ... saya daftar jalan pintas situsnya ya:

Klik yang ini : http://manislegit.blogspot.com/2007/03/foto-sesi.html

Klik yang ini: http://manislegit.multiply.com/journal/item/105/Beken_euy_...

Klik yang ini : http://manislegit.blogspot.com/2007/03/pengakuan-dosa.html

Atau kunjungi situs pribadinya di sini: http://putarbalik.blogspot.com/

Aku mau bikin temu janji dengannya akhir pekan ini ...


Saya Rindu Padanya ...

Pagi ini saya mencari beberapa gambar untuk visual reference sebuah project kantor ...

Diantara begitu banyak gambar saya lihat, tiba-tiba tertubruk dengan gambar ini ...

Saya inget Bapak ...

Hubungan kami lebih gila loncatannya dari naik turunnya roller coaster ...

Mungkin lebih banyak konfliknya dibanding momen dimana kami rukun selayaknya ...

Ada masa dimana kami berseberangan dan saling benci ...

Namun ditutup dengan rasa saling mengerti ...

Memaknai rasa bernama maaf dengan sebenar ...

Memandang gambar diatas ...

Rasa rindu sekali padanya ...

Saya rindu sekali ....


Pecundang ...

Saya bukan pecundang ...

menang atau kalah nggak masalah ...

pengalaman mengajarkan saya untuk terus mati-matian mengejar, mempertahankan apa yang saya yakini benar ...

dan saya sekarang sedang harap-harap cemas menunggu kabar baik ...

kalau yang saya tunggu ternyata membawa kabar baik...

air mata dan keringat terbayar lunas !!!!

kalaupun kabar yang ditunggu tak seperti di harap

toh, saya masih bisa berdiri dengan kepala tegak ...

karena saya semakin tahu...

siapa pun lawan saya kemarin ...

mereka tak mendapatkan apa yang saya juga mau dengan mudah ... sampe sekarat kurasa malah hahahahah ...

sungguh sangat berharap yang di mau kejadian ...

karena ini tak hanya tentang saya semata ...

ini tentang banyak karib yang juga punya mimpi yang sama ...

Gusti Allah ...

Saya ngebet !!!!





Tuesday, October 28, 2008

Ganyang!!!

Pagi ini, di depan cermin saya berkata:

Agus,

Fokus! Fokus! Fokus!

Satu orang yang bisa menolong kamu tak lain tak bukan adalah kamu sendiri!

Jangan lembek!

Kamu sudah ditempa dengan banyak pengalaman pahit.. dan itu bukan bertujuan untuk membuatmu payah!

kamu bukan baja... kamu TITANIUM! oh bukan ... kamu selayaknya Wolverine ... kamu ADAMANTIUM!!! kalau memang logam itu ada...

Jangan menyerah!

Jangan mau kalah!

kalau pun kalah...

Buat mereka mati-matian, berdarah-darah, kepayahan untuk membuatmu tersungkur !

kamu liat!

kamu kuat!

ok ... sekarang mandi ...

bersiap!

ganyaaaaaang!!!!


Saya Menulis ...

Masih sempat untuk berjalan-jalan di situs-situs yang selalu berhasil membuat saya selalu haus ... situs-situs yang membuat mata ini membelalak lebar untuk melahap semuanya supaya bisa dicerna si isi kepala ..

salah satunya di sini: www.dee-idea.blogspot.com ... Dewi Lestari pemiliknya. Ada salah satu artikel yang dia tulis dengan judul "A Night With Vikram" ...

dan saya setuju dengan semua yang ia dan Vikram utarakan ...

Saya suka menulis ... apa saja ... bahkan untuk hal yang saya rasa sepele sekali pun ...

Saya menulis selaku cara seorang juru foto selalu saja mengalami orgasme ketika melakukan ritual pembekuan momen dalam bahasa gambar ...

Saya menulis semata karena ingin memuaskan keinginan tahuan saya sendiri ...

mencari jawaban-jawaban dengan melakukan dialog-dialog internal dengan deretan huruf yang menjadi kata dan kalimat yang memiliki makna ...

memberikan ruang buat diri saya sendiri untuk mencuri kejernihan di kesesakan banyak hal yang dialami sehari-hari ...

ada banyak sekali tulisan-tulisan yang saya simpan sendiri ...

karena menurutku, yaaaa cuma saya seorang saja yang bisa memahaminya ...

kadang, saya suka sekali selintas pandang membaca kembali tulisan-tulisan yang saya buat di multiply .. dan suka berpikir :"Hidupku kok remeh.. renyah .. enteng banget ya! hahahah terlalu banyak haha hihi yang kok ya konyol sekali aku dengan pedenya membagi dengan orang lain"

Saya suka membanding-bandingkan tulisan di blog dengan tulisan yang saya simpan di buku besar warna coklat di rumah ...

hahahahaha bueeeeddaaaaa buaaaanggeeeet ...

di buku coklat itu, tulisannya lebih kelam :) lebih kayak dengan pemaknaan (at least menurut saya sendiri) ... dan saya seperti olahraga jiwa setiap saya kembali membacanya ... seperti bicara dengan belahan jiwa yang secara fisik menjelma dalam bentuk deret huruf, kata dan kalimat ...

Dulu,
saya seringkali pergi sendiri ... menikmati waktu berjalan, sendirian ...

dan sekarang, rindu sekali melakukan hal itu ...

saya sadar,

dibalik penampakan yang katanya orang sangat terbuka ... ramah .. gampang dekat dengan orang ...

saya sebenarnya orang yang tertutup sekali ...

katanya, saya seperti buku yang terbuka ... apa yang dihati muncul di muka ...

tapi saya suka tertawa dalam hati ...

"Situ nggak ngerti sini berarti!" hehehehe

aaaah, sekarang ...

ditengah pekerjaan

dan kurungan kubikal kantor ...

saya rindu pulang ke kost ...

untuk bertemu si buku coklat ...

rindu sekali hampir tak tertahan ...

pulang nggak ya ?

tapi belum beres kerjaan ...

pulang aja aaaaaah ...





Monday, October 27, 2008

Kecanduan...

Saya tidak bilang bahwa saya mencintai kantor dimana saya bekerja sekarang ...

Bukan, saya sih ndak cinta lah dengan kantor

lha wong, kasarnya nih ... besok, kalau kantor udah nggak butuh saya pun ... menendang seorang Agus Hariyo Purnomo semudah membalik telapak tangan

Tapi saya sedang bicara bahwa saya sangat mencintai apa yang saya kerjakan sekarang ...

Kemudian waktu seperti beranjak terlalu cepat ...

Saya suka jadi autis akut ketika bekerja ...

orang-orang terdekat sering protes kalau saya begini...

Dulu, ada yang bilang:

"Masa sih cuma nelp sebentar atau sms aja nggak sempet ... segitu sibuknya ya?"

Jawabannya bisa jadi nggak masuk akal untuk beberapa orang ... tapi memang kalau otak saya ini sudah sibuk bermain-main dan berlompatan sana sini ... kadang --seringkali-- saya terlupa untuk memberi porsi perhatian kepada siapapun yang sedang dekat di hati ...

sesedih yang terbilang, tapi sayangku ... maafkan, sementara waktu kehadiranmu tergantikan oleh consumer's insight ... big idea ... 360 degrees communication plan ... and creative expression ... hehehehe

Sekarang,

saya punya candu baru ...

saya sedang kecanduan untuk melahap berbagai macam artikel, buku, blogs dan media lain yang membahas mengenai marketing dan perencanaan keuangan hehehehe ...

Saya jadi pemuja baru seseorang bernama Seth Godin ... coba kau kunjungi www.sethgodin.typepad.com ...
aaaaah menyenangkan sekali mendapat banyak pencerahan-pencerahan wawasan semacam ini


membaca banyak artikel dan buku perencanaan keuangan membuat saya semakin melek investasi dan .................. semoga saja tidak berubah menjadi seseorang yang ..........................KIKIR hahahahahahahah

well, sebenarnya tulisan ini lebih kepada penjelasan yang sungguh dangkal mengenai kenapa belakangan ini saya seperti orang autis, sibuk sendiri ... heheheheh ...




Thursday, October 09, 2008

Senandung...

Lagu Melly Goeslaw di "Ada Apa Dengan Cinta" ..

--eheeeem, menghela napas untuk mulai bernyanyi--

"Kata orang lembuuurrr ituuuu indaaaaah...... tapiiii bagikuuuuu ini menyiiiikkkssaaaaaaa"

--selesai...--

beranjak kembali ke ruang editing, pukul 3 dini hari ....

Bersyukur ...

Tuhan, terima kasih ...

Sudah diberi adik semata wayang seperti Aan ...

Aan, Mas sayang sekali sama Aan


Melangkah

Sudah delapan tahun saya berjalan di jakarta ...

kadang berlari ...

tersandung ...

jongkok sebentar karena muntah ...

menengok kebelakang

aah sudah jauh sekali

pengen digendong dulu untuk dua langkah ke depan boleh ?


Surat Terbuka Untuk Gusti Sing Paring Urip

Gusti Sing Paring Urip...

Beberapa hari ini saya seperti hidup dalam mimpi ...

Gusti Sing Paring Urip sepertinya sedang mengajak bercanda ... tapi nyuwun sewu lho Gusti, menurut saya kok bercandanya kali ini kok yoo rada keterlaluan ...

Sangking keterlaluannya menurut saya ... kok yoo saya merasa diabaikan ..eh, bukan diabaikan .. tapi ditinggalkan sendiri tak berketentuan... duh, apa ya kata yang mewakili rasa yang ada di dalam sini (menunjuk dalam dada)... saya bingung.

Dari dulu sampai sekarang,

Saya sering merasa bahwa Gusti selalu berbicara dalam banyak isyarat dan menantang saya untuk peka terhadap setiap pertanda. Saya boleh kan bangga terhadap diri sendiri? iya, saya bangga sekali bahwa sepertinya pertanda dari Gusti Sing Paring Urip menurutku selalu bisa terjemahkan dengan baik dan benar ...

dan hidup saya sepertinya berlanjut dengan kesesuian apa yang dimaui Gusti Allah ...

pahit getir itu kan terjemahan manusia terhadap egonya sendiri ...

dan saya yakin rasa getir itu datang dari manusia ... bukan dari Sampeyan ... astaga! saya menyebut Gusti Sing Paring Urip dengan sebutan "sampeyan" selaku cara saya sedang berbicara dengan karib saya di kantor ... maafkan ... tapi sepertinya memberikan medium Gusti Allah selaku cara sosok yang ada tepat di depan muka saya membuat saya lebih lancar menulis surat terbuka ini

Tumbukan kejadian beberapa hari belakangan ini menimbulkan percakapan bernas antara saya dan adik saya Aan...

Mari saya beri nukilannya:

Saya
"Kita itu sebenarnya salah apa tho? ... saya selalu percaya efek domino ... satu hal menjadi sebab kejadian berikutnya ... kalau memang demikian .. yang terjadi sekarang pasti karena kita melakukan hal lain sebelumnya.... di kondisi sekarang, saya merasa sudah melakukan kesalahan yang sungguh teramat fatal!"

Aan
"Waktunya bukan sekarang untuk merenung mas ... waktunya sekarang untuk melakukan hal yang harus dilakukan .. mungkin ada baiknya ndak perlu berpikir ... tapi terabas saja, lakukan saja... berjalan saja dengan iman"

Saya
"Iman .. apakah iman itu? apakah iman itu seperti tongkat buat si buta? .... konsep iman di titik sekarang ini sungguh membuat saya meragu... banyak!"

Aan
"Sudah, lakukan saja ... waktu untuk merenung adalah waktu yang kita belum mampu untuk dibeli pada saat ini"

Saya
"Saya boleh menangis sekarang?"

Aan
"Boleh... kamu mau saya peluk?"

Saya
"Mau sekali ... saya kedinginan!"


Begitu Gusti Allah .. Aan bilang sekarang waktunya untuk melakukan hal-hal yang perlu dilakukan meskipun sedang dalam kondisi penuh kegamangan!

Ya ya ya ... baiklah ... saya akan melakukan apa yang harus dilakukan apa pun itu ...

cuma satu hal yang saya minta ...

Gusti Sing Paring Urip ..... PELUK SAYA DONG!



Sunday, September 14, 2008

Bangga dan Fakta 10

Pagi ini saya sedih sekali ....

Jack, bulldog kesayangan saya di Semarang sudah meninggal dunia ...

saya menangis tadi pagi ...

mudik kali saya tidak bisa merasakan kehangatan tubuhnya setiap kali dia nempel terus di kaki saya dan tak mau beranjak pergi seakan tahu bahwa momen-momen dia gelendotan dengan tuannya yang satu ini adalah momen yang jarang sekali dia temui ...

mudik kali ini saya tidak bisa melihat lagi bagaimana matanya berkaca-kaca setiap saya keluar rumah ... sedih nampaknya si tuan meninggalkan dia

dan sekarang saya di tinggalkan si Jack ... hics hics ...

anyway,

pagi ini setelah berpuas diri dengan bersedih-sedih

saya juga memikirkan banyak hal ..

antara lain...

Dua hal paling membanggakan yang saya rasakan sekarang :

  • Saya bisa bikin si Mamah bahagia... saya bangga sekali dengan apa yang sudah lakukan buatnya ... tentu, apa yang saya beri padanya ya ndak bisa dibandingkan dengan apa yang sudah si Mamah lakukan ...tapi at least, setiap saya ingat si Mamah ... saya merasa sudah berhasil menjadi anak yang berbakti heheheh
  • Saya punya kemampuan untuk MENERTAWAKAN DIRI SENDIRI ... terdengarnya sepele .. tapi susah lho heheheh ... saya berhasil mengubah hal-hal yang tidak menyenangkan yang terjadi pada saya menjadi sebuah lelucon hidup dan dari hal itu justru saya semangkin bisa bersemangat untuk menjalani segala hal di depan dengan optimisme yang kadang sukar sekali dinalar kok bisa ya saya bisa seoptimis itu

Friday, September 12, 2008

Aku Ingin Pulang ...

Saya kangen dengan bau kamar saya di Semarang

Saya kangen pagi-pagi, si Mamah sudah bikin babi kecap buat sarapan hahahaha

Saya kangen dengan si Jack, anjing bulldog saya yang katanya si Mamah udah buta sangking tuanya

Saya kangen nemenin si Mamah ke Pasar Peterongan mbeli Ikan Mangut (ikan asap khas Semarang) yang entah kenapa padahal ada pasar deket rumah.. tapi katanya Ikan Mangut di lapak langganannya di Pasar Peterongan itu paling dahsyat rasanya... "Lebih kerasa ASAPnya!" si Mamah bilang .. hahahahah konyol !

ada situs-situs pribadi yang selalu saya kunjungi atas nama mengenang memori manis pahit selama saya tinggal di Semarang

Kafe Tanjakan ... tempat favorit saya pacaran dulu hahaha ... tahun lalu saya ke Semarang, ndak sempat kesana ... masih ada ndak ya?

Nasi Ayam di depan Plasa Simpang Lima.... jaman saya masih nyanyi di kafe ... abis terima honor yang ndak seberapa tapi wajib disyukuri karena nyarinya halal dan menyenangkan ... saya selalu mampir ke situ buat makan lagi .... coba deh, nyanyi di panggung 2 jam aja ... dijamin ... kalori abis terbakar :) .. no wonder kawan kawan saya bilang saya ini MENGGEMBUNG dengan suksesnya sekarang hahahaha

Babi panggang di Suyudi ... yang sukses membuat saya dan si Mamah jadi seperti 2 OBELIX mendadak hahahah ... oh how i love the moment when i see a big smile on my mum's face ... air muka si Mamah BERCAHAYA setiap kami berdua punya waktu untuk melakukan apa saja berdua

KFC di daerah AKPOL (Akademi Kepolisian)... jaman si Aan keterima jadi Akabri ... tempat ini jadi tempat ngumpul saya, Aan dan Mamah setiap Aan punya waktu untuk pesiar keluar dari komplek pendidikan .... dada saya dan Mamah selalu sakit sangking melembung dengan maksimal karena rasa bangga padanya .... apapun ceritanya seputar kehidupannya menjalani pendidikan menjadi perwira Polisi ... selalu sukses membuat kami (saya dan Mamah) susah sekali menghapus senyum di wajah kami masing-masing

Aaaahhh .. semakin tak tahan untuk pulang ...






Thursday, September 11, 2008

KACAAAAAU!!!

Tak biasanya saya mempromosikan sebuat situs internet ....


TAPI YANG INI HARUS SAYA SEBARKAN!!!!!!

pergi ke:

WWW.NGUPINGJAKARTA.BLOGSPOT.COM

Huahahahahahahahahahahahahahahah .....


Wednesday, September 10, 2008

Gimana Dong ...

Kemarin menghabiskan waktu dengan karib lama ...

Mas Cing Cang Keling Manuk Cingkleng sama Mbak Cing Ciripit Tulang Bajing Kejepit

tiba-tiba topik pembicaraannya tentang kutipan-kutipan serial Ally Mcbeal ...

secara kami bertiga ini suka sekali dengan serial ini

ada satu kutipan:

"Gimana kalau ternyata kamu berujung dengan seseorang yang tidak kamu cinta tapi karena ia satu-satunya orang yang ada untukmu?"

Mas Cing Cang bilang Cinta itu bertumbuh dan bisa ditumbuhkan

Mbak Cing Ciripit Tulang Bajing Kejepit bilang dia tidak ada masalah .. karena di ujungnya sebenarnya rasa ditemani adalah yang lebih penting ....

kalau aku ...

aku ndak mau ... aku lebih baik sendiri daripada bersama orang yang tidak saya cinta sepenuh hati ...


Mau Marah (malah ketawa)

Si Mamah (katanya) lagi doyan film serial korea ...

beberapa malam kemarin suka secara ajaib nelp sambil sesenggukan nangis ... sambil melontarkan pertanyaan dan pernyataan ajaib, misal:

"Kamu udah makan belum?" (sambil menangis tersedu dan menelpon ketika jam menunjukkan jam dua belas dini hari... rupanya abis liat film korea yang memperlihatkan susahnya satu keluarga berjuang hidup mencari makan.. sigh)

"Kenapa ya kita ndak pernah jalan-jalan satu keluarga lagi kayak dulu?" (nada suara hampir mewek nangis mehek mehek .... ditelp jam 3 sore ketika buaaaanyyyaaak sekali kerjaan)

"Aku besok mau beli kimchi di gelael .. kayak apa sih rasanya?" (Oh .. NO !)

"di Mangga Dua ada jual kimono jepang2an gitu nggak .. kalo tidur pake kimono kayaknya tidur bisa lebih nyenyak!" (halaaaaaah duh biyuuuung)

........

setiap kali setiap saat si Mamah menelp ...

saya harus bawa cermin nampaknya

saya pengen tau ...

mimik muka saya ketika berpadu rasa marah tapi pengen ketawa itu gimana

hahahahahah


...............sigh ...................

Tuesday, September 09, 2008

Berteriak Gila

Satu hal yang bikin saya berteriak-teriak kegirangan seperti orang gila adalah:

SAYA MENEMUKAN SITUS PENULIS YANG SAYA KAGUMI ...

Mas Seno Gumira Ajidarma

aaaaaaah aku seperti ingin menangis terharu dan tertawa berbarengan kayak orang gila ....

kebanyakan saya sudah punya bukunya .. tapi menemukan situsnya seperti menemukan harta karun saja pagi ini ...

mari nikmati kawan disini, klik tulisan dibawah ini ya :

MAS SENO GUMIRA IDOLAKU ...


Monday, September 08, 2008

Piye tho ...

Kata anak-anak kantor belakangan ini saya jadi makin parah sifat PELUPA nya ... kayak kena amnesia ringan ... aduh ...

O iya .. belakangan ini pula saya semakin parah sifat RONI-nya .. alias robah-robah niat ndak karuan .. ini meminjam istilah neng tobil yang sering uring-uringan kalau saya sedang mendemonstrasikan perilaku ini ...

well, saya memang orang yang kalau berhubungan dengan KEINGINAN PRIBADI, suka sekali punya banyak pertimbangan dan KEBANYAKAN maunya.. akhirnya malah ndak jadi sama sekali ....jelek sih ... cuma ya itu, perilaku ini suka sulit ditahan ...

beli nggak ya ... ah nggak usah ah .. mending yang ini ...

jadiin nggak ya ... udah deh .. lain kali ... eh, tapi kalo nggak dijadiin sekarang .. sayang lho .. tapi ntar aja deh ...

dan berujung mundur teratur ....

sigh ....

masa untuk kepentingan sendiri malah jatuhnya kok begini sih ...

sigh ... tsk tsk tsk ...

(ngedumel pagi-pagi sambil mbayangin kayak apa sih rasanya whopper burger king)

Sunday, September 07, 2008

Psssssttt ...

Aku cuma mau bilang ...

Aku sadar aku ndak ganteng ........... tapi aku MENAWAN ....

Hadapilah kenyataan itu kawan ....



hehehehehe ....

Kadang yaaaa ...

Kadang,

Saya harus dengan keras berkata pada diri sendiri bahwa saya juga punya sesuatu yang bisa membanggakan ... ndak buat diri saya semata .. tapi juga untuk orang yang saya sayang ...

Aku ini dengan bodohnya seringkali pengen ditunjukkan bahwa orang yang saya sayang, bangga dengan eksistensi saya untuknya ...

sekonyol yang terbilang ...

tapi itu kenyataannya ...

aduh, efek mendung dan dingin pagi hari karena hujan memang suka bikin otak saya berlarian ndak karuan ...

minum kopi ah ...


Thursday, September 04, 2008

Merpati dan Coca Cola

Dua minggu yang lalu saya harus mengerjakan sebuah project event untuk satu klien besar kantor ...

Pada satu meeting pra produksi:

"Mas Agus ... minta tolong, ini permintaan dari Pak Mbul Gombal Gambul bahwa nanti untuk seremoni upacaranya melibatkan BURUNG-BURUNG MERPATI beterbangan kayak di acara-acara luar negri gitu lho mas ... bisa kan ya dimasukkan ke dalam materi acara"

Me
(heeeehh???? hari gini masih pake burung merpati segala ? MASIH JAMAN????? acara di luar negri yang mana ya ? dan TAHUN berapa?)

Me
"Gimana kalau diganti dengan kembang api siang ... ini kayaknya trend baru lho Bu ... kembang api ndak cuma bisa dinikmati malam hari ... tapi siang hari juga keliatan bagus"

"Aduh Mas ...ndak usah yang NEKO-NEKO deh ... MERPATI aja!"

Me
"Sendiko dawuh inggih Ibu ..."

dan mulailah tim produksi menyiapkan segala uba rampe untuk seremoni pembukaan event tersebut ...

lokasinya di Lapangan Panah Senayan

pagi-pagi keesokannya

semua orang sudah berkumpul

acara dimulai

dan sampailah ke bagian seremoni pembukaan

MC
"Baiklah ... untuk mengawali kegiatan ini .. silahken untuk Bapak Mbul Gombal Gambul membuka kegiatan ini dengan memotong pita dan melepas BURUNG MERPATI"

--kandang merpati muncul di atas panggung--

--Bapak Mbul Gombal Gambul memotong pita--

--penonton bertempik sorak--

--Bapak Mbul Gombal Gambul berjalan ke kandang merpati--

--kandang merpati dibuka--

DAN MERPATINYA MEMILIH UNTUK TIDAK TERBANG!

PARA MERPATI KEPARAT ITU MEMILIH UNTUK LANDAS DI LANTAI TEPAT DI DEPAN BAPAK MBUL GOMBAL GAMBUL

BEBERAPA PANITIA MENCOBA MENGUSIR PARA MERPATI DENGAN ASUMSI MEREKA AKAN TERBANG KETAKUTAN

MERPATI MEMILIH UNTUK (TETAP) TIDAK TERBANG

--penonton terdiam--

--penonton mulai tertawa layaknya nonton adegan dagelan srimulat--

PANITIA MENCOBA USAHA TERAKHIR DENGAN BERSIKAP HERI ALIAS HEBOH SENDIRI BERTEPUK TANGAN

dalam benak saya berkata:
"OH BUMI ..............TELANLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH AKUUUUU!!!!!"

TERNYATA PARA MERPATI STRESS!!!!

BERADA DALAM KANDANG SEMPIT DENGAN POPULASI YANG LUAR BIASA!!

PARA MERPATI MABOK

PARA MERPATI MOGOK

PARA PANITIA GONDOK!!!!!

HARI MELELAHKAN YANG HARUS DIBAYAR DENGAN LELUCUAN ALA SRIMULAT

SIGH ............


......................................................


Kemarin saya harus melakukan presentasi pitching untuk sebuah perusahaan besar yang berpotensi menjadi klien kantor ....

Saya sangat percaya diri dengan konsep yang akan dipresentasikan

Idenya segar ... creative expression-nya pun cihuy !!

ada dua brand yang harus direbut

Produk susu kemasan dan RTD (ready to drink) tea product alias teh kemasan

Presentasi I (produk susu kemasan) .... SUKSES!!

Break selama 15 menit ....

selama break ... melihat ke luar jendela ... aaaah sungguh panas terik sekali .... SATU GELAS COCA COLA PAKE ES sepertinya menyegarkan sekali ...

Presentasi II (Teh kemasan) .... dimulai ...

tugas saya untuk membuka presentasi

Me
"Baiklah Bapak-bapak yang terhormat ... untuk rencana komunikasi terpadu dari produk Bapak yaitu COCA COLA ini............................."

OH NOOOOOOOOOOO!!!!

SALAH MENYEBUT BRAND!!!!!!!!

I AM THINKING OUT LOUD!!!!

--BUMI ............TELANLAAAAAAAAAAAH AKKKKKKKKUUUUUUU!!!--

terdengar lengang sunyi

semuanya tak bergeming

buyar sudah konsentrasi

becandaan garing mulai dibagi ....

presentasi dimulai kembali

dengan sedikit grogi di sana sini

sigh ..........



Monday, September 01, 2008

Saya, Aan, dan Kanak-kanak

Kemarin saya berbincang dengan karib saya Indri ...

jaman dia kecil, Ibunya pernah bilang begini:

"Iya ... dulu .. Masmu itu waktu kecil kayak bule .. putiiih banget .. udah gitu lucu deh kalo rambutnya Mamah panjangin .. lebih menggemaskan ... beda kayak kamu, waktu kecil kamu tuh item terus kalo abis mandi dan dibedakin ... mukanya kayak KESEMEK!"

"Sebel nggak sih Gus dulu nyokap gue bilang begitu .. walaupun gue masih kecil, tapi kan gue punya perasaaan" --drama queen mode on-- .. demikian Indri berkata

hahahaha ...

saya jadi inget ...

dari dulu saya kecil sampai beranjak dewasa ... saya dan Aan adikku sering dibanding-bandingkan karena masing-masing punya banyak perbedaan layaknya bumi dan langit

  • Aan kulitnya putih susu ... saya item legam ala pengungsi Rwanda
  • Aan tinggi besar (tingginya 185 cm sekarang) ... saya rada kontet ..................................................sedikit bulet pula
  • Aan jago olahraga ... saya lebih suka dianggap jago makan hahahah
  • Saya perencana yang baik ... Aan eksekutor yang baik
  • Saya jago nyanyi ... Aan jago nggebuk drum
  • Saya perfeksionis ... Aan lebih easy going
Dulu saya justru lebih dikira sepupuan sama si Aan .. dibanding adik kakak ..

Ah, saya jadi rindu dengannya ...

........................

Indri terus bilang begini

"Jaman aku TK ... aku pernah menghentikan latihan menari untuk lomba 17 agustusan antar TK..."

gimana cara ? ...

iya, waktu Bu Guru bilang begini:

"Anak-anak .. latihannya berhenti dulu ya .... INDRINYA LAGI NGAMBEK!"

hahahahaha ...

aku juga pernah begitu ...

waktu latihan buat 17 agustusan juga ... Bu Guru bilang:

"Anak-anak ... Latihannya berhenti dulu ya ... AGUS NGAMBEK NGGAK KEBAGIAN BAJU GATOTKACA YANG WARNA ITEM"

hahahah .. drama queen dari kecil emang hahahaha

Ngimpi --Tanpa Basah--

Masa,

Tadi malem aku ngimpi berumah tangga ....

dan bagian yang paling heboh dan keingetan terus seharian ini adalah ketika saya berkata:

"Ayah pergi kerja dulu ya Bunda..."

pusing aku .....

Sunday, August 31, 2008

Perjalanan Hidup 12 (masih berjuang di kota besar)

Mau marah dulu sebelum melanjutkan cerita :

"Huuuh .. jangan mentang-mentang situ BULE bisa mentang-mentang sama sini !!! kamu cuma lebih jago ngomong enggris aja dibanding aku !!! tapi SINI LEBIH PINTER!!" (banting-banting barang mode on)

--menghela napas--

ok ok ... udah selesai ...

eh iya .. juga mau nulis satu keheranan dari fakta aneh seorang karib :

"Psssst ... dia ndak bisa tidur kalo lantainya tidak dialasi KARPET ... mau semewah apapun kamarnya .. kalo ndak ada karpet .. yuk dadah bay bay" hahahahahahahah .......

hemmm berlanjut menuliskan kembali perjuangan hidup ...

tengok-tengok kiri kanan dan sepertinya baru sampai sini kalo ndak salah

1997-2000
Perkuliahan dimulai ... awal-awal kuliah .. saya mindernya setengah mati ... teman-teman saya datang dari keluarga kelas menengah atas ...

saya kadang-kadang .. well, seringkali clueless dengan materi pembicaraannya .. maklum, sini bukan anak gaul .. jadi rada minder kalau mereka ngomong segala hal gaya hidup metropolitan ...

tapi saya ndak sendirian ternyata ... diantara segitu banyak teman ... ada dua orang yang perjuangannya pun ndak kalah kerasnya dibanding saya ... dan akhirnya mereka pindah kost dari daerah margonda depok ke kost-kostan Wisma Palm Kukusan Kelurahan ... bertambah ramai lah kost-kostan tempat jin pun malas untuk buang anak itu .... mari saya perkenalkan satu persatu

Iis July Arnowo
Anak Bali .. dari keluarga yang harus sangat bersusah payah untuk menyekolahkan anaknya di UI ... selalu kembang-kempis setiap pertengahan bulan karena kiriman bulanan yang AMAT SANGAT MINIM tapi tertolong karena selalu dipaketin sosis bali yang tahan semingguan dan baru digoreng kalau mau dimakan ... sangat kagum dengan kegigihan dan semangat kerja kerasnya yang ndak putus asa ... terakhir kali saya bertemu dengannya beberapa bulan yang lalu ... dia sudah jadi petinggi di TRANS TV tapi memutuskan untuk keluar dan punya usaha sendiri jasa konsultan produksi audio visual .... bangga rasanya dia sukses seperti itu sekarang ... ndak ada rasa iri ... Gusti Sing Paring Urip sudah mengganjar dia dengan kenikmatan setelah dia dinyatakan sukses melewati cobaan ... dia layak ada diposisinya sekarang ...

Dwi Sandi Navia
Kawanku dari Bandung ... SMU dia habiskan dengan tinggal di panti asuhan Vincentius Putra karena Ibunya jadi TKW di Jepang dan dia ndak mau tinggal sama Bapaknya yang kawin lagi ... Sandi bisa kuliah setelah dipaksa-paksa Ibunya untuk sekolah ... orangnya agak keras dan tak mudah menyerah .. tempaan hidup memang terbukti bikin pribadi seseorang jadi kuat .. Sandi ini sering jadi tumpahan curhat kalau aku ndak tahan menyimpan beban sendirian ... kepadanya saya suka minta semangat untuk dikuatkan ... nasehat-nasehatnya bikin saya bisa agak napas lebih lega ... sekarang dia kamerawan senior di TRANS 7 tapi sekarang memutuskan untuk jadi kamerawan profesional lepasan .. uangnya lebih banyak katanya .. setiap aku baca e-mailnya dan e-mail Iis .. rasa-rasanya aku juga bisa merasakan kebahagiaan mereka ...

Oh, bicara tentang Ibu Kus .. si Ibu baik hati dan penyelamat saya di pertama kali saya di Depok ... kebaikannya masih terus berlanjut ...

saya bilang padanya semua ...

dan Ibu Kus sering sekali minta saya jaga lapak rokok dan minuman di halte stasiun UI ..

setiap akhir pekan saya dikasih uang 50 ribu olehnya ... lumayannn ...

jadi, kalau ada waktu luang .. bisa dipastikan saya ada di halte stasiun UI ..

awal-awal saya sempat mau kalo anak-anak dari Bogor seangkatan turun dari kereta .. dan ngeliat aku ...

"Gus .. jualan disini?"

"Iya..." (sambil senyum malu-malu)

tapi lama-lama sebodo teuing lah ... mereka kan ndak ngasih aku 50 ribu di akhir pekan heheheheh


--dipanggil boss, bersambung--



Perjalanan Hidup 12 (masih berjuang di kota besar)

Mau marah dulu sebelum melanjutkan cerita :

"Huuuh .. jangan mentang-mentang situ BULE bisa mentang-mentang sama sini !!! kamu cuma lebih jago ngomong enggris aja dibanding aku !!! tapi SINI LEBIH PINTER!!" (banting-banting barang mode on)

--menghela napas--

ok ok ... udah selesai ...

eh iya .. juga mau nulis satu keheranan dari fakta aneh seorang karib :

"Psssst ... dia ndak bisa tidur kalo lantainya tidak dialasi KARPET ... mau semewah apapun kamarnya .. kalo ndak ada karpet .. yuk dadah bay bay" hahahahahahahah .......

hemmm berlanjut menuliskan kembali perjuangan hidup ...

tengok-tengok kiri kanan dan sepertinya baru sampai sini kalo ndak salah

1997-2000
Perkuliahan dimulai ... awal-awal kuliah .. saya mindernya setengah mati ... teman-teman saya datang dari keluarga kelas menengah atas ...

saya kadang-kadang .. well, seringkali clueless dengan materi pembicaraannya .. maklum, sini bukan anak gaul .. jadi rada minder kalau mereka ngomong segala hal gaya hidup metropolitan ...

tapi saya ndak sendirian ternyata ... diantara segitu banyak teman ... ada dua orang yang perjuangannya pun ndak kalah kerasnya dibanding saya ... dan akhirnya mereka pindah kost dari daerah margonda depok ke kost-kostan Wisma Palm Kukusan Kelurahan ... bertambah ramai lah kost-kostan tempat jin pun malas untuk buang anak itu .... mari saya perkenalkan satu persatu

Iis July Arnowo
Anak Bali .. dari keluarga yang harus sangat bersusah payah untuk menyekolahkan anaknya di UI ... selalu kembang-kempis setiap pertengahan bulan karena kiriman bulanan yang AMAT SANGAT MINIM tapi tertolong karena selalu dipaketin sosis bali yang tahan semingguan dan baru digoreng kalau mau dimakan ... sangat kagum dengan kegigihan dan semangat kerja kerasnya yang ndak putus asa ... terakhir kali saya bertemu dengannya beberapa bulan yang lalu ... dia sudah jadi petinggi di TRANS TV tapi memutuskan untuk keluar dan punya usaha sendiri jasa konsultan produksi audio visual .... bangga rasanya dia sukses seperti itu sekarang ... ndak ada rasa iri ... Gusti Sing Paring Urip sudah mengganjar dia dengan kenikmatan setelah dia dinyatakan sukses melewati cobaan ... dia layak ada diposisinya sekarang ...

Dwi Sandi Navia
Kawanku dari Bandung ... SMU dia habiskan dengan tinggal di panti asuhan Vincentius Putra karena Ibunya jadi TKW di Jepang dan dia ndak mau tinggal sama Bapaknya yang kawin lagi ... Sandi bisa kuliah setelah dipaksa-paksa Ibunya untuk sekolah ... orangnya agak keras dan tak mudah menyerah .. tempaan hidup memang terbukti bikin pribadi seseorang jadi kuat .. Sandi ini sering jadi tumpahan curhat kalau aku ndak tahan menyimpan beban sendirian ... kepadanya saya suka minta semangat untuk dikuatkan ... nasehat-nasehatnya bikin saya bisa agak napas lebih lega ... sekarang dia kamerawan senior di TRANS 7 tapi sekarang memutuskan untuk jadi kamerawan profesional lepasan .. uangnya lebih banyak katanya .. setiap aku baca e-mailnya dan e-mail Iis .. rasa-rasanya aku juga bisa merasakan kebahagiaan mereka ...

Oh, bicara tentang Ibu Kus .. si Ibu baik hati dan penyelamat saya di pertama kali saya di Depok ... kebaikannya masih terus berlanjut ...

saya bilang padanya semua ...

dan Ibu Kus sering sekali minta saya jaga lapak rokok dan minuman di halte stasiun UI ..

setiap akhir pekan saya dikasih uang 50 ribu olehnya ... lumayannn ...

jadi, kalau ada waktu luang .. bisa dipastikan saya ada di halte stasiun UI ..

awal-awal saya sempat mau kalo anak-anak dari Bogor seangkatan turun dari kereta .. dan ngeliat aku ...

"Gus .. jualan disini?"

"Iya..." (sambil senyum malu-malu)

tapi lama-lama sebodo teuing lah ... mereka kan ndak ngasih aku 50 ribu di akhir pekan heheheheh


--dipanggil boss, bersambung--



Saturday, August 30, 2008

Perjalanan Hidup 11 (Berjuang di Kota Besar ..)

Saya baru saja pulang dari liburan di Bali ...

sudah diniatkan bahwa selama disana, saya tidak akan menyentuh nyang namanya koneksi internet ... ndak nge-blog ... ndak cek bebi cek friendster... atau laman situs yang menyediakan jejaring pertemanan dunia maya ... nyang mana aja? bwehehehe ... RHS alias rwahasyiaaah (srimulat timbul mode on)

saya mau cerita dulu singkat apa yang saya lakukan di Bali ...

Lebih banyak sih cuma .... makan .... tidur di hotel ... makan... tidur di hotel dan makan lagi hahahah ...

ndak mau badung di sana ...

begitu nyampe di Jakarta .. kalo ketauan badung .. aku bisa-bisa berakhir di koper dan dibuang di Ragunan ...

eh tapi, sempat ke beberapa klub malam (salam satu malam saja) ...

kesannya sih gaya ... padahal antar klub ke klub malam yang lain jaraknya cuma selemparan kancut bayi doang ....

dan di klub-klub itu berasa jadi "Ratu Dunia" hahahahaha ....

saya berasa memiliki kulit paling indah di dunia .. berona warna madu bercampur almond mengkilap .. super sekseeeh ...

Di Bali saya lebih banyak ngelamun... bukan berarti pikiran kosong ...

justru otak saya terlalu sibuk bermain-main sampai akhirnya saya lebih sering membatalkan apa yang sudah direncanakan dan membiarkan isi kepala ini menuntun kegiatan apa lagi yang akan dilakukan ...

rencana tinggal rencana ... selebihnya spontanitas ... dan menurut saja kemana kaki ini pergi ...


eniveeeii ...

yuk, lanjut lagi berkendara dan melihat kiri kanan perjalanan hidup saya yang saya tulis dari jaman aku kecil sampai sekarang ...

sampai dimana ya ? saya perlu melihat lagi ke belakang sudah sampai mana yang tertulis ...

baiklah ...

saya ingat sekarang ...

periode 1997 -2000
Setelah bersyukur sekali mendapatkan rumah kost super murah ... di pinggiran Kukusan Kelurahan ... terkurung di tengah-tengah kebun pohon melinjo, pohon rambutan, pohon nangka .. dan pohon-pohon besar lainnya ... tidak heran kalau terdengar kabar kalau kost ini ndak laku karena tempatnya yang rada angker .. dan sepi kalau sudah malam ...

malam pertama saya dihibur dengan suara jangkrik ... dan sisanya sunyi ...

aku ndak punya radio, ndak punya tv ... jadi ya sama sekali ndak ada hiburan

terlebih lagi ... 5 orang penghuni kost yang lain aku sama sekali belum pernah melihat raut mukanya ...

25 kamar ... dan hanya satu lampu yang menyala ... yaitu kamarku ...

jangan ditanya ...

aku takut setengah mati sebenarnya ....

dasarnya memang penakut sih ...

tapi tekad memang bisa mengalahkan segalanya heheheheh

3 hari lagi menjelang ujian masuk DIII Komunikasi UI ...

buku-buku yang saya bawa tidak sekali pun saya lirik ...

setelah saya tahu bahwa yang ndaftar saja sudah 3000-an .. sementara kursi yang ada hanya sekitar 200-an katanya ...

saya membiarkan diri ini dituntun keyakinan bahwa Gusti Sing Paring Urip akan membelokkan takdir saya ke arah yang Ia mau ...

pikir egois saya : "Gusti Allah .. pergi ke Jakarta dengan kondisi sekarang saja sudah merupakan perjuangan sungguh berat nian .. ndak bermaksud mengeluh tapi sudah lah ... aku biarkan kali ini keajaibanMu berlaku"

3 hari menjelang ujian justru saya habiskan untuk .......................... menulis surat heheheh

sekonyol yang terbilang ...

walaupun saya bisa saja bertukar kabar dengan Mamah, Aan dan Opium dengan berkirim surat elektronik ...

tapi emosi yang keluar tak pernah sama nilainya dengan menulis surat ....

bilang aku kuno ... tapi memang begitulah yang saya rasakan ...

Saya menulis surat ke si Mamah .. sambil berurai air mata .. berlembar-lembar...

Saya menulis surat ke Opium ... yang ini berurai air mata juga karena saya rindu sekali padanya ....

benar saja ....

Gusti Allah memang pengin saya kuliah di Jakarta

saya lulus ...

perjuangan terus berlanjut ...





Wednesday, August 27, 2008

Perjalanan Hidup 10 (Masih mencoba bertahan hidup di Jakarta...)

Saya menulis ini menjelang tengah malam... karib saya yang bertubuh agak subur , si Tobil membawa saya ke sebuah tempat dimana mengabaikan tempatnya yang ndak terlalu cihuy tapi selalu saja berhasil membuat saya makan layaknya kesetanan sangking kelaperan ...

Saya makan malam di sebuah kedai makan di lantai 10 ... dengan pandangan mata dimanjakan pemandangan gedung-gedung bertingkat ... kondominium ... dan rumah-rumah petak penyeling bangunan-bangunan mewah yang saya sebut sebelumnya ...

proyek menulis nukilan-nukilan hidup saya harus terus dilanjutkan ...

saya serasa semakin terobsesi....

bangunan gedung-gedung mewah ... bertingkat .. memang bukan kali pertama saya lihat ..

tapi di benak saya ketika mengenang kali pertama saya berhadapan dengan gedung-gedung bertingkat di JAKARTA ...

--menerawang--

1997
di tulisan sebelumnya saya bercerita bagaimana susah nian akhirnya sampai juga di UI Salemba untuk daftar ulang dan bagaimana jatuh mental rasanya dengan segala hal yang sepertinya silih berganti ditabrakan oleh realita di depan muka ...

selepas siang itu ...

saya berdiri di depan UI Salemba dengan penuh rasa takut, bimbang, meragu dan cemas ...

apa yang harus saya lakukan sekarang ...

sudah pukul dua siang ... dan setelah ini saya belum tahu kemana hendak menuju ..

yang jelas, tempat berteduh selama kurang lebih 5 hari ke depan saya sudah harus temukan ..

tak mungkin rasanya harus menginap di hotel-hotel seputaran matraman, atau cikini ...

bukan hotel berbintang sih ku tau ..

tapi imaji bahwa saya harus menghabiskan 190 ribu rupiah semalamnya saja sudah cukup membuat bergidik ...

kartu atm bca di genggaman saya serasa berubah menjadi segepok uang tak seberapa untuk persediaan satu tahun ....

Ok, seleksi penerimaan akan dilaksanakan di balairung UI Depok ...

mustahil rasanya aku tidak menemukan satu kamar kost kosong untuk saya tinggali ...

naiklah ojek sampai stasiun cikini dan beranjaklah saya ke stasiun UI ...

di sana ...

serangan panik selanjutnya melanda ...

saya sudah seperti korban perampokan dengan metode hipnotis...

terlongong-longong macam orang bego saja saya di stasiun UI ...

pukul empat sore...

Gusti Sing Paring Urip memang punya rencana dan bagaimana Ia membuat nyata memang tak pernah bisa diduga ...

saat saya kebingungan ...

seorang Ibu menegur saya ...

Ibu penjual rokok ...

"Mau kemana dek?"

"Wah, Bu ... saya sendiri kalau ditanya mau kemana bingung jawabnya"

"Lho, emang tujuannya kemana .. ke siapa? ada sodara?"

"Ndak Bu ... saya jujur ndak tau mau kemana ... saya dari Semarang ... saya mau daftar kuliah di UI ... sekarang sih saya pengen cari kost-kostan buat tinggal ... Ibu tau ndak ada kamar kost yang kosong?"

"Duh dek ... kalo kost2an mah .. banyak disini .. emang adek mau nyari yang berapa sebulannya?"

--muka pias sambil mereka-reka biaya hidup--

"Ibu, saya punya kondisi keuangan yang sungguh memprihatinkan ... kalau memang ibu bisa membantu .. saya pengen dikasih unjuk kira-kira di daerah mana ya saya bisa dapat kost dengan harga dibawah 100 ribu per bulannya?"

--sang Ibu rada kaget dengan budget per bulan yang baru saja ku sebut--

"aduh dek .. itu mah rada susah ya .... yang Ibu tau sih di deket sini ada kost2an kosong... tapi itu juga kayaknya kalo nggak salah mah 250 ribu perbulan"

--semakin saya merasa sudah ditinggalkan sendirian tak ada yang menemani dan semakin panik hingga saya sudah tak bisa berkata apa-apa ... hanya diam dan bingung--

"Oh .. gitu ya Bu .. tapi bukan berarti ndak ada kan, kost2an dengan budget yang saya maksud?"

"Ada sih dek .. tapi udah telanjur sore .. susah atuh dek"

--aduh .... harus bagaimana ini--

"Adek ada sodara di Jakarta ?"

"Ndak ada Ibu ... saya beneran panik mau tinggal dimana saya ini"

............................................... sang Ibu terdiam sejenak .....lalu berkata ....

"Ya udah dek ... daripada nanti tidur di mesjid, barang adek ada yang hilang pas lagi tidur .... gimana kalau ADEK NGINEP AJA DI RUMAH IBU DULU .. BESOK PAGI SAYA TEMENIN NYARI KOST2AN?"

Gusti Sing Paring Urip ... matur nuwun sanget ... dan nyuwun ngapuro .. minta maaf kalau saya tadi berburuk sangka bahwa Kau meninggalkan aku .... ternyata ini sudah kau siapkan jalan nampaknya sekali lagi ...

dan terdamparlah saya di rumah Ibu Kus ... nama dari si Ibu yang baik hati itu ....

HARI PERTAMA MERANTAU KE JAKARTA ... SAYA HABISKAN MALAM DENGAN BERISTIRAHAT DI RUANG TAMU SATU KELUARGA YANG TIDAK SAYA PERNAH KENAL SEBELUMNYA ...

Jangan ditanya seperti apa rasanya hati ini ....

saya menangis tanpa suara ...

saya cuma bilang dalam hati:

"Duh Gusti Allah ... kok yooo koyo ngene mesthi aku le rekoso ... kok ya begini nelangsanya jalan hidupku ya... aku boleh ngeluh dong sama Gusti ... aku mesti berkeluh kesah dengan siapa lagi kalo ndak sama Gusti Allah ... rasa-rasanya aku pengin sekali kembali ke Semarang dan menyerah kalah .."

tapi sisi lain saya berkata

"Sudahlah ... hidupmu sudah melewati banyak cobaan .. susah sedih yang paling pahit pun sudah kau lewati ... yang ini juga, siap ndak siap ... harus siap untuk dijalani ... jangan berpikir yang neko-neko ..jalanin saja ... nikmati saja .. kalau sedih .. ya sudah, nikmati saja sedihnya .. tapi jangan surut mundur!"

saya akhirnya menyerah tidur setelah dengan susah payah menyemangati diri sendiri untuk TIDAK SURUT MUNDUR!

..........................................

Pagi keesokan harinya,

Saya dan Ibu Kus pergi ke daerah Kukusan Kelurahan ... dibelakang komplek UI ... Ibu Kus dengan rela ndak buka warungnya hari ini untuk menemani saya mencari kost2an dengan harga yang sepertinya ingin membuktikan bahwa HIL YANG MUSTAHAL bisa terjadi di Ibukota heheheh .....

seperjalanan .. tak habis pikirnya saya bahwa di Jakarta masih ada orang macam Ibu Kus ini yang tulus membantu dan keihklasannya terpancar di wajah ...

Seharian mencari kami tak menemukan kost2an dengan harga yang terbilang ....

sampai menjelang sore ... kami menemukan satu buah komplek kost2an yang lengaaaang sekali ....

20 kamar ...

dengan kondisi agak tak terawat ... dan letaknya ditengah-tengah kebun ... dilingkari pohon melinjo ... pohon jengkol dan rambutan ...

dari 20 kamar itu yang ditempati hanya 3 kamar saja .. sisanya kosong melompong ...

kabarnya .. karena berhantu ... komplek kost2an itu ndak laku ...

aaahh persetan dengan hantu ... kalau ternyata murah .. ku disini saja ...

dan benar ....................hanya 60 RIBU RUPIAH SAJA PER BULAN ....

langsung saya bayar ....

saya pamitan dengan Ibu Kus ...

hari itu juga saya putuskan untuk pindah ....

malam pertama ...

DI SEBUAH KAMAR, DENGAN DIPAN BERKASUR KAPUK TANPA SEPRAI ... SATU UNIT LEMARI DAN MEJA BELAJAR ...

lengang .. ndak ada radio atau televisi pembunuh sepi ...

membeli seprai saja rasanya kok susaaaah buanget ...

karena berhitung ....

akhirnya malam itu ...

KASUR KAPUK ITU DIALASI KAIN SARUNG dan saya tidur dengan bantal guling tak berbungkus ...

kalau ingat sekarang ... saya ndak habis pikir .... wah, saya kuat juga saya dicoba hidup prihatin semacam itu ....

--bersambung--