Thursday, January 29, 2009
Sensitip ??? test paaack kaleeee ....
Monday, January 26, 2009
Pesan untuk adikku yang cantik ...
kemarin, pada sebuah kedai kopi... Adikku yang cantik sedang bercerita bagaimana hatinya dihancurkan oleh seorang lelaki ...
tidak ada yang lebih menyesakkan hati ketika melihat seorang perempuan menangis ...
aaah Adikku yang cantik ... ini hanya pemikiranku saja ... jadi, ketika nanti para lelaki itu membaca tulisan ini ... penyangkalan dari mereka adalah satu keniscayaan
terkadang, kami ... para lelaki, tak pernah punya hati untuk mengakui bahwa sesungguhnya kami ini makhluk yang sangat lemah .... kami memang punya tugas menyuntikkan sang hidup ke dalam tubuh kalian.. tapi, ketika kalian memutuskan untuk menghentikan laju sang hidup... selesai lah semuanya ...
seringkali, kami ... para lelaki, juga sungguh tak memahami bagaimana cara kerja hati, rasa dan logika kami ini sungguh bisa dijajah habis-habisan oleh lonjakan alat kelamin macam tongkat pukulan kentongan itu ... sungguh, ajaib sekali si pukulan kentongan itu... naik turunnya bisa menggiring hati, rasa dan logika mengikuti kemauannya ....
ada satu nukilan lagu:
"Wanitaaa diiii jajaaaah priiiiaaaa sejak duluuuuuu ... dijadikaaaan perhiasan sangkaaar maduuuu ... namun ada kala priaaaaaa tak berdayaaaaa .. tekuk lutut di sudut kerling wanitaaaa"
kuberitahu satu hal, menurutku ... lagu itu bukti penyangkalan untuk mengakui kenyataan bahwa kalian, para perempuan adalah makhluk yang kuat ...
ambang rasa sakit kalian jauuuh lebih besar dari kami...
cobalah suruh kami-kami ini untuk meregang kulit dan menariknya kuat-kuat sampai meretas sempurna ... kemudian sang kulit berpisah dari sang daging ... seperti kalian dengan rela mengabaikan bius ketika vaginamu tergunting saat mengeluarkan sang hidup .... niscaya, kami sudah pingsan-pingsan jauh sebelum sang kulit tercabik.
Jadi, Adikku yang cantik ... mari sini, mas peluk ya ... cup cup Adikku.... tak perlu menangis untuk insan lemah yang sudah membuatmu hancur hati ...
Saturday, January 24, 2009
My Very First Disco Party !!!!
Akhirnya libur a-g-a-k panjang ini bisa pulang ke rumah ...
setelah kemarin salah duga... kupikir, ndak banyak orang yang memutuskan untuk pulang kampung...toh ini kan imlek ... berapa banyak sih orang yang merayakan imlek dan harus pulang ke kampung ...
ternyata salah,
begitu sampai di Jatinegara ... tiket kereta argo sudah habis ...
tiket kereta senja bisnis ke Semarang hanya menyisakan tiket berdiri ... huh, satu konsep yang aneh ... "tiket berdiri" ... membiarkan seseorang berdiri selama perjalanan antar kota antar propinsi selama kurang lebih delapan jam bukan kah sesuatu yang menggelikan ?
akhirnya, dapet tiket kereta pulang di sabtu pagi ... argo kamandanu jam 10 siang ...
kepulangan saya selain bertemu kangen dengan Ibu .. juga ingin berziarah ke Magelang ... Eyang Putri saya dari pihak Bapak meninggal dunia ... jadi saya akan menyempatkan pergi ke Magelang.
eniveeeeiiii,
kepulangan saya disambut suka cita tidak hanya oleh orang rumah ... tapi juga karib-karib lama semasa saya tinggal di Semarang... Phillip dan Sebastian :)
partner in crime untuk segala perbuatan anonoh hahahaha
dan malam itu, kami pergi ke sebuah klub malam .. untuk menjajah lantai dansa ... tsaaaah......hahahahhh !!!! cihuy cing! oke lah yaaaauuuw ! kagak ada memble-memble ... malam itu cuma kece cing!
saya selalu suka lantai dansa
apa lagi kalau berdirinya persis di depan pengeras suara super besar hahahaha
bukan, ini ndak ada kaitannya dengan pil-pil yang mahal naujubileeeeh itu ...
semata karena sangat menikmati sensasi tubuh saya bergetar karena dentaman bass yang keluar dari benda itu ...
geli-geli gimana gituh hahahahahah ...
dan kebetulan, malam itu DJ Winki jadi komandan lantai dansa
wuiiih mantep rek !!!!
Saya selalu suka lantai dansa ...
bahkan dari saya masih kecil hahahah
tidak percaya?
begini,
Dulu, setiap sabtu dan minggu kami selalu pergi tamasya ke toko buku atau toko kaset
jangan tanya darimana si Mamah punya uang untuk mengajak kami kesana ... somehow, she always manage it ...
ekstrimnya, kami waktu itu rela-rela saja untuk makan nasi berlauk garam daripada harus kehilangan momen masa kecil kami pergi ke dua tempat disebut di atas ...
tapi selihai-lihai si Mamah berusaha mengakali, ada satu saat dimana kami harus ikhlas melepaskan saat menyenangkan akhir pekan dan harus tinggal di rumah, tak pergi kemana-mana ...
Ketika itu ....
Menjelang jam tujuh malam, Si Mamah mengeluarkan kain-kain di lemari ... memotong-motong lilin dan memasukkan ke dalam gelas...
Kemudian kami diajaknya menghias ruang tamu-yang berfungsi sebagai ruang makan-ruang belajar-ruang nonton tv sekaligus heheheh .... kursi kami tutupi dengan kain-kain sarung ... mengikat membentangkan kain warna warni di sana sini ... menyalakan lilin dalam gelas dan menyebarkan ke seluruh ruangan dan mematikan lampu
dan GONGnya adalah ...
kami disuruh berpakaian SE-ANEH yang kami bisa dengan pakaian yang ada ...
aku atasan pake beskap yang biasa aku pake kalo hari kartini-an .. bawahnya celana ungu hahahahah
adikku pakai jaket si Mamah .. celana pendek dan sepatu keds
Si Mamah dengan celana bell bottom dan blus yang sungguh ajaib ...
playlist favorit:
1. Apanya Dong - Euis Darliah
2. Funky Town - Lips Inc
3. Daddy Cool - Boney M
4. Japanese Boy - ANEKA
5. Hot Stuff - Donna Summer
dan beberapa lagu si Mamah yang aku lupa judulnya
dan kami bertiga menari-nari kayak orang gila ...
Menandak sampai kami kehabisan nafas
tertawa sampai puas ...
mungkin ini lah kenapa sampai sekarang saya selalu cinta dengan lantai dansa ...
Tuesday, January 20, 2009
Es Limun, Sepatu Bata dan Bahagia ....
Saya jadi ingat bagaimana Si Mamah mengajarkan kami anak-anaknya tentang apa itu bahagia.
Katanya, kami bisa bahagia kalau kami bisa menghilangkan rasa iri.
katanya, iri menghilangkan makna bahagia
Dulu, jaman masih SD... saya pernah pulang ke rumah dengan rasa gulana, iri dan sedih
"Mah, Si Anjari keren banget deh Mah... sepatunya Bata Top Ten warna item! bentuknya kayak sepatu warior yang aku pake sih ... cuma keren aja! bagus banget deh!"
Si Mamah alih-alih berkomentar, langsung membuka lemari...
mengeluarkan satu stell baju dan mengambil sepatu kemudian berkata
"Kamu pake deh Mas ...."
--saya kemudian berganti baju--
"Sekarang berdiri di depan kaca deh"
--masih tak mengerti apa maksud Ibu saya--
"Tuh Mas, lihat deh .... kamu itu GANTENG! Anjari rela beli lagi berpuluh-puluh pasang sepatu Bata Top Ten supaya dia bisa sekeren kamu sekarang! siapa yang butuh Sepatu Bata? tapi, Mamah janji ... kalau kita nanti ada uang lebih, kita beli sepatu itu ya Nak!"
Di lain kesempatan, saya pernah pulang ke rumah dengan rasa gulana, iri dan sedih
"Mah, aku sebal... kenapa sih Iwan Boneng pinter banget ... pengen rasanya tiba-tiba besok dia jadi bloon dan aku jauuuh lebih pintar dari dia!"
Si Mamah alih-alih berkomentar, langsung berkata
"Mas, nyanyi buat Mamah dong!"
--Saya bernyanyi satu lagu--
"Tuh Mas, Iwan Boneng bisa jadi lebih pintar ... tapi suaranya tak pernah akan mendekati merdunya suaramu .... Iwan Boneng nggak akan pernah merasakan bagaimana senangnya menyanyi di atas panggung tujuh belasan dan ditonton banyak orang! jadi buat apa kamu iri!"
demikianlah, setiap saya merasa iri dengan apa yang dipunya orang lain... Si Mamah selalu menghantamnya dengan mengingatkan betapa saya juga memiliki banyak hal yang bisa dibanggakan ...
Beliau tanpa sadar menanamkan rasa bahwa saya tidak perlu membanding-bandingkan apa yang saya punya dengan milik orang lain ... saya ndak perlu I-R-I
Beliau tanpa sadar menanamkan rasa bahwa saya harus nyaman dengan diri sendiri
Beliau juga ............ tanpa sadar ......... menanamkan jiwa .......... N-A-R-S-I-S hahahahahahahahah
Oh iya, Si Mamah juga bilang bahwa bahagia adalah kalau kita mampu menikmati semua detil hidup kita bahkan ketika ia muncul dalam bentuk yang paling sederhana
Bayangkan begini:
Dua anak imut kelas 3 SD dan TK nol besar selepas jam sekolah .. kehausan sangat ...
Mamah
"Adek ... Mas ... beli es limun yuk!"
--jajanan yang sungguh tidak sehat, karena kemungkinan besar warna limun itu didapat dari pewarna tekstil dan pemanis buatan hahahahaha --
dan kami lihat Si Mamah tampak sangaaaaat menikmati es limunnya... heran, segitu enaknya ya???
Mamah
"Uhhhhhhmmmm uenaaaak buaaaaangeeeet ... suegeeeer buaaaangeeeet!"
Kami
"Seger sih Mah .... tapi emang punya Mamah enak banget ya? nyobain dong?
dan rasa es limunnya sama dengan yang kami punya
Mamah
"Adek ... Mas... enak... nggak enak ... segar ... senang... sedih ... itu hati yang bilang .... kalau Mamah dari awal bilang es limun ini nggak enak... pasti rasanya beneran jadi nggak enak! besok-besok, kalau kamu makan ... minum .. atau kalo lagi ngerjain sesuatu ... anggep aja itu hal terakhir yang kamu lakukan ... dinikmati ... kayak kita minum es limun ini Nak ... anggap aja ini adalah kali terakhir kita bisa minum es limun ... pasti rasanya bertambah enak!"
dan es limun di tangan kami pada waktu itu sungguh bertambah nikmat dan segarnya
Sunday, January 18, 2009
Ngareeeep Nih Yeeeee.......
Saya jadi tiba-tiba ingat dengan kejadian kecil ...
Sebelum musim hujan tiba kemarin, menyempatkan pulang ke rumah
semata karena aku kangen dengan momen kami --saya dan mamah-- duduk-duduk di loteng
berkawan dengan keripik singkong, bir dingin, dan satu bungkus rokok kretek
bicara banyak hal ...
bertukar mimpi ...
saya biasanya mengeluarkan bebunyian kata-kata ... tak putus .. tak berhenti .. dan seringkali ndak bermakna
sambil menikmati Si Mamah tersenyum mendengar semua celotehan saya ...
dan kepulan asap yang keluar dari mulutnya ...
dan kemarin ...
ketika kami melihat ke langit ...
kami melihat bintang jatuh ...
atas nama romansa ...
Si Mamah berkata,
"Segera ucapkan dalam hati ... apa saja yang kau minta Nak!"
Saya berkata,
"Segera ucapkan dalam hati ... apa saja yang kau minta Mah!"
hahahahah seperti di film-film saja ..
abaikan apa yang kami minta waktu itu ...
abaikan saja apakah memang meminta kala bintang jatuh itu memang mujarab mengabulkan
kadang, kita cuma butuh media untuk berteriak bukan? ;)
sekarang,
sambil menatap rinai hujan menampar bingkai jendela
saya sungguh berharap
ada bintang jatuh ...
--berharap dot com--
Kalo aku jadi dia ...
Saya menikmati nasi goreng gila kesukaan ...
Lalu datang seorang pengamen
Bernyanyilah Ia ...
Nada sumbang tak berirama...
Tapi penuh semangat dia terus keluarkan suara ...
Nada tak berirama tapi menyanyi penuh suka ...
Aaaaah .... dengan semangat saya membuka kantong uang ...
Saya keluarkan dua keping uang recehan ...
dan juga berusaha membuka resleting dompet karena uang seribuan saya ada di dalamnya ...
Ok, saya beri dulu dua keping uang recehan ini pada si pengamen .. toh lagunya pun belum selesai ia nyanyikan ...
Tiba-tiba, sang pengamen dengan agak kasar --menurut penilaian saya--
melemparkan dua keping uang recehan yang saya beri ke meja ... sambil mengucapkan
"Makasih ya mas ... " dengan sikap seperti tersinggung dan berlalu ...
saya tertegun ...
padahal, dalam hitungan detik, sebelum ia melempar uang receh itu .. saya berniat memberinya lembaran uang seribu ...
bukannya rasa marah .. justru saya merasa sedih untuknya ... dan berdoa ...
"Tuhan, semoga saya diberi rasa untuk berterima kasih menerima apapun rejeki yang diberi ... semoga, saya tidak diberi rasa congkak hati untuk menghakimi bahwa rejeki yang engkau beri terlalu kecil untukku ...."
pesan moralnya adalah:
PENGAMEN JALAN SABANG JANGAN DIKASIH RECEHAN 500-AN .. BAKAL DIBUANG CINTAAAH! HEHEHEHE
Thursday, January 15, 2009
Ketika Saya Merindu ...
Saya rindu,
menikmati rasa yang pekat
menikmati rasa yang lekat
menikmati sensasi rasa yang meneduhkan
ketika Ia berkata,
"Sudah, jangan kuatir ... semuanya akan membaik seiring dengan waktu yang terjerangup ke depan"
betapa semuanya serasa lebih ringan dijalani ketika Ia mengatakan hal sederhana itu.
Saya rindu,
ketika Ia berkata, "Ku mengerti rapuhmu ..."
Saya rindu
ketika Ia berkata, "Mari sini... peluk saya ..."
Saya rindu
berlabuh ....bersandar
Tuesday, January 13, 2009
A.F.F.A.I.R (PART 2)
Monday, January 12, 2009
A.F.F.A.I.R
Tiga oknum pelaku berbicara di depan cermin, selepas mandi, di tempat terpisah
Oknum 1
Ketika dengan sadar ku memilih menulikan telinga ...
membutakan mata
dan menikmati mulut membisu
atas nama rasa sayang
atas nama rasa cinta
dungu kah ?
Oknum 2
Kalau memang aku tersiksa karenanya
tapi tak mau beranjak menjauh darinya
ini kah cinta?
Kalau memang cinta
kenapa tawar rasanya?
bolehkah aku menempelkan gula jawa di langit-langit mulutku
supaya si tawar jadi manis
Oknum 3
aku si gula jawa
siapa memanipulasi siapa
Saturday, December 27, 2008
Beli ... Beli ... Beli... Ayooo dong ...
Saya sungguh tidak setia...
saya akan melepas Nokia E71 yang baru terpakai 3 bulan saja dengan kondisi sungguh mulus tanpa cacat ... dengan masa garansi yang bersisa 9 bulan ... dan memory card sebesar 2 Gigabita ... dan segala aksesori uba rampe yang terserta di dalam paket penjualannya dulu
saya yang sungguh tak setia ini akan melepas Nokia E71 itu senilai EMPAT JUTA RUPIAH SAJA! ....
Sensasi buah berry hitam nampaknya menular dengan dahsyat!
jadi, ayo beli .. ayo beli .. ayo beli ...
maaf .. tidak menerima sesi tawar menawar ...
jadi, kalau tertarik .. japri saja ya
buah duku buah selasih
sekian, terima kasih
Sunday, December 21, 2008
Janji buat si Mamah ...
"Nak, janji ya sama Mamah... kamu ndak beranjak tua sendirian ..."
..........................................................................................
Aku janji Mah ...
Bahagia ... Kesepian ... dan Raka
Pada satu episode serial televisi "Ally Mcbeal", dua orang bule .. Mbak Elaine dan Mas John Cage berbicara begini, dengarkan baik-baik
Mas John Cage
"But you always seems so happy Elaine..."
Mbak Elaine
"Happy is easy ... you act happy ... people see you as a happy person ... and you see yourself through their eyes... and you feel happy eventually"
Mas John Cage
"really??"
Mbak Elaine
"It works for me dear... but IT DOESN'T WORK FOR LONELY... BUT, HAPPY IS EASY!"
.......................................................................
Mbak... Mbak Elaine ... benar sekali adanya pernyataanmu itu heheheh
mengubah sedih jadi suka itu gampang
saya suka memanipulasi orang-orang di sekitar saya untuk yang satu ini
saya selalu mengganggap mereka itu cermin
bayangkan, kalau dalam satu ruangan ada sepuluh orang... berarti kita punya sepuluh cermin
kalau hati duka ...
lemparkan saja lelucon
jadilah pelawak
berlaku lah seakan tidak ada duka
ketika sepuluh cermin merefleksikan imaji suka
saya selalu berhasil menyuntik semangat bahwa saya memang sedang suka
menahun melakukan hal ini ... saya jadi sangat lihai memainkannya
karena itu, diperlukan orang yang super sensitif untuk tahu keadaan hati saya sekarang ...
sampai saat ini, cuma beberapa gelintir karib yang mulai sensitif memahami saya memaknai hidup --tsaaah hehehe-- ...
ada Uli, adikku ketemu gede yang cuantik itu
ada Kardi ... karib yang jarang bertemu fisik tapi selalu memperkaya cara pandangku
ada Uda Rinto ... karib yang jarang bertemu fisik tapi selalu punya perspektif lain dari setiap hal yang terjadi dalam hidup saya
lalu, bagaimana dengan rasa sepi
aaah untuk yang satu ini saya juga punya cara jitu
sama seperti Ally Mcbeal dengan unicorn-nya
saya punya Raka ...
siapakah Raka?
Raka itu sosok imajiner yang selalu ada buat saya
ya, sampai seumur sekarang ... saya masih punya kok teman imajiner
dia cuma nyata buat saya
Raka itu sosok sempurna versi saya
dia kuat
dia sabar
dia taktis
dia cermat
karena perjalanan hidup, saya selalu percaya bahwa pada ujungnya, ketika masalah muncul...
saya selalu sendiri ...
mangkanya itu, saya ndak pernah percaya dengan konsep curhat sebenarnya ...
kalau saya pulang ke kost... dan sendirian ...
Raka jadi teman dialog untuk saya
mungkin, sebenarnya Ia mencerminkan versi kejujuran saya melihat dunia dan masalah
dari dia saya berdialog dengan kejujuran
dengannya saya dipaksa untuk mendengar kata hati
dimata orang lain, mungkin saya sosok yang egois ..
tapi, diujungnya... toh kita harus teguh dengan apa yang menjadi kemauan kita sendiri dan berjuang untuk itu bukan?! ...
diujungnya, sebenarnya kita mahkluk yang sungguh egois
bahkan untuk pemaknaan cinta sekali pun
ya bukan?
well, saya bisa jadi salah sih untuk hal ini ...
tapi salah itu kan kata orang ........... kata saya sih bener kok hehehehe
sekali lagi,
manis legit meracau ndak penting pagi-pagi heheheheh
kopi pahit kayaknya mantap nih ...
ada yang mau kopi ?
tunggu, saya seduh dulu
Friday, December 19, 2008
Tuesday, December 16, 2008
Kejadian paling memalukan 2008
Apa daya, 2008 ini ditutup dengan M-A-N-I-S sekali ...
begini ceritanya ...
Pelaku:
Big Boss 1
Big Boss 2
Big Boss 3
Saya si kuda nil ...
Pada satu kesempatan ... para pelaku sedang asyik berdiskusi untuk menyusun sebuah communication proposal sebuah brand ...
Big Boss 1
"Naaaah mestinya nih dsjdhautd dgasdafdas asjdasdg"
Big Boss 2
"Iya benar ... soalnya insight consumernya bilang sjagdsgda sdguasgd a"
Big Boss 3
"Tapi, mekanismenya gimana? kan sjdgasudha sjdhfadsfh dfhp"
Saya si kuda nil
"......................................." (khidmat mendengar dot com)
Big Boss 1
"Jadi menurutmu gimana kuda nil?"
Saya si kuda nil
"Oh .. menurut aku .. suadgusdga sduhsdgasgd"
(Bagus, nampaknya semua sangat terkesan dengan penjelasanku)
diskusi berjalan lancar
lelucon mulai ditebar
semua senang
sampai pada satu kejadian
si kuda nil tertawa terbahak-bahak dan kemudian bersin!!!!
sangking kencangnya bersin si kuda nil
TIGA BUAH GIGI SERI PALSU SANG KUDA NIL MENTAL DAN MENDARAT DENGAN MANIS DI TENGAH MEJA
semua bisu
semua gagu ...
pertanyaannya,
SIAPA DIANTARA PELAKU-PELAKU ITU YANG BERKATA DALAM HATI:
"OH BUUUUMIII TELANLAAAAAH AKUUUU!!!!"
sekian
Monday, December 15, 2008
Maunya Mau ...
Akhir tahun ini ndak mau yang macam-macam ...
Cuma mau jadi manusia yang lebih pandai untuk bersyukur ...
Cuma mau jadi manusia yang lebih sensitif memaknai setiap detil kejadian hidup sebagai kado dari Gusti Sing Paring Urip ...
Cuma mau jadi manusia yang dikasih lebih supaya bisa lebih banyak membagi
Cuma mau jadi manusia yang lebih berhasil bikin orang tua senang ...
1001 alasan untuk bahagia, untuk apa fokus sama kejadian kecil yang bikin kita sedih, ya bukan ?
Simbok Bilang Begini ...
catatan:
pembicaraan ini sudah dibumbui sedikit vetsin biar lebih dramatis heheheheh
............................................................................
Semalam, saya bicara dengan si Mamah lewat telepon ...
ngalor ngidul ngetan ngulon lah pokoknya,
Ibu saya jauh dari tipikal imaji sosok seorang Ibu Ideal ...
mengabaikan kekurangan, beliau adalah adalah sahabat saya untuk berbicara banyak hal ...
beliau mampu memahami tanpa menggurui
berikut nukilan-nukilan secara acak pembicaraan kami tadi malam:
Simbok bilang begini #1:
"Gus, jangan menghakimi cinta yang datang tiba-tiba"
--tohokan di ulu hati datang tiba-tiba waktu beliau menyimpulkan hal itu--
Simbok bilang begini #2:
"Apa itu film yang dulu kita tonton? Forest Gump ya? ... kalo dia bilang idup kayak sekotak coklat ... menurutku hidup kita kayak masak kue lapis legit! .... perlu kerelaan untuk memisahkan putih telur dan kuning telur ... perlu kerelaan membuang si putih telur ... perlu kesabaran membiarkan lapis demi lapis matang sempurna sebelum kamu memaparkan lapis berikutnya ... perlu kerelaan untuk telaten memperhatikan agar api panggang atas dan api panggang bawah tepat panasnya supaya nggak gosong satu sisi ... dan baru terlihat sempurna ketika kita membalikkan si loyang dan melihat lapis-lapis hasil kesabaran"
--tohokan di ulu hati ke-2!--
Simbok bilang begini #3:
Katanya,
"CINTA" = "PROSES"
"PROSES" = "PERISTIWA" bersenggama dengan "RASA"
Tapi, ketika "PROSES" berkenalan dengan kata "SUDAH"
Ada dimanakah "CINTA" ?
--Mungkin menunggu angkot berikutnya lewat Mah ...--
Sunday, December 14, 2008
Dia bilang ...
Saya keliru ....
Tidak ada yang lucu dengan segala pilihan hidup saya ...
saya tidak memilihnya seperti memilih gulungan lotere dalam deretan kantung permen cicak di pasar
saya tidak memilihnya dengan sederhana dengan dalih bahwa semuanya bisa diulang dengan mudah
saya tidak bercanda ketika memilih, karena apa pun pilihan saya, berpengaruh juga pada orang-orang yang saya sayang
Jadi tolong, jangan jadikan pilihan hidup saya itu bahan lelucon
apalagi di depan umum ...
di depan karib saya yang lain ...
tadinya saya menerjemahkan rasa ini sebagai amarah
tapi ternyata saya sedih
saya kecewa
karena yang melakukan hal itu adalah seorang yang saya anggap kawan terbaik ...
saya anggap sahabat ...
saya keliru ...
Thursday, December 11, 2008
Wednesday, December 10, 2008
Merindu ....
Nggak nolak ...
Senyum kecil .. senyum besar ...
- Sopir metromini yang santun ... ndak sradak sruduk ...
- gerimis kecil yang menari
- kopi manis legit yang menggelitik sampai hati
- roti gambang penutup ritual sarapan pagi
Tuesday, December 09, 2008
Catatan kecil untuk sahabatku ...
Randu,
saya memilih sisi yang berbeda...
saya memilih bahagia dulu ...
saya memilih hati dulu ...
uang, menyusul setelah saya bahagia ...
mungkin karena kita berbeda sisi, makanya jadi sahabat heheheh
situ kan bank berjalan yang sungguh bisa diandalkan kala tanggal merangkak di kepala 2 sebelum tanggal 26 teng! hahahahah ...
Randu, datang padaku lebih sering untuk minta stok senyum dari hati made in dakocanmu ini ...
ayo neng ... konsekuensi sebuah pilihan hidup emang berat ...
dan saya ndak bisa menghakimi ... lha wong bukan hakim juga tho :)
tapi percaya ... sini selalu siap sedia jika dibutuhkan ..
mau dipeluk?
Heran ...
Pusing ...
hampir sebulan yang lalu setiap habis makan aku selalu pusing sebelah ...
tadinya terpikir karena aku telat makan
"mungkin karena vetsin.." kata karibku
ternyata benar, begitu masakannya ndak dibubuhi vetsin... jadi bebas dari pusing kepala
tapi muncul masalah...
lha wong sini kan anak kost ya ... rada susah menemukan makanan yang ndak telanjur dibubuhi vetsin ....
di warteg
di rumah makan padang
semua sudah telanjur dibubuhi vetsin
bingung aku ....
bicara masalah menjaga makanan ... sedikit demi sedikit sebenarnya sudah mulai membaik ...
aku mulai sangat pelan-pelan mengganti nasi putih dengan oatmeal ..
senin-jumat, agak sulit memang ... tapi diusahakan setiap makan siang selalu mengganti nasi dengan oatmeal instant ...
yang agak sukses adalah pada hari sabtu-minggu ... mulai sarapan sampai makan malam semua sudah menggunakan oatmeal ...
merokok juga sudah mulai di rem pelan-pelan ...
sekarang satu bungkus bisa buat tiga hari ...
pelan-pelan sekali mulai di kurangi ...
yang belum bisa dikurangi, adalah bir dingin ...
pulang kantor, sebelum tidur, bir dingin pake es batu benar-benar meluruhkan rasa capek ...
kartu membership fitness seperti jadi kartu tak bertuan ....
lebih percaya jalan kaki setengah jam sebelum berangkat kantor
atau berenang pagi sebelum berangkat kantor ...
mulai menata hidup biar lebih sehat ...
beranjak tua kayaknya ....
Monday, December 08, 2008
Sepatu Oh Sepatu ....
Di sebuah toko sepatu wanita yang sedang "jual murah" ...
seorang lelaki imut terjebak diantara kerumunan perempuan kesetanan yang horny gila-gilaan untuk memasukkan berpasang-pasang sepatu yang sedang diobral ...
lelaki imut kebingungan ...
bermodal sms yang isinya :
"Cyintaaaaah, untuk hadiah ulang tahunkyuu belikan aku sepatu Charles & Keith ayjaaah article 832007 size 36 ya... lagi diskon 10%... --indrutawati"
lelaki imut mendekati mbak pramuniaga yang kayaknya udah pusing keleyengan dengan solah tingkah perempuan kesetanan disekitarnya
"Mbak .... aku mau sepatu ini ya!" sambil memperlihatkan sms yang dikirim oleh karib tercintanya di kantor
mbak pramuniaga mengernyit heran dan membatin "aduh mas ... kaki sampeyan masa cuma 36??? ... hihihihih sok imut deh!!!!"
"Oooh tunggu sebentar ya mas...."
mbak pramuniaga beranjak ke rak sepatu
lelaki imut mengikut si mbak ....
aaaah itu dia sepatunya ...
lho lho lho .... kok dipegang sama perempuan kesetanan ?...
oh hohohoho tenang ... stok masih banyak pasti di gudang ...
"Maaf Bu ... sepatu itu mau Ibu beli?" mbak pramuniaga bertanya pada perempuan kesetanan
"Iya mbak..." jawabnya
mbak pramuniaga menyambangi lelaki imut
"Aduh maaf mas .. sepatunya udah diambil sama Ibu yang itu ... dan itu cuma tersisa barang display!"
diaaaammpppppuuuut !!!! setan marakhayangan !!!! aku bisa diamuk sama Indrutawati nih ....
"Mungkin di Senayan City masih ada stoknya mas!"
aku ndak mau ke Senayan City ... abis ini kan udah ada temu janji berikutnya!
Aahaaaaa!!! ide brilian muncul .....
lelaki imut mendekati perempuan kesetanan
"Maaf mbak .. mbak mau beli sepatu itu ya?"
"Iya... " jawabnya ...
"Mbak ... minta maaf nih mbak ... boleh nggak sepatu itu saya yang beli aja ... minta tolong banget mbak .... ISTRI SAYA NGIDAM SEPATU ITU! nih dia kirim SMS ke saya tadi"
lelaki imut menunjukkan muka memelas saat memperlihatkan SMS dari Indrutawati ...
perempuan kesetanan masih punya hati ...
perempuan kesetanan memberi ...
lelaki imut BERHASIL membungkus sepatu itu dengan suka hati ....
perempuan kesetanan kena dibohongi ...
huhuhuhuhuhuh ...
YESSSS!!!!!!!!
mission accomplished!!!!
Sunday, December 07, 2008
Teh dan Kopi (part 3)
Sambil menikmati wedang ronde angkringan, teh dan kopi bertemu kembali ...
Teh berkata kepada kopi
"Wahai kopi ceritakan padaku bagaimana ia mencumbumu"
Kopi berkata kepada teh
"sepanas mentari sehangat bara api"
Teh merasa, wedang ronde dalam gelasnya membeku ....
Kopi bertanya
"Wahai teh, ceritakan bagaimana ia mencumbumu?"
Teh berkata
"Seperti mencelup ujung kaki di air danau yang jernih ... seperti membuka kotak perhiasan yang ditabrak mentari pagi hari"
Kopi merasa, wedang ronde di gelasnya menjadi empedu
Kopi dan Teh (Part 2)
Sekali lagi, di awal matahari, teh dan kopi terpaksa bertemu mempertanyakan nasibnya...
Kopi berkata kepada teh
"Wahai teh, ketika aku rela melepaskan esensi diriku agar ia memperlakukanku seperti ia memperlakukanmu .... berarti kah ?"
Teh berkata kepada kopi
"Wahai kopi, aku pernah melakukannya ... percaya lah, kau akan kecewa"
kopi dan teh berpisah sambil menggandeng gulana...
Saturday, December 06, 2008
Kopi dan Teh
Teh berkata kepada kopi
"aku iri padamu, ruapan aromamu membangkitkan semangat kala pagi... kulihat, kau bercinta dengannya ... aku iri ketika kau menjilati setiap inci tubuhnya dengan bara... kupercaya, kau dengan rela membiarkan tubuhnya orgasme berkali-kali setiap aroma kuatmu menyelesap setiap sudut ruang...."
Kopi mengucap balas kepada teh
"Aku sungguh iri padamu ... tubuhnya kau miliki ketika ia mencari teduh .... setiap senja datang... tak tahan rasanya melihatmu mencumbunya pelan, beraturan, tenang, memabukkan .... dengannya, setiap pagi aku diperkosa dan diperlakukan seperti eliksir afrodisiak! dariku, ia hanya butuh penisnya ereksi berulang kali .... darimu, kau miliki hatinya! jadi, jangan bilang kau tahu apa rasanya iri!"
Kopi dan teh beranjak berlawanan dan tak bertegur sapa ....
Dance With Me ...
Friday, December 05, 2008
Thursday, December 04, 2008
Ditulari .. Menulari .. Ketularan ...
Menguap itu menular ..
benar bukan?
dan bahagia juga ternyata bisa menular ...
lewat berbagai cara
lewat berbagai medium
bahkan lewat hal yang paling sederhana sekalipun
seperti pagi ini ...
saya baru saja membeli alat pijat kecil sungguh remeh seharga lima ribu rupiah saja di dalam bus kota ...
yang menjajakannya jago sekali menjual ...
saya tersepona .. eh .. terpesona maksudnya hehehehe --srimulat mode on--
jadi lah saya membeli alat pijat kecil mungil warna biru dongker ... langsung saya namakan si kodok ...
begitu saya masuk ke dalam ruangan kantor ..
ruangan ditimbuni aura negatif
semua orang misuh-misuh .. menggerutu ndak karuan ..
ternyata disebabkan oleh ulah KLIEN YANG TIDAK BISA BERSIKAP SELAYAKNYA KLIEN ...
semua mukanya kencang ...
aaah daripada saya ikutan bermuka kencang menggerutu ..
selepas menaruh tas di laci, saya berkeliling dan mengurut punggung mereka dengan alat pijat bernama si kodok yang tadi baru saja dibeli ...
dan bermantra:
"Muka sedih muka sedih .. enyah kau muka sedih ... jangan marah jangan sedih ..."
Bucin saya hampiri ...
Frans saya hampiri ...
Abang saya hampiri ...
Meta saya hampiri ...
semuanya saya hampiri ...
dan muka sedih hilang ...
muka sedih terbuang ...
bahagia dan senyum ternyata MENULAR ...
besok, kalau saya lagi sendu ..
saya mau jadi super sensitif ah ...
sensitif menangkap ekspresi bahagia di sekeliling saya ...
wajah yang tersenyum ...
kasih yang berpendar ...
hal-hal sederhana yang sedang ada di sekeliling ...
karena ternyata bahagia itu ..............
MENULAR !!!!
Kaya Hati ....
Kamu bahagia kalau bisa melihat hal-hal kecil dalam hidup dan bisa tersenyum karenanya ...
perjalanan di dalam bus kota pagi ini menyenangkan sekali ...
bapak yang memangku putrinya dan memeluknya penuh sayang
tukang ngamen yang suaranya ndak bagus tapi menyanyi sepenuh hati
perempuan yang senyum-senyum sendiri dengar siaran radio memakai handphone-nya
tukang jualan alat pijet mini bentuk kodok yang gaya jualannya cihuy dan memikatku untuk membeli dengan harga lima ribu rupiah saja ...
semuanya bikin hati saya tersenyum pagi ini ...
kalau bahagia itu terminologinya benar seperti yang si Mamah bilang ...
berarti hari ini saya bahagia sekali ....
Wednesday, December 03, 2008
Pengin buanget ...
sabtu minggu besok aku kepengin mojok sendirian di sepotong surga, di sebuah kedai kopi di bagian kecil Grand Indonesia
entah kenapa, tempat itu sekarang selalu menimbulkan inspirasi menulis ...
aku kepengin melanjutkan proyek ambisius pribadi menulis novel ....
senin-jumat sudah terlalu lelah
rencana untuk pergi ke Bogor ... menikmati jejak-jejak masa kecil ...
tapi proyek menulis lebih bikin horny kayaknya .....
eh, keinginan menghentak lantai dansa juga sama besar ...
hemmm ... sepotong kecil surga di sebuah kedai kopi lebih menggoda kok ....
malamnya aja aaaah pergi menghentak lantai dansa ...
yuk mari! heheheheh