Thursday, June 30, 2011

Hidup ala Kue Lapis Legit


Mamahku pernah bilang, hidup itu kayak mbikin kue.

Dalam hal ini, kue lapis legit.

Harus niat.

Bahan dasarnya sabar.

Mulai dari memisahkan kuning telur dari putihnya.

Mengaduk adonan tak terburu-buru dan mesti tepat penghitungan waktu aduknya supaya mengembang sempurna.

Memastikan panggang atas dan bawah sama panasnya supaya matang sempurna.

Dan yang paling menguji sabar adalah, menuangkan adonan lapis demi lapis.

Tipis-tipis. lapis demi lapis. Harus ditunggu dengan sabar. Kalau perlu dibela-belain keringetan mlototin panggangan selama lebih dari satu jam.

Supaya nanti diujungnya, kita mendapatkan manis legitnya.

Mamahku bilang, Hidup itu sederhana dan gampang.

Kalau sabar.

2 comments:

Mr. Truth said...

hahahaha, sayangnya justru menjadi sabar itu yang susah disederhanakan ya. nice analogy :)

Arya said...

dear you Mr. Truth :) Ibuku juga nggak pernah bilang kok kalo sabar itu gampang ... tapi dia juga nggak pernah bilang kalo sabar itu rumit :)