Tuesday, January 15, 2013

Harta

Hujan. Dingin. Waktunya tepat untuk nyampah :)))

Well, ini gara2 aku tiba-tiba ingat kamu Barrie. Dan juga inget cerita2 kita tentang menjadi bahagia.

Katanya bahagia itu nggak dicari. Tapi terbuat.

Katanya bahagia itu nggak ada hubungannya sama materi. Tapi buktinya, kita kadang2 nyeletuk:

"Seneng banget ya dia bisa jalan-jalan ke luar negeri sesering yg disuka... Gajinya sama dgn kita kan?"

"Udah mulai nyicil rumah dia..."

Yah, begitulah ya Bar ... :)

Tapi walaupun begitu, di ujungnya kita selalu sadar bahwa:

Selama ini, 

Kitalah penjuru 

The lighthouse of our family

Setiap senyum, setiap kesukaan yg terjadi dlm hidup mereka, kita punya porsi campur tangan yang besar. Kita yang menjadi agen terbesar mengapa bahagia itu ada. 

Pengejawantahan harta kita? Ya mereka itu. 

Katanya bahagia itu jaraknya cuma 5 jari dari pandangan mata. Oh, makanya kadang suka blur hampir tak terlihat :))) 

Oh, makanya butuh waktu sejenak untuk ambil jarak, ada ruang sela dan bilang, 

"Oh iya, tuh itu tuh bahagia yang sudah saya buat..."

Itulah harta kita.

Eh Bar, Barrie.... Aku ngomong apa sih ini Bar? :))) 

Yuk, ketemu aja.... Ngobrol2

Tapi karaoke dulu ya sebelumnya :)))


Sent from my iPhone

3 comments:

riyanto perdana said...

Harta dan bahagia itu tidak selaras.

Orang berharta belum tentu bahagia. Tapi untuk mencapai bahagia bisa dicapai kalau kita berharta.

Bahagia itu kita yang ciptakan. Buat hal-hal kecil yang bisa bikin kita bahagia, maka kita akan bahagia.

lov
http://blogriyantoperdana.blogspot.com

luke! said...

mana cerita barunya kakak?.....:)

febri kurniawan said...

aku selalu suka ceritamu, gak tau kenapa.. tapi ini membuatku menyukai tulisan lagi