Wednesday, August 31, 2011

Mudik Story Part I: Kenapa pulang?



Saat hatimu terisi dengan jiwa
Maka disitulah rumahmu berada.

...................................

Aku rasa, inilah alasan kenapa harus pulang.
Pulang ke rumah.

Kata Ibuku,"Lelaki itu harus menempa kelelakiannya di rantau!"

Ibarat pedang, rantau adalah tungku panggang dimana sebatang besi mencelos masuk kedalamnya. Disiksa panas dan dipukul sampai menemukan bentuknya.

Rumah, adalah seperti tempayan isi air dingin dimana si besi selepas tempa dan masih panas membara ditabrakkan dengan hawa sejuk yang justru semakin memperjelas bentuk tempaan hingga memperlihatkan kekuatannya.

Untuk kemudian saat waktu menyatakan siap. Masuk lagi ke dalam tungku panggang. disiksa panas dan dipukul lagi.

Begitulah.

Sekarang, Aku pulang.

Mengisi kembali hatiku dengan jiwa.


3 comments:

arik said...

Kalo Tante Mirna bilang,"Lelaki itu harus menempa kelelakiannya di ranjang!"

Arya said...

Bwahahaha .. kenapa ya kalo nama tante mirna itu konotasinya sedemikian anonoh hahahahah

arik said...

Iya,sama kayak pendapat orang-2 bahwa lelaki dengan nama berawalan 'A" itu pasti Anonoh juga.

Ups, sorry.

*nama kita sama-2 berawalan A ya!*